INDUSTRY.co.id - Jakarta, Salah satu ahli kesehatan di China membuat pernyataan yang mengejutkan. 

Advertisement

Setelah melakukan autopsi terhadap salah satu korban akibat COVID-19, ia mengatakan bahwa penyakit ini jauh lebih buruk dari yang pernah dibayangkan.
"Efek COVID-19 pada tubuh manusia seperti kombinasi antara SARS dan AIDS yang efeknya berbahaya, karena bisa merusak paru-paru dan sistem kekebalan tubuh," kata Peng Zhiyong, tim medis Rumah Sakit Zhongnan dari Universitas Wuhan dikutip dari laman detikcom, Sabtu (7/3).

Dr Peng mengatakan, jika pasien yang sudah sembuh atau pulih bisa memiliki kerusakan paru-paru yang tidak bisa disembuhkan atau bersifat permanen. 

Advertisement

Hal ini diungkapkannya setelah mempelajari hasil penelitian Liu Liang, seorang ahli forensik dari Fakultas Kedokteran Tongji di Universitas Sains dan Teknologi Huangzhong.

"Hasil autopsi Dr Liu banyak menginspirasi saya. Dari situ saya berpikir langkah awal yang diambil untuk mengatasi ini (COVID-19) adalah melindungi paru-paru pasien dari fibrosis yang permanen ini," jelasnya.

Advertisement

Fibrosis merupakan jaringan parut yang terbentuk secara permanen pada jaringan paru-paru. Hal ini bisa membuat penderitanya sesak nafas

Advertisement