Cabor Mix Martial Art Berharap Jadi Anggota KONI

Oleh : Herry Barus | Jumat, 05 Juni 2020 - 17:00 WIB

Cabor Mix Martial Art Berharap Jadi Anggota KONI (Foto Bolasport)
Cabor Mix Martial Art Berharap Jadi Anggota KONI (Foto Bolasport)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-  Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyambut baik keinginan Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) amatir menjadi anggota KONI.

“Cabang olahraga (Cabor)  Mix Martial Art yang diwadahi KOBI, saat ini berkembang pesat. Kita harus punya atlet hebat dengan jejak rekord yang benar, yakni berawal dari atlet amatir. Kami menyambut dengan tangan terbuka, keinginan KOBI Amatir untuk jadi anggota KONI Pusat,” kata Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman saat menerima kedatangan pengurus KOBI di Jakarta, Rabu, 4 Juni 2020

Dalam acara yang sekaligus menjadi ajang silaturahmi itu Marciano di dampingi beberapa pengurus KONI Pusat lainnya seperti Ade Lukman (Sekjen), Herman Ago (Wakil Sekjen Bidang Usaha), Sadiq Algardi (Wakil Sekjen Bidang Olahraga Beladiri) serta Tirto (Wakil Ketua Bidang Humas). 

Sementara itu kedatangan  KOBI dipimpin Ardiansyah Bakrie (Ketua Umum KOBI), Taufan E.Nugroho (Waketum Bidang Organisasi), Reva Deddy Utama (Waketum Bidang Media & PR), David Burke (Waketum Bidang  Internasional), Fransino Tirta (Sekjen), Hari Rahardjo (Bendahara Umum). 

Pada kesempatan itu Ardiansyah Bakrie memperkenalkan lebih dalam sejarah sampai berkembang KOBI di Indonesia.
 

Dalam catatann Suara Karya.id, KOBI lahir sejak 2015 yang kemudian menjadi anggota BOPI atau Badan Olahraga Profesional Indonesia sejak 2016.  Saat ini KOBI memiliki sekitar 800 petarung, dari 70 klub  yang tersebar di 27 provinsi. Serta memiliki 7 petarung putra dan 1 putri menyandang gelar juara nasional.
      
 Ardi juga melaporkan, mulai tahun 2019 KOBI telah menjadi anggota  IMMAF (International Mix Martial Art Federation) dan WMMAA (World Mixed Martial Arts Association). Dua federasi yang membawahi MMA amatir.

"Kami mengirim 5 petarung, saat  IMMAF-WMMAA menggelar kejuaraan dunia di Bahrain tahun lalu,” kata Ardi.

Selama 3 tahun ini KOBI tidak pernah putus menjalankan kejuaraan, sekurangnya sudah dipentaskan 36 event fight night, menghasilkan 145 episode program tv yang ditayangkan tvOne. 

Marciano memuji peran KOBI yang membantu perkembangan MMA di Indonesia. “Dengan kemajuan Mixed Martial ke depan, tidak tertutup kemungkinan MMA Indonesia bisa menjadi  cabang Olimpiade. Karena begitu pesatnya kemajuan MMA di dunia dan di Indonesia. Saya gembira mendengar sudah ada 70 camp di Indonesia ini dan bisa juga mencetak kader-kader baru," ujar Marciano Norman. 

Marciano mengatakan, saat ini sudah berjalan KOBI dengan para petarung profesional dan berharap KOBI amatir juga bisa lahir untuk membina atlet-atlet di berbagai daerah seluruh Indonesia. 

"Saya rasa untuk menjadi anggota KONI yang pertama harus ada organisasi MMA amatir. Karena kalau yang profesional sudah ada wadahnya tersendiri Yang sudah berjalan sekarang membawahi atlet profesional. Nanti mungkin bisa mengatur untuk yang amatir, yang secara organisasinya dibawah KONI," ucap Marciano. 

Dalam kesempatan ini Ardi berterima kasih atas peran dan dukungan KONI yang mau membantu mengembangkan MMA di Indonesia. 

"Pertama terima kasih atas jamuannya. Ini kita punya misi dan visi yang sama mengembangkan olahraga dari usia dini dan ujungnya dapat membawa suatu kebanggaan bagi Indonesia," papar Ardiansyah Bakrie yang melahirkan One Pride.  

Ardiansyah Bakrie yakin dengan adanya KOBI amatir dibawah KONI, olahraga MMA akan lebih berkembang lagi. 

"Saya yakin dengan dibawah KONI akan lebih banyak lagi kejuaraan amatir. Pembinaan juga lebih teratur lagi di berbagai daerah. Dengan banyaknya atlet, proses seleksi atlet KOBI dari daerah, nasional hingga mengirim atlet ke kejuaraan dunia akan lebih selektif lagi," imbuh Ardiansyah Bakrie. 

Sekjen KONI Pusat, Ade Lukman menambahkan salah satu syarat untuk menjadi anggota KONI Pusat adalah dengan adanya Pengurus Provinsi di 17 daerah.

"Namun jika olahraganya unik, berkembang pesat dan juga popular akan ada kebijakan lain untuk bisa jadi anggota KONI lebih cepat," tutup Ade.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Reklamasi Teluk Jakarta (Foto Ist)

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:50 WIB

Inilah Keheranan Ahok, Soal Reklamasi Ancol di Zaman Gubernur Anies yang Menempel dengan Darat

Jakarta, Gubernur Anies Baswedan dinilai dianggap melanggar janji kampanye karena pernah menentang dengan keras reklamasi di masa Basuki Tjahaja Purnama menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Dokter Achmad Yurianto Jubir Covid-19

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:45 WIB

Tolong di Catat Dong! Jubir COVID-19: Kalau Tidak Mau Tertular, Jangan Bicara dan Makan di Kendaraan Umum

Juru bicara penanganan COVID-19, Achmad yurianto mengingatkan untuk tidak melakukan aktivitas seperti makan maupun berbicara selama berada di kendaraan umum. Ini untuk mencegah percikan droplet…

Belanja di Blibli Bayar Pakai OVO

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:30 WIB

Blibli Gandeng OVO Perluas Layanan Transaksi

Blibli berkolaborasi dengan platform pembayaran digital, rewards, dan layanan finansial terdepan di Indonesia, OVO, untuk meningkatkan kemudahan bagi pelanggan melakukan transaksi belanja di…

Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA, sedang memberikan penjelasan kepada wartawan dalam acara Paparan Kinerja Keuangan BCA per Maret 2020 yang dilaksanakan secara virtual di Jakarta. (Foto: Humas BCA)

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:25 WIB

Bos BCA Angkat Bicara soal Aksi Direksi Jual Saham, Jahja: Wajar, Jangan di Besar-besarkan

Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk atau BCA Jahja Setiaadmaja menganggap wajar langkah direksinya yang melakukan aksi penjualan saham perseroan di awal Juli lalu

Mendag Agus (foto Tempo.co)

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:15 WIB

Mendag Agus Minta Pelaku Industri Manfaatkan IA-CEPA

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menekankan, pelaku usaha Indonesia harus dapat memaksimalkan manfaat Perjanjian Kemitraan Komprehensif IndonesiaAustralia (Indonesia Australia Comprehensive…