Empat RS Terima APD Donasi dari Indonesia Bright

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 16 Mei 2020 - 11:00 WIB

Empat RS Terima APD Donasi dari Indonesia Bright
Empat RS Terima APD Donasi dari Indonesia Bright

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Simpati untuk tenaga medis yang tengah bertarung melawan pandemi COVID-19 di Tanah Air terus mengalir. Minimnya Alat Pelindung Diri (APD) yang dimiliki sejumlah rumah sakit di Jakarta membuat banyak organisasi bersimpati dan melakukan gerakan sosial dengan memberikan bantuan kepada tenaga kesehatan dalam memerangi penyakit berbahaya ini.

Salah satunya adalah Indonesia Bright Foundation (IBF). IBF merupakan organisasi nirlaba yang dibangun oleh alumni program fellowship dari Singapore International Foundation. Berkolaborasi dengan Mohammad Hatta Center dan sejumlah donator individu lainnya, IBF menyumbangkan puluhan APD reusable dan vitamin kepada tenaga medis di empat rumah sakit di Jakarta yaitu RS Jakarta Medical Center (JMC), RSUD Koja Jakarta, RSUP Sitanala Tangerang, dan RS Harum Sisma Medika Jakarta Timur pada bulan ini.

Chairwoman IBF, Dian Permatasari Mashari, menyampaikan bahwa bantuan APD ini terwujud berkat gotong royong dan kecepatan respon para anggota IBF dalam berpartisipasi memberikan solusi atas persoalan APD yang dihadapi tim medis.

"Bantuan ini adalah wujud dari rasa perhatian & kepedulian kami kepada tim medis atas dedikasi mereka yang luar biasa dalam menangani pasien baik yang telah terbukti positif COVID-19 maupun baru terduga," ujar Dian.

Lebih lanjut menurutnya, APD reusable tersertifikasi dipilih IBF sebagai opsi donasi karena satu APD reusable dapat digunakan sebanyak 15-20 kali sesuai hasil uji APD tersebut. "Dan dengan memakai APD tersertifikasi, tim medis mendapatkan keamanan yang selayaknya dalam bertugas," tutur Dian.

Selain di Jakarta, anggota IBF lainnya, Moch Nunung Kurniawan, yang juga merupakan Koordinator Tim Gerak Cepat Alumni Pati, bersama juga dengan anak-anak asuh IBF sebelumnya telah melakukan gerakan sosial sejenis di Jawa Tengah.

Di samping itu, IBF berkolaborasi dengan beberapa institusi lain saat ini sedang mengupayakan donasi ventilator portable ke beberapa RS untuk membantu pasien COVID-19 yang sesak napas.

“Bantuan ini tentunya tidak seberapa namun saya yakin apabila masyarakat Indonesia bergotong royong melakukan gerakan yang sama, upaya pencegahan penyebaran

COVID-19 dapat menjadi maksimal. Tentunya dalam situasi seperti ini, kita tidak dapat sepenuhnya menyerahkan penanganan pandemi ini kepada Pemerintah saja. Semangat gotong royong seluruh pihak tentu akan memberikan nilai tambah,” tutup Dian.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menkeu Sri Mulyani

Rabu, 15 Juli 2020 - 17:20 WIB

Pesan Haru Menkeu Ke Karyawan DJP: Kita Jadi Tulang Punggung Negara Wajib Kerja Keras, Tapi Tetap Hati-hati, Sayangi Keluarga Anda, Jaga Mereka

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa situasii pandemi COVID-19 masih menimbulkan kekhawatiran angka penularan yang tinggi. Namun, sebagai salah satu institusi yang…

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita (dok INDUSTRY.CO.ID)

Rabu, 15 Juli 2020 - 17:10 WIB

Ditengah Pandemi, Menperin AGK Tegaskan Pemerintah Tetap Fokus Implementasikan Industri 4.0

Indonesia telah menyatakan kesiapan sektor manufaktur untuk bertransformasi ke arah era industri 4.0. Hal ini dibuktikan melalui peluncuran peta jalan Making Indonesia 4.0 sejak tahun 2018,…

Oracle

Rabu, 15 Juli 2020 - 17:00 WIB

Oracle Rilis Inisiatif Baru ‘Oracle Dedicated Region Cloud@Customer’

Didorong oleh permintaan pelanggan yang kuat, Oracle hari ini mengumumkan Oracle Dedicated Region Cloud@Customer, suatu sistem cloud pertama yang dirancang sesuai dengan wilayah dan dikelola…

Pasien Suspect Virus Corona (Liputan6.com)

Rabu, 15 Juli 2020 - 16:50 WIB

Sungguh Terlalu, DPR 'Endus' Permainan Nakal RS Sengaja Buat Pasien Negatif jadi Positif Covid-19 Demi Insentif

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengadu kepada Terawan tentang adanya rumah sakit 'nakal' di sejumlah daerah. Menurutnya, rumah sakit tersebut sengaja membuat pasien dinyatakan positif COVID-19…

Ilustrasi penumpang KRL (Foo: Witwetnews.com)

Rabu, 15 Juli 2020 - 16:40 WIB

Catat! Mulai 20 Juli 2020, Penumpang KRL Diwajibkan Berpakaian Lengan Panjang

Mulai 20 Juli 2020 seluruh penumpang kereta rel listrik (KRL) Commuterline diharuskan berpakaian lengan panjang.