INDUSTRY.co.id - Jakarta- Sebagai seniwati apapun situasinya tidak boleh mati karya, karenanya meski harus di rumah aja lantaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pedangdut Ratu Bidadari tetap berkarya dengan menghasilkan single religi.
“Job manggung sepi, dan bahkan nyaris tidak ada. Kami harus ada job lain, tapi kan tidak semua seniman bisa seperti itu. Makannya kita ingin cepat normal seperti semula. Teman-teman tetap bisa kreatif untuk menyambung hidup. Saya percaya ada tujuan spiritual di balik pandemi Covid 19 ini,” ujar Ratu Bidadari (Rizka Ratu Selvira) ujarnya via selular, Kamis (30/4/2020)
Dalam situasi seperti ini, kata Ratu, pentingnya kita memberi empati, tolong-menolong pada sesama seniman, dan masyarakat yang membutuhkan. “Ini penting untuk menumbuhkan rasa simpati dan empati pada sesama. Baik kepada seniman dan atau warga masyarakat. Mudah-mudahan semua segera berakhir. Di bulan Ramadan penuh berkah ini semoga doa-doa kita di- _ijabah_ oleh Allah SWT, dan wabah ini berlalu dari Indonesia,” harapnya.
Karenanya, satu hal yang wajib disyukuri, kata Ratu, dalam situasi Pandemi Covid 19 ini, dia masih tetap bisa berkreasi, dan produktif. “Alhamdulillah, dalam situasi gerak kita terbatas tapi masih tetap berkarya. Saya bikin single_lagu baru genre religi, judulnya ’Sujudku’_ sesuai dengan momen Ramadhan. Lagunya sudah bisa dinikmati melalui konten youtube https://youtu.be/3Y7ZDHjYQLU ,” terang Ratu.
Proses produksinya, kata Ratu, juga dilakukan di rumah. “Kita taat aturan Pemerintah, agar di rumah saja. Shooting di rumah dengan tim yang sedikit tidak ramai-ramai. Semua _setting_ kita buat dalam rumah, garasi, gudang, hutan di belakang rumah, semua kita selesaikan di rumah. Sangat diminimalisir yang penting tetap berkarya dan hasilnya insya Allah dapat dinikmati masyarakat,” ungkapnya.
Saat situasi pandemi Covid 19 ini, Ratu juga dipercaya oleh salah satu instansi Pemerintah untuk menyampaikan himbauan melalui lagu. Lagu tersebut menghimbau agar pada saat Idul Fitri nanti tidak mudik dulu. Ikuti anjuran Presiden dan Pemerintah agar jangan keluar rumah, dan tidak kemana-mana, tetap stay at home.Lagunya berjudul, ’Jangan Mudik Dulu’.
“Semoga lagu ini mengena di masyarakat, dan terketuk hatinya tidak mudik dulu. Sebab situasinya memang lagi kurang memungkinkan. Semua menginginkan kondisi normal bisa mudik dan silaturrahmi. Namun karena situasinya seperti ini diharapkan semua pihak dapat menahan diri,” harap Ratu.
Ratu Sumbang Pemulung Renta
Pada kesempatan tersebut, Ratu menyerahkan bantuan ke Tim Relawan Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Foundation, dalam bentuk kebutuhan pokok (beras, mie instan, minyak, gula, kopi, dan lain-lain).
Di acara _reality show ‘Kita Berbagi – Masalah Pergi’_ para narasumber tidak dibayar. Sebaliknya menjadi donatur yang dengan sukarela memberikan bantuan, sumbangan dalam bentuk tak terbatas jenis dan ragamnya. Ratu menyerahkan bantuan untuk pemulung janda lanjut usia binaan Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Foundation.
Sementara TV Budaya, televisi komunitas yang menyiarkan program ini. Sanggar Humaniora mendistribusikan bantuan tersebut ke para pemulung, janda lanjut usia, serta para pekerja keras di sektor non-formal. Antara lain, buruh bangunan, pekerja galian tanah, petugas kebersihan angkut sampah, pembantu rumah tangga (PRT), pedagang keliling, pengamen, serta profesi lainnya, yang lagi kesulitan akibat terimbas wabah Covid 19.
“Apa yang kami berikan bukan terletak pada nilainya. Melainkan bagaimana kita menginspirasi, menanamkan jiwa empati dan peduli. Melalui program ini diharapkan dapat menjadi syiar kemanusiaan, memotivasi, mengedukasi, serta menjadi inspirasi yang mengilhami, meneladani, dan menggerakkan hati, serta menebar kebaikan untuk kemanusiaan yang lebih besar,” harap artis asli Karawang.