INDUSTRY.co.id, Jakarta - Bersama dengan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dan Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bambang Hendroyono, Menteri Pariwisata, Arief Yahya memberikan hadiah kepada para pemenang Sayembara Desain Toilet Umum di Destinasi Pariwisata di Swiss Bell Hotel Jakarta, Kamis malam (23/3/2017)
Dengan diadakannya sayembara ini dalam sektor pariwisata, untuk mendukung terciptanya iklim pariwisata yang kondusif dan untuk memberikan dorongan kepada para desainer dalam membuat toilet yang nyaman, higienis dan ramah lingkungan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya toilet umum bagi kesehatan.
"Menurut data World Economic Forum (WEF 2015), unsur kesehatan dan higienitas kita masih berada di posisi 109, dan ini yang menjadi perhatian kita semua," kata Menteri Pariwisata melalui siaran persnya yang diterima Industry.co.id, Jakarta, Kamis (23/3/2017).
Lanjutnya, Menpar, daya saing pariwisata Indonesia saat ini berada di ranking 50, dari semula ranking 70. Salah satu kelemahan yang harus terus diperbaiki adalah masalah kesehatan dan higienitas.
“Dengan demikian pariwisata Indonesia akan menjadi pariwisata bagi semua, daya saing kepariwisataan Indonesia meningkat, dan tujuan pembangunan berkelanjutan tercapai,” sambung Arief Yahya.
Peluncuran sayembara Desain Toilet Umum di Destinasi Pariwisata yang diluncurkan pada tanggal 5 Desember 2016 ini, mendapatkan respon yang positif dan sambutan antusias masyarakat. Terbukti, sebanyak 231 desain kreatif yang masuk ke tim juri, dan diselksi menjadi 60 desain dan diperkecil lagi hingga menjadi enam finalis.
Untuk kategorinya, tediri dari, Toilet Umum Destinasi Wisata Kawasan Pegunungan, Toilet Umum Destinasi Wisata Kawasan Pantai, Toilet Apung pada Homestay atau Penginapan, Toilet Umum di Kawasan Konservasi Alam, Toilet Umum di Pasar Rakyat dan Tradisional serta, Toilet Umum UPT Bandara.
Sayembara Desain Toilet Umum di Destinasi Pariwisata ini, diinisiasi oleh Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) yang didukung Kemenpar, KemenLHK, dan Kemenhub dalam upaya meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia.
Menpar berharap, dengan adanya sayembara ini, diharapkan akan mendorong keterlibatan para pemangku kepentingan di lingkungan pariwisata dan masyarakat untuk menyediakan toilet umum yang bersih, higienis, ramah lingkungan, ramah bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.