INDUSTRY.co.id - Jakarta, Beberapa waktu lalu melalui tayangan video, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat untuk hidup berdamai dengan virus Corona (COVID-19) sampai vaksin untuk penyakit ini ditemukan. 

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi dalam sebuah unggahan Youtube Setpres pada Kamis (7/5).

"Ada kemungkinan masih bisa naik lagi, atau turun lagi, naik sedikit lagi, dan turun lagi, dan seterusnya. Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan COVID untuk beberapa waktu ke depan," ujar Jokowi. 

Terkait video tersebut, Pihak Istana melalui Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan bahwa maksudnya masyarakat dapat mencegah penularan COVID-19 meski antivirus belum ditemukan.

Adapun frasa 'hidup berdamai' diartikan sebagai penyesuaian baru dalam tatanan kehidupan.

"COVID-19 memang belum ada antivirusnya, tapi kita bisa mencegah tertular COVID-19. Ya artinya jangan kita menyerah, hidup berdamai itu penyesuaian baru dalam kehidupan. Ke sananya yang disebut the new normal, tatanan kehidupan baru," kata Bey dalam keterangannya kepada Media, Jumat (8/5/2020).

Ditambahkan Bey, Pesan tersebut juga memiliki arti supaya masyarakat bersabar dan jangan menyerah menghadapi pandemi COVID-19. 

Bey mengatakan pemerintah terus berusaha agar COVID-19 segera hilang.

"Bahwa COVID-19 itu ada, dan kita terus berusaha agar COVID-19 segera hilang. Tapi kita tidak boleh menjadi tidak produktif karena adanya COVID-19, menjadikan adanya penyesuaian dalam kehidupan," pungkas Bey.