Antisipasi Lonjakan Drastis, PLN Siapkan Skema Perlindungan Lonjakan

Oleh : Hariyanto | Senin, 08 Juni 2020 - 14:31 WIB

Ilustrasi meteran listrik (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Ilustrasi meteran listrik (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT PLN (Persero) menyiapkan skema perlindungan lonjakan tagihan untuk mengantisipasi lonjakan drastis yang dialami oleh sebagian konsumen, akibat pencatatan rata-rata tagihan menggunakan rekening 3 bulan terakhir.

Dengan skema ini, lonjakan yang melebihi 20% akan ditagihkan pada bulan Juni sebesar 40% dari selisih lonjakan, dan sisanya dibagi rata tiga bulan pada tagihan berikutnya.

“Langkah ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari oleh PLN, dengan mempertimbangkan adanya keluhan pada sebagian pelanggan di unit-unit pembayaran PLN termasuk keluhan yang disampaikan melalui media ataupun media sosial.” ungkap Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan Bob Saril dikutip dari laman PLN, Senin (8/6/2020).

Bob menambahkan, skema ini diberikan sebagai bentuk upaya PLN dalam memberikan jalan keluar terbaik bagi Konsumen yang tagihannya melonjak pada bulan Juni 2020, sehingga konsumen tidak terkejut dengan tagihan listrik listrik selama masa PSBB.

"Selanjutnya Konsumen dapat menyelesaikan seluruh kewajibannya di masa produktif setelah penerapan PSBB berangsur berakhir," ungkap Bob.

Menurutnya, skema tersebut dipersiapkan setelah mengevaluasi pelaksanaan penagihan listrik pada bulan Mei yang juga mengakibatkan munculnya pengaduan pada sebagian pelanggan. Untuk mengatasi pengaduan tersebut, PLN juga menambah posko pengaduan.

Sebagai bentuk pelayanan terhadap pelanggan, merespon isu kenaikan tagihan listrik yang dialami oleh sebagian warga menyusul diberlakukannya PSBB akibat pandemi virus corona atau COVID-19, sejak Bulan Mei, PLN telah membuka Posko Informasi Tagihan Listrik di Kantor Pusat PLN, Jakarta.

Layanan contact center PLN dapat diakses melalui berbagai kanal seperti telepon (kode area) 123, Twitter @PLN_123, Facebook PLN 123, Instagram @PLN123_Official, Email [email protected] atau melalui Aplikasi PLN Mobile. Layanan ini siap menerima pengaduan pelanggan selama 24 jam.

Lebih lanjut Bob menyebutkan, bahwa lonjakan tagihan yang dialami sebagian pelanggan tidak disebabkan oleh kenaikan tarif ataupun subsidi silang antara pelanggan golongan tertentu dengan golongan yang lain.

"Lonjakan pada sebagian pelanggan tersebut terjadi semata-mata karena pencatatan rata-rata rekening sebagai basis penagihan pada tagihan bulan Mei, pada bulan Juni ketika dilakukan pencatatan meter aktual selisihnya cukup besar. Itulah yang menyebabkan adanya lonjakan. Oleh karena itu, berdasarkan pengalaman penagihan pada bulan Mei, kami siapkan skema perlindungan lonjakan ini pada tagihan bulan Juni," pungkas Bob.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Chief Executive Officer Citibank N.A., Indonesia Batara Sianturi

Jumat, 14 Agustus 2020 - 06:00 WIB

Citibank N.A.Indonesia Membukukan Laba Bersih Rp 1,4 Triliun di Semester Pertama 2020

Citibank tetap mencatatkan kinerja yang positif, termasuk mencatatkan Return on Equitydan Return on Assetssebesar masing-masing 15,5% dan 4%.Di tengah ketidakpastian ekonomi, Citibank tetap…

POMAL Lantamal XIV Gelar Gaktib Minimalisir Pelanggaran Anggota TNI AL

Jumat, 14 Agustus 2020 - 05:30 WIB

POMAL Lantamal XIV Gelar Gaktib Minimalisir Pelanggaran Anggota TNI AL

Polisi Militer AngkatanLaut (Pomal) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIV Sorong, menggelar Operasi Penegakan dan Ketertiban (Gaktib) Yustisi Kepolisian Militer TW III T.A 2020. Dalam…

Pembaretan 186 Prajurit Remaja Marinir Dihadiri Wadan Kodiklatal

Jumat, 14 Agustus 2020 - 05:00 WIB

Pembaretan 186 Prajurit Remaja Marinir Dihadiri Wadan Kodiklatal

Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Wadan Kodiklatal) Brigjen TNI (Mar) Lukman ST., M.Si mengadiri prosesi pembaretan Prajurit Korps Marinir di Pantai…

191 Prajurit Pasmar 1 Laksanakan Rapid Test Tekan Penyebaran Vovid-19

Jumat, 14 Agustus 2020 - 04:30 WIB

191 Prajurit Pasmar 1 Laksanakan Rapid Test Tekan Penyebaran Vovid-19

Segenap prajurit dan PNS Denma Mako (Denmako) Pasmar 1 melaksanakan kegiatan rapid test guna menekan penyebaran virus Covid-19 yang diselenggarakan di gedung Keris Mako

Komandan Korps Marinir, Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han)

Jumat, 14 Agustus 2020 - 04:00 WIB

Pusat Latihan Tempur Marinir di Pantai Malang Selatan Siap Digunakan

Komandan Korps Marinir, Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) meresmikan daerah latihan baru Korps Marinir TNI AL di Pantai Kondang Iwak Dusun Sumber Pucung Desa Tulungrejo Kecamatan Donomulyo…