801 Karyawan Pabrik Es Krim Aice Bekasi Jalani Rapid Test

Oleh : Krishna Anindyo | Sabtu, 30 Mei 2020 - 09:30 WIB

Aice Gelar Pemeriksaan Rapid Test Covid-19
Aice Gelar Pemeriksaan Rapid Test Covid-19

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Aice tidak hanya akan mengimplementasikan aturan New Normal yang dikeluarkan oleh Pemerintah lewat Keputusan Menteri Kesehatan beberapa hari lalu, namun juga melaksanakan kegiatan pemeriksaan Covid-19 bagi 801 pekerjanya di Pabrik Aice Bekasi, Jawa Barat.

Produsen es krim nasional Aice Group menerapkan proteksi berlapis perlindungan karyawannya dalam menghadapi tatanan kehidupan baru (New Normal) yang segera dikeluarkan Pemerintah dalam waktu dekat.

Kegiatan pemeriksaan berbentuk Rapid Test karyawan. Untuk menghindarkan potensi penularan saat dilakukan kegiatan ini, Aice Group memecah ratusan karyawannya dalam pemeriksaan di dua hari.

Para pekerja akan diarahkan ke dalam beberapa titik pemeriksaan dalam kawasan pabrik es krim ini. Aturan yang ketat soal physical distancing bagi 801 pekerja dijalankan oleh pihak manajemen Aice Group. Sebanyak 422 pekerja telah menyelesaikan pengujian.

“Kami sadar betul bahwa perusahaan bertanggungjawab untuk menghindarkan pekerja kami dari penularan virus Covid-19. Kami menjalankan regulasi New Normal yang dikeluarkan Pemerintah. Dan Rapid Test yang berjalan dua hari ini akan memperkuat belasan regulasi Permenkes. Kami ingin sebelum kami mulai bekerja setelah libur Hari Raya lalu, proses produksi kami telah terbebas dari virus ini. Rapid Test ini menjadi acuan awal dalam protokol produksi dan perlindungan karyawan kami,” jelas Brand Manager Aice Group Sylvana Zhong. Jumat (29/5/2020).

Seperti diketahui sebelumnya, Senin (25/5) lalu Pemerintah telah mengeluarkan aturan main bagi kalangan industri dalam menjalankan tatanan kehidupan baru Pemerintah Indonesia akan menerapkan New Normal dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Kementerian Kesehatan menerbitkan protokol bagi perkantoran dan industri dalam  Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengajak semua perangkat daerah, stakeholder, termasuk kalangan industri yang ada di wilayahnya untuk bersama-sama menanggulangi pandemi Covid-19 agar tidak semakin meluas. Ia mengapresiasi Aice Group yang mengalokasikan Rapid Test sebagai upaya preventif menjalankan tata kelola perusahaan dan melindungi karyawan dari paparan virus berbahaya ini.

“Saya mengapresiasi upaya perusahaan dalam menjalankan protokol New Normal menghadapi Pandemi ini. Apa yang dilakukan oleh Aice Group ini harus dicontoh oleh industri lain yang ada di wilayah kami ini. Jika semua pihak bersama-sama melakukan upaya preventif sedini mungkin dan menjalankan protokol secara baik, saya yakin Bekasi akan dapat terhindar dari perluasan penyebaran. Momen masuk kerja paska Hari Raya ini adalah momen terbaik untuk menjalankan Rapid Test,” jelasnya.

Dalam kegiatan Rapid Test di pabrik milik salah satu produsen es krim terbesar di Indonesia ini, manajemen juga menjelaskan bahwa Aice telah memenuhi banyak poin dalam Permenkes New Normal tersebut. Praktisi Kedokteran sekaligus Penasehat Kesehatan Perusahaan Dr. Erna menjelaskan bahwa aturan mengenai disinfektasi, pengawasan karyawan yang sakit, dan berbagai proses prevensi dan kurasi pada pekerja menjadi proses yang menyatu dalam kegiatan produksi Aice Group.

“Sejak awal Pandemi ini terjadi, Aice sudah menjalankan berbagai Protap pencegahan Covid-19. Perusahaan membuat sistem deteksi, pelaporan, isolasi dan perawatan dini di berbagai instalasi produksinya. Kami menjalankan proses tersebut baik lewat infrastruktur klinik yang ada di dalam pabrik, maupun dengan klinik terdekat dari perusahaan,” jelas dokter yang juga menjadi pengurus Ikatan Dokter Indonesia wilayah Bekasi ini.

Dalam kesempatan awal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lalu, pabrikan es krim ini telah menjelaskan berbagai prosedur penanganan dan pencegahan virus Covid-19 menjadi upaya bersama berbagai fungsi manajemen dari mulai operasi, SDM hingga legal dan security perusahaan.

