INDUSTRY.co.id - Solo- Pengembangan Bandara Adi Soemarmo Solo akan menambah rute dan penumpang internasional di bandara tersebut. Saat ini, terdapat 3 maskapai yang melayani rute internasional yaitu Garuda Indonesia, Air Asia, dan Lion Air dengan 2 tujuan yaitu Jeddah dan Kuala Lumpur.

“Dengan pengembangan, Bandara Adi Soemarmo akan menjadi bandara yang benar-benar internasional, yang dapat melayani rute misalnya ke Jepang atau Tiongkok,” Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat berkunjung ke Solo Jawa Tengah, akhir pekan lalu.

Untuk mengimplementasikan hal tersebut, Menhub kepada awak media di Solo  menjelaskan, banyak hal yang akan dilakukan yaitu diantaranya menambah kapasitas terminal tersebut dari 13.000 m2 menjadi 26.000 m2 yang ditargetkan akan selesai pada tahun 2019.

“Runway juga akan diperpanjang yang asalnya 2.600 m, bertahap menjadi 2.800 meter kemudian nanti jadi 3.000 m sehingga pesawat wide body bisa masuk,” papar Menhub.

Ditargetkan perpanjangan runway menjadi 2.800 meter tersebut dapat selesai pada 2018 apabila pembebasan lahan sudah selesai.

Selain itu, Menhub mengatakan, slot penerbangan di bandara tersebut akan diefektifkan, salah satu caranya adalah dengan memindahkan flying school di bandara tersebut.

“Untuk mengefektifkan slot, diharapkan flying school tidak ada di sini sehingga movement pesawat yang asalnya 70 movement dapat menjadi 80, bahkan dapat menjadi 100 movement per harinya,” jelas Menhub.

Dengan demikian, jumlah penumpang juga akan bertambah menjadi 4 juta penumpang per tahunnya.

Menhub juga menyatakan dengan jam operasi Bandara Adi Soemarmo yang diperpanjang hingga pukul 24.00, pihaknya mendorong para maskapai untuk memanfaatkan hal tersebut.

“Kami tidak bisa mendorong maskapai apabila tidak ada penumpangnya. Oleh karena itu sekarang kami melakukan test case dengan Lion Air, mudah-mudahan bisa mendorong jumlah penumpang menjadi 4 juta,” jelas Menhub.