PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) Berhasil Cetak Pendapatan Rp3,5 triliun Periode Januari-April 2020

Oleh : Arya Mandala | Selasa, 02 Juni 2020 - 20:19 WIB

Aktifitas bongkar muat pelabuhan
Aktifitas bongkar muat pelabuhan

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC membukukan pendapatan sebesar Rp. 3,5 triliun selama periode Januari-April 2020. 

Dengan capaian ini, IPC masih optimistis pendapatan usaha perseroan terjaga, meskipun kondisi perekonomian global terdampak pandemi virus Corona (Covid-19).

“Memang trafik peti kemas pada periode Januari hingga April 2020 turun 4,8 persen. Namun pendapatan perseroan masih terjaga. Salah satu penopangnya adalah tumbuhnya kinerja beberapa anak perusahaan,” kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi  Industry.co.id, Selasa (2/6).

Dia mencontohkan, kinerja PT Jasa Armada Indonesia (JAI) yang merupakan anak perusahaan IPC tumbuh signifikan. Pada kuartal pertama, pendapatan usaha JAI naik 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019, dari Rp. 154 miliar menjadi Rp. 184 miliar.

Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak besar bagi perekonomian global dan nasional. Namun IPC terus berupaya meminimalisir dampak tersebut jauh-jauh hari.

“Salah satu antisipasi yang kami lakukan adalah mengatur penugasan yang efektif di seluruh terminal, sehingga semua kapal yang bersandar terlayani sesuai jadwal kedatangan. Sejak awal virus Corona merebak, IPC tetap beroperasi dan memastikan semua aktivitas kapal barang di pelabuhan terlayani,” jelas Arif.

Sejauh ini, IPC belum merevisi target pendapatan tahun 2020. Perseroan masih melihat situasi hingga akhir Juni untuk merevisi target-target tahun 2020.

Pada tahun 2019, IPC mencatat pendapatan usaha sebesar Rp. 11,14 Triliun, dengan laba bersih sebesar Rp. 2,50 triliun. Dengan mulai bergeraknya perekonomian di beberapa negara, seperti China, yang menjadi penyumbang terbesar arus peti kemas di Tanjung Priok, IPC berharap kinerja perseroan terus terjaga. Selama periode Januari-April 2020, arus peti kemas Tanjung Priok tercatat sebesar 2,12 juta TEUs.

“Kita harapkan di era normal baru ini pandemi Covid-19 bisa dikendalikan sehingga perkonomian global bergerak, dan arus peti kemas bisa meningkat hingga kuartal keempat tahun 2020,” kata Arif.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BaksosKors Marinir Terkait Peanggulangan Wabah Covid-19

Selasa, 14 Juli 2020 - 04:30 WIB

BaksosKors Marinir Terkait Peanggulangan Wabah Covid-19

Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, M.M., membuka secara resmi bakti sosial (Baksos) Korps Marinir TNI AL di Desa Tambak Cemandi Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Senin (13/07/2020)

Denkavud Satuan Siap Berkuda Kavelari Setiap Saat

Selasa, 14 Juli 2020 - 04:00 WIB

Denkavud Satuan Berkuda Kavelari Siap Setiap Saat

Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri Brigjen TNI Wawan Ruswandi, S.I.P., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke satuan Detasemen Kavaleri Berkuda (Denkavkud), Parongpong dalam rangka bertatap…

Grabwheels (Doc: Grab.com)

Senin, 13 Juli 2020 - 21:25 WIB

Kabar Gembira! Skuter Siap Mengaspal Kembali

Kementerian Perhubungan RI telah menerbitkan Peraturan Menteri yang mengatur skuter, otopet, dan sepeda listrik. Dalam beleid yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI No. 45 Tahun…

Startup (Ist)

Senin, 13 Juli 2020 - 20:40 WIB

Bangga! Startup Binaan Kemenperin Raih Penghargaan Internasional di Jerman

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan apresiasi kepada PT. Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB) yang terpilih sebagai pemenang Hermes Startup Award 2020 di Jerman.

Pembangunan PLBN Sei Pancang di Kaltara Kurangi Disparitas di Wilayah Perbatasan

Senin, 13 Juli 2020 - 18:00 WIB

Pembangunan PLBN Sei Pancang di Kaltara Kurangi Disparitas di Wilayah Perbatasan

- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan daya saing nasional dan pemerataan hasil pembangunan, sekaligus mengurangi…