Hal ini menjadi bagian protokol usaha yang penting dalam menjaga kesehatan seluruh karyawan, keluarganya termasuk distributor.

Beberapa waktu lalu, Dr. Ahmad Athoillah Praktisi Dokter sekaligus Relawan Medis Gugus Tugas Covid-19 Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) mengatakan bahwa semua Perusahaan memang mesti melakukan upaya mandiri di kawasan produksinya masing-masing.

Menurutnya perusahaan tidak boleh hanya menunggu inisiatif Pemerintah saja. Pengabaian atau keterlambatan dalam mengadopsi sistem pencegahan Covid-19 ke dalam proses bisnis akan menghasilkan rantai penularan Covid-19 yang mematikan. Bukan hanya bagi perusahaan tersebut, namun juga bagi semua masyarakat sekitar Perusahaan.

“Pencegahannya seperti karyawan wajib bermasker, rajin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, yang sakit diistirahatkan dulu, pemberian vitamin bagi karyawan untuk menaikkan stamina dan jarak posisi kerja sesuai physical distancing yaitu dua meter. Dan jangan lupa, untuk sementara jangan melakukan jabat tangan dulu,” menurut dokter yang dipanggil Gus Atho dalam lingkungan komunitas GP Ansor ini.

Pihak Aice Group sendiri telah merinci berbagai langkah antisipasi seperti peningkatan sanitasi telah dijalankan oleh AICE baik di gedung kantor maupun area pabriknya sejak masa awal pengumuman adanya Pandemi Covid-19 di Inndonesia.

Prosedur pencegahan tersebut sudah diterapkan sejak pekerja memasuki area pabrik. Mereka akan langsung dicek suhunya, kemudian mereka akan disemprot oleh alkohol 70%. Hal yang sama juga dilakukan ke kendaraan yang masuk ke dalam kawasan pabrik.

Prosedur tersebut dilanjutkan saat karyawan akan memasuki ke dalam area kerjanya. Mereka kembali akan dicek suhunya kembali dua kali sehari, pagi dan sore. Penyemprotan alkohol 70% kembali dilakukan pada karyawan saat pulang, termasuk setelah aktifitas buang air di pabrik.

“Aice berusaha melindungi sleuruh pekerja dan berbagai stakeholder yang ada di dalam bisnis kami. Kami juga memperhatikan distributor dan karyawannya. Aice selalu membagikan masker bagi yang memerlukan dan mengeluarkan anjuran kesehatan kepada semua pihak yang terlibat. Bahkan dalam berbagai kesempatan kami menjalankan kampanye yang sungguh-sungguh dan bahu membahu bersama berbagai lembaga masyarakat dalam melawan virus mematikan ini,” tutup Sylvana.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Robert Alberts Pelatih Persib Bandung (Foto Dok PR)

Rabu, 23 September 2020 - 18:00 WIB

Ini Alasan Pelatih PERSIB Robert Berikan Sesi Latihan Bek Lebih Awal

Pelatih Robert Alberts mengungkapkan pentingnya materi latihan yang spesifik bagi pemain di setiap posisi. Oleh sebab itu, dalam agenda latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu 23…

Ilustrasi obat-obatan (Tribun)

Rabu, 23 September 2020 - 17:45 WIB

Kemenperin Manfaatkan Balai Besar Kimia Tingkatkan Riset Bahan Baku Industri Farmasi

Kementerian Perindustrian terus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal sebagai bahan baku industri farmasi di dalam negeri.

Tanaman talas hasil pertanian lokomotif Pandeglang

Rabu, 23 September 2020 - 17:18 WIB

Talas Beneng, Produk Ekspor Unggulan Kabupaten Pandeglang

Di masa pandemi ini permintaan luar negeri untuk Talas Beneng ternyata tidak menyurut. Selain Belanda, ada lima negara baru yang menampung hasil panen Talas Beneng asal Pandeglang. Pemerintah…

Pertamina (Foto: Ist)

Rabu, 23 September 2020 - 17:05 WIB

Pertamina Akan Bangun SPBUN di Pelabuhan Krui Lampung

Sesuai hasil pemantauan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan PT Pertamina (Persero) Sales Area Lampung-Bengkulu, keberadaan SPBUN nantinya sangat diperlukan untuk keperluan…

Kilang Plaju

Rabu, 23 September 2020 - 16:55 WIB

Kilang Plaju Milik Pertamina Ini Hasilkan Polypropylene untuk Bahan Baku Plastik Kemasan

Kilang Polypropylene Plaju adalah satu-satunya kilang penghasil biji plastik yang dimiliki Pertamina saat ini. Dibangun pada tahun 1993, RU III menghasilkan biji plastik dengan kualitas yang…