Sedih Banget, Keberangkatan Jemaah Haji 1441H Dibatalkan

Oleh : Wiyanto | Selasa, 02 Juni 2020 - 14:57 WIB

Jamaah Haji
Jamaah Haji

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Menteri Agama Fachrul Razi memastikan bahwa keberangkatan Jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M dibatalkan. Kebijakan ini diambil karena Pemerintah harus mengutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) yang belum usai.

“Saya hari ini telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020M,” tegas Menag dalam kesempatan telekonferensi dengan awak media di Jakarta, Selasa (02/06).

“Sesuai amanat Undang-undang, selain mampu secara ekonomi dan fisik, kesehatan, keselamatan, dan keamanaan jemaah haji harus dijamin dan diutamakan, sejak dari embarkasi atau debarkasi, dalam perjalanan, dan juga saat di Arab Saudi,” sambungnya.

Menag menegaskan bahwa keputusan ini sudah melalui kajian mendalam. Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi, dapat mengancam keselamatan jemaah. Agama sendiri mengajarkan, menjaga jiwa adalah kewajiban yang harus diutamakan. Ini semua menjadi dasar pertimbangan dalam menetapkan kebijakan.

Kemenag telah melakukan kajian literatur serta menghimpun sejumlah data dan informasi tentang haji di saat pandemi di masa-masa lalu. Didapatkan fakta bahwa penyelenggaraan ibadah haji pada masa terjadinya wabah menular, telah mengakibatkan tragedi kemanusiaan di mana puluhan ribu jemaah haji menjadi korban. Tahun 1814 misalnya, saat terjadi wabah Thaun, tahun 1837 dan 1858 terjadi wabah epidemi, 1892 wabah kolera, 1987 wabah meningitis. Pada 1947, Menag Fathurrahman Kafrawi mengeluarkan Maklumat Kemenag No 4/1947 tentang Penghentian Ibadah Haji di Masa Perang.

Selain soal keselamatan, kebijakan diambil karena hingga saat ini Saudi belum membuka akses layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1441H/2020M. Akibatnya, Pemerintah tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan dalam pelaksanaan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jemaah. Padahal persiapan itu penting agar jemaah dapat menyelenggarakan ibadah secara aman dan nyaman.

“Waktu terus berjalan dan semakin mepet. Rencana awal kita, keberangkatan kloter pertama pada 26 Juni. Artinya, untuk persiapan terkait visa, penerbangan, dan layanan di Saudi tinggal beberapa hari lagi. Belum ditambah keharusan karantina 14 hari sebelum keberangkatan dan saat kedatangan. Padahal, akses layanan dari Saudi hingga saat ini belum ada kejelasan kapan mulai dibuka,” tuturnya.

"Jika jemaah haji dipaksakan berangkat, ada risiko amat besar yaitu menyangkut keselamatan jiwa dan kesulitan ibadah. Meski dipaksakan pun tidak mungkin karena Arab Saudi tak kunjung membuka akses," katanya lagi.

Pembatalan keberangkatan Jemaah ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia (WNI). Maksudnya, pembatalan itu tidak hanya untuk jemaah yang menggunakan kuota haji pemerintah, baik reguler maupun khusus, tapi termasuk juga jemaah yang akan menggunakan visa haji mujamalah atau furada.

“Jadi tahun ini tidak ada pemberangkatan haji dari Indonesia bagi seluruh WNI,” ujar Menag.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua MPR RI Desak Pemerintah Maksimalkan Penggunaan Stimulus Ekonomi

Jumat, 10 Juli 2020 - 08:00 WIB

Ketua MPR RI Desak Pemerintah Maksimalkan Penggunaan Stimulus Ekonomi

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung langkah Presiden Joko Widodo yang melarang kementerian melakukan impor pemenuhan rapid test, PCR, alat pelindung diri, masker, hingga obat-obatan. Mengingat…

Bajak sawah

Jumat, 10 Juli 2020 - 07:58 WIB

Berjibaku Bangun Klaster Pangan, Ada Apa?

PT Sang Hyang Seri (Persero) (SHS), PT Pertani (Persero), dan Klaster Pangan BUMN menjalin kerjasama pengembangan pertanian di lahan HGU SHS Sukamandi seluas 1.000 hektar. Kerjasama pertanian…

Ilustrasi Perumahan

Jumat, 10 Juli 2020 - 07:48 WIB

Penempatan Dana Pemerintah Rp5 Triliun, Bank Pelopor KPR Ini Optimistis Bisa Salurkan Kredit Hingga Rp30 Triliun

JAKARTA-PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) optimistis penempatan uang negara di perseroan sebesar Rp5 triliun akan membuat ekspansi kredit tembus Rp30 triliun hingga akhir tahun ini. Namun jika…

Indonesia Fundraising Awards 2020

Jumat, 10 Juli 2020 - 07:15 WIB

Menapaki Perjalanan 27 Tahun, Dompet Dhuafa Kembali Sabet Penghargaan

Menapaki perjalanan 27 tahun Dompet Dhuafa menghadirkan berbagai progam kebaikan bersama para donatur dan juga penerima manfaat. Bahkan turut memunculkan harmoni kebaikan dengan melibatkan banyak…

Ilustrasi pembangunan rel kereta. (Pradita Utana/NurPhoto)

Jumat, 10 Juli 2020 - 07:10 WIB

Hai Pengguna Kereta Api Tolong Catat! Ini Daftar 10 KA Jarak Jauh yang Beroperasi Mulai 10 Juli 2020 Dari Area Daop 1 Jakarta

Jakarta-Untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan masa New Normal, PT KAI (Persero) kembali menambah 5 perjalanan Kereta Api (KA) Jarak Jauh…