Kemenperin Jaga Pasokan Bahan Baku Industri Ditengah Pandemi Covid-19 Lewat Aplikasi

Oleh : Candra Mata | Selasa, 07 April 2020 - 09:15 WIB

Ilustrasi industri manufaktur sektor makanan (ist)
Ilustrasi industri manufaktur sektor makanan (ist)

INDUSTRY co.idJakarta, Kementerian Perindustrian terus berupaya menjaga ketersediaan bahan baku bagi sektor industri di dalam negeri, terutama di tengah menghadapi dampak pandemi Covid-19. 

Oleh karena itu, diperlukan proses distribusi yang baik untuk material, sehingga aktivitas manufaktur dapat berjalan guna memenuhi pasokan bagi pasar domestik hingga ekspor.

“Saat ini, kami sedang melakukan uji coba aplikasi yang nantinya digunakan untuk mendata dan memvalidasi perusahaan-perusahaan bahan baku industri, khususnya di daerah-daerah yang sedang menerapkan karantina wilayah,” kata Direktur Industri Kimia Hulu Kemenperin Fridy Juwono melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi Industry.co.id Selasa (7/4).

Fridy menjelaskan, hasil dari aplikasi tersebut, yakni berupa stiker yang akan dipasangkan di kendaraan logistik masing-masing perusahaan. 

“Petugas di lapangan hanya perlu memindai stiker itu, dan nanti bisa terlihat jenis barang, rute distribusi, dan juga informasi lainnya. Seluruh data terekam semua di sistem melalui SIINas (Sistem Informasi Industri Nasional),” ungkapnya.

Saat ini, aplikasi tersebut sedang melalui tahap uji coba di Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemenperin. 

Fridy berharap, dalam waktu dekat, aplikasi ini dapat segera diimplementasikan sehingga dapat memudahkan industri bahan baku untuk melakukan distribusi ke wilayah-wilayah yang sedang dikarantina.

Lebih lanjut, aplikasi ini akan terlebih dulu menyasar sektor-sektor yang dipacu produktivitasnya dalam menghadapi pandemi Covid-19 di tanah air. 

Misalnya, industri makanan dan minuman, industri farmasi, serta industri penghasil alat pelindung diri (APD).

“Ini sesuai dengan kebutuhan industri bahan baku, karena mereka sudah meminta adanya dispensasi untuk distribusi ke wilayah-wilayah yang dikarantina. Sehingga industri kita tetap bisa beroperasi dan tidak ada hambatan distribusi produk jadi dan bahan baku yang dibutuhkan,” tambah Fridy.

Fridy mengemukakan, salah satu sektor pemasok bahan baku adalah industri garam. 

Sektor ini cukup terkena dampak dari wabah virus korona di dalam negeri, dengan terjadinya penurunan produksi. 

Namun demikian, agar pasokan bisa terpenuhi, Kemenperin sudah mengeluarkan rekomendasi impor untuk hampir seluruh industri pengolahan.

“Sesuai dengan rapat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan akan mengeluarkan persetujuan impor garam untuk industri pengolahan sehingga kebutuhan garam dalam negeri dapat tercukupi hingga akhir tahun,” imbuhnya.

Selain itu, walaupun sedikit terhambat oleh wabah Covid-19, penyerapan garam lokal oleh industri dalam negeri tetap berjalan sesuai rencana. 

Fridy mengungkapkan, menjelang masa panen di bulan Juli nanti, industri pengolahan makanan dalam negeri sudah menyerap sekitar 700 ribu ton garam lokal dari target 1,1 juta ton. 

“Kami harapkan sebelum bulan Juni target penyerapan garam lokal oleh industri dalam negeri sebesar 1,1 juta ton dapat tercapai,” pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Kamis, 28 Mei 2020 - 12:10 WIB

Masuki Era New Normal, Menperin Agus Revisi Kebijakan & Target Sektor Industri

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperbarui aturan yang dapat mendukung sektor industri dalam kesiapan menerapkan tataran new normal atau kenormalan baru, yang menjadi salah satu…

Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta

Kamis, 28 Mei 2020 - 12:01 WIB

OJK Keluarkan Paket Kebijakan Lanjutan Stimulus Covid-19

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengeluarkan kebijakan lanjutan dengan merelaksasi ketentuan di sektor perbankan untuk lebih memberikan ruang likuditas dan permodalan perbankan sehingga…

Artis Manado Connie Maria Mamahit Berpulang

Kamis, 28 Mei 2020 - 12:00 WIB

Artis Manado Connie Maria Mamahit Berpulang

Artis senior asal Manado pelantun lagu ‘Balada Pelaut’ Connie Maria Mamahit (54) berpulang, Rabu, (27/5/2020) di Rumah Sakit Prof Kandou, Manado.

Presiden Direktur PT. Mustika Ratu Tbk, Bingar Egidius Situmorang

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:57 WIB

Luar Biasa! Ini Strategi Mustika Ratu Mengelola Bisnis di Tengah Pandemi COVID-19

Jakarta – Dampak dari pandemi COVID-19 atau virus corona ini telah membuat banyak perusahaan dari berbagai sektor mengalami kerugian besar, bahkan tidak sedikit yang menghentikan kegiatan…

Ibu-Ibu PKK Peroleh Manfaat Video Conference dari STMIK Nusa Mandiri

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:56 WIB

Ibu-Ibu PKK Peroleh Manfaat Video Conference dari STMIK Nusa Mandiri

Sebagai bentuk pengamalan Tridharma Perguruan Tinggi, Dosen-dosen Program Studi (Prodi) Teknik Informatika (TI) Jenjang Strata 1 (S1) Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Nusa…