INDUSTRY.co.id - Ambon--- Cegah penyebaran virus corona, SPKKL Ambon bersama Polda Maluku melaksanakan patroli malam keliling di dua lokasi yaitu Negeri Latuhalat dan Negeri Seilale, Kecamatan Nusaniwe Ambon Maluku, Kamis (23/4/20).
Apel malam digelar sebelum patroli dilaksanakan. Bhabinkamtibmas Seilale Aiprtu T.R Lesnusa dalam memimpin apel mengatakan telah ada maklumat dari Gubernur Maluku dan Walikota Ambon untuk pembatasan sosial berskala besar. Oleh karena itu, guna mendukung kebijakan pemerintah ini, perlu dilaksankan patroli malam bersama antisipasi kerumunan massa agar dibubarkan dengan cara humanis. Hal ini dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran virus corona yang menjadi pandemi di seluruh dunia.
Selanjutnya, Pukul 21.00 WIT Kepala SPPKL Ambon Mayor Bakamla Sammi Picauly, S.Pi., bersama dengan Babinsa Latuhalat melaksanakan patroli malam menggunakan mobil patroli Bakamla RI dan pengeras suara. Hal ini supaya masyarakat Negeri Latuhalat dan Negeri Seilale dapat mendengar dan mematuhi apa yang menjadi maklumat Gubernur Maluku dan Walikota Ambon agar tidak melaksanakan kegiatan kumpul-kumpul, tetap tinggal dirumah dan mengurangi aktifitas di luar rumah.
Sementara itu sebanyak 57 WNI yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) kapal pesiar MV Artania asal negara Australia, tiba di Jakarta. Kedatangan 57 WNI tersebut disaksikan langsung oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan-I) Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. di Dermaga Tanjung Priok, Jakarta Utara, didampingi Pangkoarmada-I Laksda TNI Muhammad Ali, Danlantamal III Brigjen TNI Mar Hermanto serta pejabat aparat dari KKP dan Polri, Jumat (24/4/2020).
Pangkogabwilhan-I mengatakan bahwa 57 WNI ABK MV Artania terdiri dari 51 laki-laki dan enam orang perempuan. Semuanya, dibawa ke RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Utara, untuk menjalani proses observasi dan isolasi.
Dari 57 orang tersebut, delapan orang dinyatakan positif Virus Corona setelah menjalani rapid test yang diadakan langsung di atas kapal dan langsung dibawa menggunakan mobil ambulance menuju Wisma Atlet Kemayoran, sedangkan 49 orang dinyatakan negatif.
Menurut Laksdya TNI Yudo Margono, pemulangan WNI ini bukan yang terakhir. Pada hari Senin (27/4) akan ada 349 orang WNI ABK yang akan dikembalikan ke Negara Indonesia, dan berikutnya masih banyak lagi WNI yang akan dipulangkan ke Indonesia.