Saat Industri Semen Anjlok, SIG Malah Cetak Kenaikan Pendapatan Rp 8,58 Triliun pada Q1 2020

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 16 Mei 2020 - 09:15 WIB

Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk Hendi Prio Santoso.(Foto Ist)
Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk Hendi Prio Santoso.(Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengumumkan Kinerja Keuangan  Perseroan periode Januari hingga Maret tahun 2020 (“1Q20”) dengan ringkasan pendapatan tercatat sebesar Rp8,58 triliun, naik 5,57% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp8,13 triliun.

Adapun beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp5,88 triliun, turun 0,64% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp5,91 triliun. 

Sementara laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp446 miliar, naik 66,52% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp268 miliar.

Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso mengatakan bahwa peningkatan kinerja Perseroan pada 1Q20 merupakan hasil dari berbagai langkah sinergi dan efisiensi yang terus dilakukan sejak tahun 2018 lalu. 

“SIG akan terus menjaga kinerja profitabilitas melalui berbagai inisiatif cost transformation, serta pengembangan bisnis bahan bangunan yang bernilai tambah,” kata Hendi Prio Santoso melalui keterangan kepada Industry.co.id Jumat malam (15/5).

Selain itu, menurut Data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), konsumsi semen nasional pada Triwulan I tahun 2020 tercatat sebesar 14,90 juta ton atau mengalami penurunan 4,91% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Meskipun tidak ada sektor usaha yang terbebas dari dampak pandemi ini, SIG mampu menjaga kinerja penjualan secara optimal. 

Pada 1Q20, penjualan SIG di pasar nasional mencapai 7,87 juta ton atau meningkat  4,71% dibandingkan Triwulan I tahun 2019. 

Perseroan juga terus menggenjot penjualan di kawasan regional dengan mencatatkan total ekspor dari Indonesia mencapai 1,02 juta ton pada 1Q20, atau tumbuh 23,2% dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

"Secara konsolidasi, penjualan domestik dan ekspor SIG termasuk TLCC Vietnam pada periode Januari hingga Maret 2020 mencapai 9,37 juta ton atau naik sebesar 7,04% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 8,75 juta ton," pungkas Hendi Prio.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Grabwheels (Doc: Grab.com)

Senin, 13 Juli 2020 - 21:25 WIB

Kabar Gembira! Skuter Siap Mengaspal Kembali

Kementerian Perhubungan RI telah menerbitkan Peraturan Menteri yang mengatur skuter, otopet, dan sepeda listrik. Dalam beleid yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI No. 45 Tahun…

Startup (Ist)

Senin, 13 Juli 2020 - 20:40 WIB

Bangga! Startup Binaan Kemenperin Raih Penghargaan Internasional di Jerman

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan apresiasi kepada PT. Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB) yang terpilih sebagai pemenang Hermes Startup Award 2020 di Jerman.

Pembangunan PLBN Sei Pancang di Kaltara Kurangi Disparitas di Wilayah Perbatasan

Senin, 13 Juli 2020 - 18:00 WIB

Pembangunan PLBN Sei Pancang di Kaltara Kurangi Disparitas di Wilayah Perbatasan

- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan daya saing nasional dan pemerataan hasil pembangunan, sekaligus mengurangi…

Ikan Kakap Putih Ambon (Foto Ist)

Senin, 13 Juli 2020 - 17:30 WIB

Ikan Kakap Putih Ambon Sebagai Pemenuhan Gizi Bagi Pasien COVID-19

Ratusan ikan kakap putih atau barramundi dipanen oleh kelompok budidaya Botol Bekas di Ambon, Maluku, Sabtu (11/7/2020). Selain kakap putih, jenis ikan lainnya seperti kerapu dan kuwe juga dipanen…

Menteri BUMN Erick Thohir saat memberikan hadiah untuk penemu uang ratusan juta di KRL

Senin, 13 Juli 2020 - 17:05 WIB

BRI, BNI, Mandiri Hingga Telkomsel Ramai-ramai Beri Hadiah Ratusan Juta untuk Sang Penemu Uang Rp500 Juta di KRL

Perusahaan Badan Usaha Milik Negara alias BUMN keroyokan memberi hadiah kepada petugas KRL Commuterline, Mujenih dan Egi Sandi yang menemukan uang Rp500 juta dan berhasil dikembalikan utuh ke…