Kolaborasi Squline dan Lembaga Bahasa LIA Siap Go Online

Oleh : Herry Barus | Minggu, 29 Maret 2020 - 16:02 WIB

Kolaborasi Squline dan Lembaga Bahasa LIA Siap Go Online
Kolaborasi Squline dan Lembaga Bahasa LIA Siap Go Online

INDUSTRY.co.id - Jakarta– Salah satu cara cepat untuk belajar bahasa Inggris adalah dengan berlatih, namun apakah kamu sudah terbiasa untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris?

Apakah program yang sedang kamu lakukan benar-benar efektif untuk membuatmu fasih berbicara dalam bahasa Inggris dengan orang lain?

Berkolaborasi dengan Squline, startup pendidikan dan pengembang layanan Education as A Service untuk beberapa lembaga pendidikan dan pemerintahan, Lembaga Bahasa LIA akanmenghadirkan sebuah terobosan baru untuk menunjang kegiatan belajar mengajar secara daring.

Menurut Yohan Limerta, Chief of Technology dari Squline, pihaknya ingin membantu LIA untuk dapat mengikuti perkembangan industri pendidikan dan memperluas akses murid-murid LIA dengan memberikan opsi belajar secara daring.

"Sebagai perusahaan pengembang perangkat lunak yang mengembangkan Learning Management System , Squline turut meramaikan pasar teknologi pendidikan dengan membantu lembaga belajar konvensional menuju program kelas belajar mengajar secara daring,", ujarnya. 

LB LIA dapat diakses secara daring pada awal April melalui website, harapannya murid-murid LB LIA akan mendapatkan pengalaman baru yang berbeda dalam belajar bahasaInggris.

Dalam website LIA tersebut, pelajar dapat bertemu dan bertatap muka secara langsungdengan guru dari LIA, sehingga pelajar dapat mengimplementasikan materi pembahasanlangsung dengan guru dan melakukan kegiatan belajar dari mana saja.

Direktur LB LIA, Selestin Zainuddin mengatakan, dunia digital yang semakinberkembang membuat orang bisa melakukan apapun dengan mudah, termasuk belajar secaraonline .

Meskipun masih ada beberapa pihak yang meragukan efektifitasnya mengingatminimnya tatap muka dan pengawasan evaluasi tugas, karena murid hanya membaca danmengerjakan tugas mandiri.

"Kami yakin dengan kerjasama ini dapat tetap menjaga kualitaspengajaran meskipun via virtual classroom," ungkapnya. 

 “Lembaga Bahasa LIA dengan LIA Face to Face Online- nya akan membantu pesertauntuk dapat belajar dan berinteraksi langsung dengan guru melalui platform yang telah disiapkan. Pembelajaran dengan metode flipped learning diikuti dengan video conference call dengan guru kapan saja dan di mana saja tentunya akan memberikan nilai tambah dan fleksibilitas kepada seluruh murid LB LIA ” tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Grabwheels (Doc: Grab.com)

Senin, 13 Juli 2020 - 21:25 WIB

Kabar Gembira! Skuter Siap Mengaspal Kembali

Kementerian Perhubungan RI telah menerbitkan Peraturan Menteri yang mengatur skuter, otopet, dan sepeda listrik. Dalam beleid yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI No. 45 Tahun…

Startup (Ist)

Senin, 13 Juli 2020 - 20:40 WIB

Bangga! Startup Binaan Kemenperin Raih Penghargaan Internasional di Jerman

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan apresiasi kepada PT. Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB) yang terpilih sebagai pemenang Hermes Startup Award 2020 di Jerman.

Pembangunan PLBN Sei Pancang di Kaltara Kurangi Disparitas di Wilayah Perbatasan

Senin, 13 Juli 2020 - 18:00 WIB

Pembangunan PLBN Sei Pancang di Kaltara Kurangi Disparitas di Wilayah Perbatasan

- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan daya saing nasional dan pemerataan hasil pembangunan, sekaligus mengurangi…

Ikan Kakap Putih Ambon (Foto Ist)

Senin, 13 Juli 2020 - 17:30 WIB

Ikan Kakap Putih Ambon Sebagai Pemenuhan Gizi Bagi Pasien COVID-19

Ratusan ikan kakap putih atau barramundi dipanen oleh kelompok budidaya Botol Bekas di Ambon, Maluku, Sabtu (11/7/2020). Selain kakap putih, jenis ikan lainnya seperti kerapu dan kuwe juga dipanen…

Menteri BUMN Erick Thohir saat memberikan hadiah untuk penemu uang ratusan juta di KRL

Senin, 13 Juli 2020 - 17:05 WIB

BRI, BNI, Mandiri Hingga Telkomsel Ramai-ramai Beri Hadiah Ratusan Juta untuk Sang Penemu Uang Rp500 Juta di KRL

Perusahaan Badan Usaha Milik Negara alias BUMN keroyokan memberi hadiah kepada petugas KRL Commuterline, Mujenih dan Egi Sandi yang menemukan uang Rp500 juta dan berhasil dikembalikan utuh ke…