INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kementerian Pariwisata, menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata I, triwulan 1 tahun 2017, yang bakal dilangsungkan 30-31 Maret di Ballroom Hotel Borobudur, Jakarta.
Rakornas ini diselenggaeakan dalam rangka memperkuat sinergitas semua elemen dalam mewujudkan target nasional pariwisata.
Dengan mengusung tema “Indonesia Incorporated, Synergies for Better Tourism Connectivity” yang mengagendakan sejumlah topik bahasan menarik antara lain dukungan dan komitmen kementerian dan lembaga terkait dalam membangun konektivitas udara, laut, dan darat dalam mendukung target pariwisata.
Setelah selama dua hari menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata I 2017, Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyampaikan kesimpulan dari keseleruhan Rakornas tersebut kepada Industry.co.id, Jakarta, Jumat (31/3/2017).
Didalam penutupan Rakornas tersebut, Menpar menyebutkan ada tiga kesimpulan yang harus tercapai.
Ia mengungkapkan, bahwa "Satu, konektifitas itu sangat penting, terbukti sudah ada didalam riset yang ditunjukkan dari United Nation World Tourism Organization (UNWTO), Infrastruktur kita lemah dan ujungnya keregulasi lagi. Lalu, yang ketiga harus sinergi."
Sambung, Menpar, Kita juga memohon kepada Menko Maritim, terutama dalam pembangunan infrastruktur dapat dikoordinasikan, karena Menko Maritim membawahi sekaligus beberapa Kementerian.
"Sejauh ini, dari pelaku indusrti pariwisata bagus, banyak yang hadir. Tanggapannya mereka bagus, target kita tercapai, okupanis hotel sudah bagus," lanjut Menpar.
Menpar juga mengungkapkan, Saya berterima kasih kepada Kementerian PUPR, dan Kemterian Perhubungan yang saat ini hampir tidak ada permintaan dari Kemenpar yang tidak dipenuhi.
"Cuma kita harus tetap outlooking, ketika kita harus membandingkan negara lain , kita masih kurang cepat," pungkas Menteri Pariwisata, Arief Yahya.