Genjot Ekspor, Mendag Agus Teken Permendag Nomor 39 Tahun 2020

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 25 April 2020 - 07:31 WIB

Mendag Agus (foto Tempo.co)
Mendag Agus (foto Tempo.co)

INDUSTRY co.idJakarta, Dalam rangka memperkuat ekspor, Kementerian Perdagangan menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 39 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 Tahun 2018 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penerbitan Surat Keterangan Asal untuk Barang Asal Indonesia. 

Permendag ini ditetapkan sejak 1 April 2020 dan mulai berlaku 8 April 2020.

“Diterbitkannya Permendag ini merupakan salah satu upaya Kementerian Perdagangan dalam meningkatkan kelancaran arus barang dan efektivitas penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) barang asal Indonesia dalam rangka penguatan ekspor di tengah kondisi sulit wabah COVID-19,” jelas Menteri Perdagangan Agus Suparmanto melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id Jumat (24/4).

Sesuai pernyataan Presiden RI Joko Widodo bahwa penyebaran COVID-19 merupakan pandemi dan Bencana Nasional (Bencana Non-Alam) serta sejalan dengan diterapkannya bekerja dari rumah dan social distanching, serta diimplementasikannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Untuk itu Kementerian Perdagangan mengembangkan fasilitas pencantuman Tanda Tangan Pejabat Penerbit SKA dan Stempel Instansi Penerbit SKA (IPSKA) yang diaplikasikan secara elektronik (Affixed Signature and Stamp atau disingkat ASnS) melalui laman resmi eska.kemendag.go.id.

Penerapan ASnS ini merupakan salah satu kebijakan strategis Kementerian Perdagangan sebagai upaya mencegah penyebaran dan memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 melalui kontak fisik orang dan dokumen secara langsung.

“Implementasi ASnS ini dilakukan secara bertahap. Tahap awal dimulai dari 10 IPSKA, yaitu IPSKA Provinsi DKI Jakarta dan 5 IPSKA Suku Dinas Jakarta, IPSKA Provinsi Jawa Timur, IPSKA Provinsi Jawa Tengah, IPSKA Kabupaten Bogor, dan IPSKA Kabupaten Tangerang. Tahap berikutnya kemudian akan dikembangkan hingga meliputi 94 lokasi IPSKA di seluruh Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana.

Perlu diketahui beberapa negara mitra dagang Indonesia seperti Australia, Selandia Baru, Korea, Jepang dan Chile juga telah menerapkan ASnS sesuai dengan peruntukan masing-masing perjanjian. 

Dengan dilakukannya kebijakan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penerbitan SKA seiring dengan kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar maupun lockdown di berbagai negara.

“Fasilitas ini juga disambut baik oleh pejabat penerbit SKA karena memungkinkan mereka untuk memberikan pelayanan penerbitan secara fleksibel selaras dengan penerapan bekerja dari rumah selama darurat COVID-19. Eksportir juga memberikan tanggapan positif karena mempermudah dan mempercepat proses pengurusan SKA yang diperlukan,” pungkas Wisnu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mona Ratuliu Saat Mendampingi Anaknya Belajar Online (Instagram/monaratuliu)

Minggu, 17 Oktober 2021 - 13:35 WIB

5 Tips ala Mona Ratuliu Memiliki Waktu Berkualitas Bersama Anak di Internet

Internet sudah menjadi keseharian masyarakat, sejak pandemi Covid-19 yang membatasi ruang gerak. Sehingga anak-anak harus sekolah online dan akhirnya sering mengakses internet yang tak hanya…

cybersecurity

Minggu, 17 Oktober 2021 - 13:05 WIB

Waspada Kejahatan Siber, Risiko Data Pribadi Bocor dan Dicuri

Semenjak aktivitas online semakin tinggi karena pandemi, tindak pidana kejahatan siber mengalami peningkatan. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskim Polri mencatat para periode Januari hingga…

Ilustrasi Netizen Bermain Sosial Media (Ist)

Minggu, 17 Oktober 2021 - 12:35 WIB

Etika Bermedia Sosial, Salah Satunya Menghargai Keberadaan Orang Lain di Ruang Digital

Hampir 64 persen penduduk Indonesia sudah terkoneksi dengan jaringan internet, orang-orang berkomunikasi di media digital seperti halnya di kehidupan nyata. Namun internet hadir bagai pisau…

Ini kondisi saat kejadian, api berhasil dipadamkan oleh damkar sebelum menjalar ke gudang sicepat.

Minggu, 17 Oktober 2021 - 12:30 WIB

Gudang Terbakar di Sawah Besar, Sicepat: Kebakaran Itu Terjadi di Gudang Elektronik, Bukan Gudang Sicepat

Jakarta- Sebuah Gudang gudang elektronik di Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, dilanda kebakaran, pada Sabtu (16/10/2021).

Ilustrasi Internet (Ist)

Minggu, 17 Oktober 2021 - 12:10 WIB

Adaptasi ke Arah Digital Membutuhkan Keterbukaan Cara Pandang Masyarakat

Digitalisasi sebagai perubahan kehidupan masyarakat dari semula yang bersifat tradisional menjadi digital berlangsung lebih cepat sejak pandemi Covid-19. Dengan hal itu, masyarakat pun dituntut…