Terbitkan 21 Indikator, Cara Schneider Electric Raksasa Bisnis Energi dan Otomasi Global Mengukur Kinerja Berkelanjutannya

Oleh : Candra Mata | Jumat, 28 Februari 2020 - 12:05 WIB

Schneider Electric Indonesia
Schneider Electric Indonesia

INDUSTRY.co.id - Prancis - Untuk tahun kelima Schneider Electric perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, mengumumkan laporan tahunan 2019 yang menggabungkan laporan keuangan dan non-keuangan.

Setiap kuartal, Schneider Electric menerbitkan 21 indikator dari Schneider Sustainability Impact, yang mengukur perkembangan dari upaya perusahaan dalam mencapai target keberlanjutannya untuk periode 2018 – 2020.

Target ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Kesepakatan COP 21 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.

Berdasarkan verifikasi menyeluruh oleh auditor independen eksternal, Schneider Sustainability Impact berhasil mencapai skor 7,77 dari 10 untuk Q4 2019.

Gilles Vermot Desroches, Sustainability Senior VP Schneider Electric, mengatakan Scheineder komitmen yang dicanangkan dua tahun lalu telah membuahkan hasil. 

Schneider Sustainability Impact membuktikan bahwa mengambil langkah perubahan cepat dan disruptif untuk menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan dengan beragam topik dan kompleksitas seperti Iklim, Ekonomi Sirkular, Kesehatan dan Kesetaraan, Etika dan Pengembangan, sangat lah dimungkinkan.

“Saya kagum dengan komitmen tim dan mitra kami di seluruh dunia untuk berkontribusi dan saya yakin kami berada di jalur yang benar berkat upaya bersama yang sudah dilakukan,” ujar Gilles Vermot Desroches melalui keterangan tertulisnya yang diterima Industry.co.id, Jumat (28/2/2020).

Terutama lagi, sambungnya karena telah divalidasi oleh para ahli eksternal. Dan tahun ini akan menjadi tahun yang sangat penting.

“Kami akan terus memacu diri kami untuk mencapai target yang lebih ambisius dan mengundang para pemangku kepentingan untuk membantu mendefinisikan program-program baru untuk Schneider Sustainability Impact 2021-2025, yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dari PBB,” pungkasnya.

Perlu diketahui, setiap tahunnya, 21 indikator dalam Laporan Keberlanjutan Schneider Electric Global diverifikasi dan diaudit oleh auditor independen. Dimana terdapat 10 program yang telah mencapai target setahun lebih cepat.

Pengakuan yang diperoleh di seluruh aspek extra-financial rating menjadi bukti kepemimpinan Schneider Electric Global dalam hal komitmen keberlanjutan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi security system. (Alvis Upitis/Getty Images)

Senin, 06 April 2020 - 23:10 WIB

Six years of the GitHub Security Bug Bounty program

Last month GitHub reached some big milestones for our Security Bug Bounty program. As of February 2020, it’s been six years since we started accepting submissions. Over the years we’ve been…

Media Luar Ruang City Vision

Senin, 06 April 2020 - 22:15 WIB

Media Luar Ruang City Vision Gandeng KAI Sebarluaskan Informasi Covid-19

Sebagai perusahaan media luar ruang terbesar di Indonesia, City Vision berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dan berbagai institusi lain dalam menyebarluaskan informasi kesehatan…

Keringanan kredit properti Sinar Mas

Senin, 06 April 2020 - 21:40 WIB

Industri Properti Lawan Corona, Sinar Mas Land Berikan Keringanan Bayar Kepada Masyarakat

Untuk membantu masyarakat yang ingin membeli hunian dengan cepat, Sinar Mas Land kini menawarkan solusinya dengan program berskala nasional bernama Move in Quickly.

Semen Indonesia Berikan bantuan covid-19 senilai Rp1,9 miliar

Senin, 06 April 2020 - 21:15 WIB

Semen Indonesia Serahkan Bantuan APD dan Alkes Senilai Rp1,93 miliar untuk Tenaga Medis

Semen Indonesia Gresik (SIG) memberikan bantuan alat kesehatan dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis di Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) senilai Rp1,93 miliar.

Ketum BPD HIPMI Jaya 2017-2020, Afifuddin Kalla (Kiri), dan Calon Ketum BPD HIPMI Jaya 2020-2023, Muhamad Alipudin

Senin, 06 April 2020 - 20:27 WIB

Anies Diminta Bentuk Gugus Tugas Ekonomi, Caketum HIPMI: Agar Realisasi 'Titah' Presiden soal Relaksasi Kredit Tidak Gagal Paham di Lapangan

"Kebijakan tersebut juga harus didukung oleh langkah yang konkrit dari pemerintah untuk segera merealisasikan relaksasi tersebut, agar terjadi sinkronisasi seluruh pihak perbankan maupun lembaga…