INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), emiten yang bertindak sebagai investor dan operator infrastruktur swasta terdepan di Indonesia, pada 2016 mencatat laba bersih Rp220,02 miliar, naik 4,26% dibanding realisasi 2015 sebesar Rp131,10 miliar.

Advertisement

Kenaikan laba bersih tersebut didukung oleh peningkatan laba usahanya dari Rp262,74 miliar menjadi Rp353,96 miliar seiring dengan peningkatan pendapatan dan penjualan META sekitar 60% dari Rp618,21 miliar pada 2015 menjadi Rp986,83 miliar pada 2016. Disamping itu, asetnya tumbuh 14% menjadi Rp5,52 triliun pada 2016.

META dari bisnis jalan tol, melalui anak usahanya PT Margautama Nusantara (MUN), memperoleh kontribusi pendapatan Rp385,73 miliar atau sebesar 56% dari pendapatan konsolidasi perseroan. Bisnis menara telekomunikasi mengkontribusikan pendapatan sebesar Rp263,81 miliar atau sekitar 38%. Sementara itu, META di bisnis pengelolaan air bersih memperoleh pendapatan Rp37,24 miliar.

Advertisement

“Manajemen META sangat bersyukur telah berhasil mempertahankan pertumbuhan positif di tengah tantangan ekonomi yang sangat ketat pada 2016. Untuk menjadi perusahaan infrastruktur terkemuka di Indonesia, kami mewujudkan komitmen untuk terus bertumbuh dan melakukan penguatan fundamental bisnis Perseroan. Peningkatan kinerja, inovasi teknologi dan kontribusi unit-unit usaha menjadi bukti bahwa strategi yang kami lakukan sudah berada di jalur yang tepat,” papar Danni Hasan, Direktur META, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (31/03/2017).

Lebih lanjut, Danni mengemukakan, META akan terus melakukan inovasi dan melihat peluang bisnis yang ada. Hal itu dilakukan melalui partisipasi dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur di beberapa “smart city” di Indonesia, seperti membangun “connectivity” yang bermanfaat bagi penduduk di kota-kota tersebut.

Advertisement

Earnings Before Interests, Tax, Depreciation and Amortization (EBITDA) perseroan naik 32% dari Rp330,20 miliar pada 2015 menjadi Rp436,38 Miliar pada 2016. Kinerja positif META tercermin pada Return On Equity (ROE) dan Earning Per Share (EPS) yaitu masing-masing meningkat menjadi 5,51% dan Rp9,73 pada 2016.***

Advertisement