Ketua MPR RI Kampanyekan Pengurangan Sampah Plastik

Oleh : Herry Barus | Minggu, 23 Februari 2020 - 04:35 WIB

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama Gerakan Keadilan Solidaritas Bangun Kebangsaan (GERAK BS) mengkampanyekan pengurangan penggunaan kemasan plastik. Tak semata sebagai jargon, pengurangan sampah plastik dibuktikan anggota GERAK BS melalui penggunaan tumbler minum hingga kantong belanja ramah lingkungan dalam berbagai kegiatan hidup sehari-hari.

"Riset McKinsey and Co bersama Ocean Conservancy menempatkan Indonesia sebagai negara penghasil sampah plastik terbesar kedua dunia, peringkat pertama ditempati China. Laporan Bank Dunia 2019 menyebutkan dari 3,2 juta ton sampah plastik yang dihasilkan Indonesia setiap tahunnya, 87 persen dibuang ke laut. Indonesia menjadi pencemar sampah plastik kedua terbesar dunia setelah China. Karenanya, butuh kesadaran dari seluruh warga untuk mengurangi penggunaan sampah plastik," ujar Bamsoet usai mengikui Jalan Sehat sekaligus Kampanye Pengurangan Sampah Plastik, di Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (21/2/20).

Sebagai Ketua Dewan Pembina GERAK BS, Bamsoet juga menyoroti survei Katadata Insight Center 2019 yang memperlihatkan hanya 22 persen rumah tangga di Indonesia yang sadar memisahkan sampah plastik secara khusus. Padahal, meminimalisir penggunaan sampah plastik juga patut diiringi kesadaran warga untuk memisahkan sampah plastik dari sampah lainnya.

"Tak hanya di rumah tangga, tak jarang kita temui di ruang publik walaupun sudah disediakan kantung sampah khusus plastik, namun warga masih saja abai dan malah membuang sampah plastik di bagian sampah organik," tandas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, jika sampah plastik bisa dipisahkan secara khusus, memudahkan para pendaur ulang dan memberikan nilai berkelanjutan bagi perekonomian. Hasilnya bisa dijadikan campuran cairan aspal, sumber energi listrik, cacahan biji plastik, pipa plastik, hingga dikonversi menjadi bahan bakar, maupun pembakit listrik tenaga sampah.

"Dari sisi regulasi, Indonesia sudah punya berbagai aturan untuk menjaga lingkungan hidup tetap asri. Antara lain Undang-Undang No. 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Tinggal bagaimana kesadaran kita mengimplementasikannya. Karena kita hanya punya satu bumi yang perlu dijaga dan dirawat. Jika bumi ini rusak, rusak jugalah kehidupan umat manusia penghuninya," pungkas Bamsoet

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pandemi Corona (covid-19)- foto/ist

Selasa, 07 April 2020 - 01:31 WIB

Kian Meningkat, Hingga Selasa Dini Hari Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Indonesia Mencapai 2.491 Orang

Kasus virus corona di Indonesia kian hari semakin meningkat. Menurut Juru bicara penanganan corona, Achmad Yurianto, hal tersebut disebabkan oleh penularan yang terus terjadi ditengah masyarakat…

Ilustrasi security system. (Alvis Upitis/Getty Images)

Senin, 06 April 2020 - 23:10 WIB

Six years of the GitHub Security Bug Bounty program

Last month GitHub reached some big milestones for our Security Bug Bounty program. As of February 2020, it’s been six years since we started accepting submissions. Over the years we’ve been…

Media Luar Ruang City Vision

Senin, 06 April 2020 - 22:15 WIB

Media Luar Ruang City Vision Gandeng KAI Sebarluaskan Informasi Covid-19

Sebagai perusahaan media luar ruang terbesar di Indonesia, City Vision berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dan berbagai institusi lain dalam menyebarluaskan informasi kesehatan…

Keringanan kredit properti Sinar Mas

Senin, 06 April 2020 - 21:40 WIB

Industri Properti Lawan Corona, Sinar Mas Land Berikan Keringanan Bayar Kepada Masyarakat

Untuk membantu masyarakat yang ingin membeli hunian dengan cepat, Sinar Mas Land kini menawarkan solusinya dengan program berskala nasional bernama Move in Quickly.

Semen Indonesia Berikan bantuan covid-19 senilai Rp1,9 miliar

Senin, 06 April 2020 - 21:15 WIB

Semen Indonesia Serahkan Bantuan APD dan Alkes Senilai Rp1,93 miliar untuk Tenaga Medis

Semen Indonesia Gresik (SIG) memberikan bantuan alat kesehatan dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis di Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) senilai Rp1,93 miliar.