Peserta Lida Terus Berguguran

Oleh : Herry Barus | Jumat, 07 Februari 2020 - 13:00 WIB

Peserta Lida Terus Berguguran
Peserta Lida Terus Berguguran

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pertarungan pada babak konser Top 70 terus memakan korban, setelah kehilangan Latif (Papua Barat) pada Konser Top 70 Grup 4 Putih (31/1) dan Sheyla (Kalimantan Utara) pada Konser Top 70 Grup 5 Merah (1/2), LIDA 2020 kembali kehilangan Niluh (Bali) di Konser Top 70 Grup 5 Putih semalam (2/2). Keluarnya Niluh membuat Bali resmi kehilangan seluruh Duta Provinsinya dari panggung LIDA 2020.  

 Membawakan lagu Lesti DA yang berjudul “Egois”, Niluh (Bali) dinilai tidak terdengar cengkok dangdutnya dan terlalu banyak mengeluarkan vibra. Meski berada di posisi keempat, Niluh harus rela meninggalkan panggung LIDA 2020 karena Dewan Juri memilih untuk menyelamatkan Dul (Sulawesi Barat) yang berada di posisi terakhir. Dul yang tampil dengan lagu “Sonia” mampu memikat hati Dewan Juri. Menurut Lesti, Dul terlihat sangat menikmati nyanyiannya dan juga artikulasinya sangat tepat. “Pokoknya aku menikmat sekali penampilan kamu, sukses selalu untuk Dul!” tutur Lesti.

 Komentar positif dan standing ovation juga diberikan seluruh Dewan Juri untuk penampilan Diyah (Jawa Timur) dan Hamid (Nusa Tenggara Timur). Diyah sang penari dari Banyuwangi berhasil memukau seisi studio dengan suara merdunya lewat lagu “Datang Untuk Pergi” hingga membuat Weni DA mengaku tidak bisa memberikan komentar lagi karena Diyah sudah sangat bagus. Semakin meriah, Diyah yang pandai menari juga mengajak seluruh penonton di studio untuk menari Tari Gandrung bersama.

Pujian juga dilontarkan untuk Hamid yang menggetarkan panggung dengan lagu “Ampunilah”. Menurut Reza DA, Hamid sangatlah menguasai lagu yang dinyanyikannya mulai dari aransemen, cengkok hingga melodi sehingga terdengar sempurna. Penampilan memukau lainnya di LIDA 2020 juga disuguhkan Mera (Aceh) yang mendapatkan dukungan dari Lesti saat menyanyikan lagu “Cinta Hanya Sekali”. Lesti pun mengaku ingin terus melihat penampilan Mera di atas panggung.

Suasana duka menyelimuti panggung LIDA 2020 semalam. Wafatnya Ayahanda tercinta dari Selfi LIDA turut dirasakan oleh keluarga besar LIDA 2020. Irfan Hakim, Ramzi, Gilang Dirga dan Rara LIDA pun turut mengenang sosok Ayah Yamma bersama dengan Reza yang baru saja pergi bersama Selfi ke Samarinda untuk acara off air. Terlihat seisi penonton studio berlinang air mata saat para Host menghubungi Selfi untuk menyampaikan bela sungkawa.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (persero) Aas Asikin Idat (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Jumat, 03 April 2020 - 14:00 WIB

Sejumlah Tantangan Bisnis Selama Delapan Tahun Ditewati Pupuk Indonesia

Tepat pada hari ini, PT Pupuk Indonesia (Persero) sebagai Holding BUMN Pupuk genap berusia 8 tahun. HUT yang mengusung tema “Bersatu, Berkarya, Demi Indonesia” ini diperingati dengan suasana…

Hotel (Ilustrasi)

Jumat, 03 April 2020 - 13:15 WIB

Per Kamis Kemarin Jumlah Hotel yang Tutup Capai 826, Ini Respon Menparekraf

Jumlah hotel yang menutup sementara operasionalnya di tengah pandemi virus corona (COVID-19) bertambah. Per hari ini, sudah 826 hotel terpaksa tutup karena tak lagi memiliki pengunjung.

Ilustrasi pernikahan (Foto Ist)

Jumat, 03 April 2020 - 13:06 WIB

KUA Enggan Layani Akad Nikah, Gara-gara Corona?

Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama menerbitkan edaran baru terkait protokol penanganan Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) pada pelayanan kebimasislaman. Edaran yang ditujukan ke Kepala Kanwil…

Shopee Donasi dan Subsidi 1 Juta Masker untuk Indonesia

Jumat, 03 April 2020 - 13:00 WIB

Shopee Donasi dan Subsidi 1 Juta Masker untuk Indonesia

Shopee, platform e-commerce terpercaya di Asia Tenggara dan Taiwan, kembali memberikan donasi dan subsidi sebanyak 1 juta masker untuk dokter dan tenaga medis melalui Badan Nasional Penanggulangan…

Pembagian bingkisan terhadap orang miskin

Jumat, 03 April 2020 - 12:17 WIB

Sembako untuk Kaum Marjinal

Baru dua tahun belakangan ini, Karsidi (47), menjalani profesinya sebagai penjual koran keliling di Kota Semarang. Sebelum menjadi penjaja koran, ia menjalani pekerjaan sebagai pengumpul rongsok…