Bendungan Bendo Berkapasitas 43,11 Juta m3 Siap Digenangi Akhir Tahun 2020

Oleh : Hariyanto | Minggu, 05 April 2020 - 15:08 WIB

Bendungn Bendo
Bendungn Bendo

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen untuk mendukung ketahanan air dan pangan nasional melalui pembangunan tampungan air baik bendungan maupun embung di berbagai wilayah. Salah satunya di Provinsi Jawa Timur yang juga dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pengelolaan sumber daya air dan irigasi akan terus dilanjutkan dalam rangka mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan. "Kehadiran bendungan juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal," kata Menteri Basuki melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Minggu (5/4/2020).

Di Jawa Timur, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Ditjen Sumber Daya Air tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Bendo di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Saat ini konstruksi Bendungan Bendo sudah 73,26%. Bendungan ini ditargetkan selesai konstruksinya dan siap digenangi pada akhir tahun 2020.

Bendungan Bendo memiliki kapasitas tampung 43,11 juta m3 yang akan dimanfaatkan untuk peningkatan layanan irigasi seluas 7.800 hektare di Kabupaten Ponorogo dan Madiun sebagai sentra pertanian Jawa timur.

Selain sebagai layanan irigasi, manfaat lain Bendungan Bendo adalah sumber air baku domestik dan industri berkapasitas 790 liter/detik bagi Kabupaten Madiun sebesar 418 liter/detik dan Ponorogo 372 liter/detik. Selain itu akan mereduksi debit banjir Kota Ponorogo dari 1.300 m3/detik menjadi 490 m3/detik dan pembangkit tenaga listrik sebesar 1,56 MW.

Bendungan setinggi 71 meter dengan tipe urugan ini membendung Sungai Keyang yang merupakan anak sungai Bengawan Madiun (anak sungai Bengawan Solo). Konstruksi dilakukan pada 2013 - 2020 (multi years contract) menggunakan APBN sebesar Rp 1.032 miliar yang dikerjakan oleh  PT Wijaya Karya, PT Hutama Karya dan PT Nindya Karya (KSO).

Selain Bendungan Bendo, untuk mendukung ketahanan pangan Kementerian PUPR juga membangun dua bendungan lainnya di Jawa Timur yakni Bendungan Gongseng di Bojonegoro dan Bendungan Tukul di Pacitan.

Saat ini konstruksi Bendungan Gongseng telah mencapai 76,92% dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020. Bendungan ini memiliki kapasitas tampungan 22,43 juta m3 berfungsi untuk melayani irigasi seluas 6.191 hektare, layanan air baku 300 liter/ detik, mereduksi banjir 133,27 m3/detik dan pembangkit tenaga listrik sebesar 0,7 MW.

Sementara konstruksi Bendungan Tukul telah mencapai 76,25%. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 8.68 juta m3 untuk untuk mensuplai irigasi seluas 600 hektare dan air baku 300 liter/detik.

Bendungan ini juga berfungsi mengurangi banjir di Pacitan karena bendungan ini diharapkan untuk mengendalikan debit banjir yang berasal anak Sungai Grindulu. Waktu pelaksanaan kedua bendungan ini pada 2013-2020.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PLN Ilustrasi

Kamis, 28 Mei 2020 - 14:27 WIB

Jalankan Prosedur Kerja New Normal, Ini Tiga Fase Yang Disiapkan PLN

PT. PLN (Persero) terus bersiap menghadapi new normal berdampingan dengan COVID-19. Untuk itu, PLN menyiapkan protokol pelaksanaan kerja dalam kondisi new normal yang dituangkan dalam Edaran…

Ramayana Departemen Store Resmi Tutup Sejumlah Gerai (FAJAR. co. id)

Kamis, 28 Mei 2020 - 14:18 WIB

Dampak 'PSBB', Ramayana Terpaksa Tutup Sejumlah Gerai dan PHK 421 Karyawan

Dampak kebijakan pemerintah dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), PT Ramayana Lestari Sentosa (RALS) terpaksa menutup sejumlah gerainya dan pembatasan operasional selama April-Mei 2020,…

Suwandi Soh CEO Mekari

Kamis, 28 Mei 2020 - 13:55 WIB

Fitur Mekari Benefit Solusi Gratis Bantu Perusahaan Fasilitasi Kebutuhan Karyawan Saat WFH

Pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) yang telah berjalan selama dua bulan ini menghadirkan transisi baru bagi karyawan dan perusahaan ke new normal. Di masa ini, karyawan diharuskan beradaptasi…

Presiden Jokowi

Kamis, 28 Mei 2020 - 13:20 WIB

Kabar Gembira! Jokowi Bakal Guyur Insentif buat Petani dan Nelayan, Ini Skemanya

Presiden┬áJoko Widodo (Jokowi)┬ámembuka rapat terbatas dengan topik pembahasan insentif bagi petani dan nelayan dalam rangka menjaga ketersediaan bahan pokok di Istana Merdeka, kompleks Istana…

Donald Trump

Kamis, 28 Mei 2020 - 13:15 WIB

Donald Trump Longgarkan Lockdown dan Ekonomi Dibuka, Wall Street Terbang Tinggi

Jelang kembali dibukanya ekonomi dan pelonggaran lockdown oleh Pemerintah Amerika Serikat, kondisi Wall Street langsung meningkat tajam di pasar modal.