Menyikapi adanya virus corona, Ini Cerita Sebenarnya Langsung dari Wuhan

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 29 Januari 2020 - 08:28 WIB

Kota Wuhan (foto travel detik.com)
Kota Wuhan (foto travel detik.com)

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Menyikapi adanya virus corona yang mewabah di Wuhan, Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok cabang Wuhan (PPITW) mengeluarkan press release bertanggal 24 Januari 2020.  Press release bernomor 078/PPITW//PR/I/2020 ditanda-tangani oleh Rifqa Gusmida sebagai Sekr. dan Nur Musyafak sebagai Ketua PPITW.

Isi selengkapnya seperti ini: Sehubungan dengan penyebaran virus Corona misterius di Wuhan, China dan banyaknya informasi yang beredar, kami dari PPIT Wuhan mengabarkan bahwa:

Jumlah Mahasiwa dan WNI di Wuhan 93 orang (per 24 Januari,11.00 waktu Wuhan). Tidak ada laporan WNI di kota Wuhan yang terjangkit virus Corona. Semua mahasiswa rata-rata tinggal di asrama dan selalu dalam pantauan kampus.

Hampir seluruh kampus di Wuhan melakukan tindakan pencegahan dengan memberikan masker, sabun cair dan thermometer gratis kepada tiap mahasiswa. PPIT Wuhan selalu berkoordinasi dengan KBRI Beijing, Direktorat Perlindungan WNI dan BHI dan telah bergabung dengan group wechat untuk mempermudah komunikasi dan konsultasi. WNI di Wuhan dimonitor oleh KBRI Beijing tiap saat, KBRI meminta untuk tidak panik.

Akses transportasi memang di tutup sementara baik kereta, pesawat, bus dari maupun menuju Wuhan, untuk mengurangi resiko penyebaran virus Corona. Pemerintah pastikan supply ke Wuhan tidak terganggu dan supermarket akan tambah stok makanan.

Press release itu juga menyertakan nomor telepon yang bisa dihubungi untuk memastikan keadaan mahasiswa yang ada di Wuhan. Untuk informasi mengenai keadaan di Wuhan dapat menghubungi: 

Ketua PPIT Wuhan:

Nur Mussyafak: +86 156 2389 6756 

Kemenlu: 

Tony W. +62 821 2377 1163

KBRI Beijing:

Ariyanto Surojo +86 138 1128 4505

Yaya Sutarya +86 131 4645 3974

Budi Atyasa +86 135 5223 5327

 

Di Wuhan sendiri, PPITW memiliki ranting yang merupakan kampus-kampus di mana mahasiswa Indonesia menimba ilmu. Dan setiap ranting memiliki ketua-ketuanya masing-masing. Semua itu demi memudahkan koordinasi baik dalam keadaan normal maupun dalam keadaan yang seperti saat ini.

Ketua-ketua ranting tersebut pun siap untuk dihubungi kapan saja. 

Bisa ditanyakan apa saja tentang kondisi Wuhan saat ini. 

Juga tentang kondisi mahasiswa yang masih berada di sana. 

Nah, nama ketua ranting berikut nomor telponnya saya sertakan juga.

Central China Normal University Ketua Ranting: Muhammad Aris Ichwanto 

Wechat: marisichwanto WA: 085234674577

Wuhan University Ketua Ranting: Fahmi 

Wechat: imfahtida WA: 0895378895343

Wuhan University of Technology Ketua Ranting: Rian 

Wechat: alfiriantamara WA: 081383853510

Huazhong University of Science and Technology Ketua Ranting: Aas

Wechat: khoirulumamh WA: 081230241989

Jianghan University Ketua Ranting: Rio 

Wechat: cikal3701 WA: 08127651399

Ada beberapa universitas di luar kota Wuhan. 

Tetapi mereka bergabung menjadi satu ranting tiap kota dikarenakan jumlah mahasiswanya terlalu sedikit untuk menjadi ranting tersendiri. 

1. Xianning Ketua Ranting: Verrol 

Wechat: verroled WA: 085254093576

Jingzhou dan Xiangyang Ketua Ranting: Arief 

Wechat: AriefDimas99 WA: +8615607219978

Enshizhou Ketua Ranting: Marina 

Wechat: febrianamarina WA: +8618602792912

Huangshi Ketua Ranting: Kamal 

Wechat: mkikhsan16 WA: +8618672017390

Nama-nama beserta nomor telepon di atas dapat dihubungi kapan saja, untuk menanyakan keadaan para mahasiswa yang masih berada di Wuhan. 

Kami di Wuhan sangat menyayangkan adanya berita yang simpang siur yang beredar di media-media tanah air. 

Berita-berita tersebut tidak mencerminkan kebenaran yang terjadi.

Salah satu contohnya adalah berita yang mengatakan bahwa mahasiswa di Wuhan “tidak boleh keluar kamar”. 

Berita tersebut tentu saja membuat para orang tua di rumah khawatir. Apalagi kata tersebut dikutip dari pernyataan salah seorang mahasiswa yang berada di Wuhan. Tentu saja menggemparkan. Bukan saja warga di Indonesia. Kami juga ikut gempar.

Belakangan, setelah dikonfirmasi, ternyata tidak ada statement yang menyatakan “tidak boleh keluar kamar.” Kawan yang menjadi nara sumber mengatakan “nggak berani keluar kamar” . 

Kata boleh dan berani sangat berbeda artinya . Dan sudah pasti beda pemahamannya.

Berita lain juga beredar tentang mahasiswa asal Jawa Timur yang terjebak di Wuhan dalam kondisi logistik menipis. 

Tentu saja berita ini mengagetkan orang. Bahkan Ibu Gubernur Jawa Timur pun ikut mengklarifikasi. Ternyata sumber berita bukan dari rekan Jawa Timur yang berada di Wuhan, tetapi dari sumber lain. Dan berita tersebut pun sudah diklarifikasi dan diubah.

Dengan sejujurnya saya menyatakan bahwa kondisi kami di Wuhan baik-baik saja. 

Semua mahasiswa dalam keadaan sehat.

Ketersediaan bahan pangan tercukupi. Kalaupun menipis, masih ada supermarket yang buka. 

Seandainyapun kekurangan dana, kami masih memiliki dana di PPITW yang bisa digunakan untuk berbelanja.

Berita-berita yang tidak benar tersebut membuat kami sedikit stress dan panik. 

Padahal sudah berkali-kali diingatkan untuk tidak panik. Baik dari otoritas kampus, pemerintah China, maupun KBRI pun juga menyarankan untuk tetap tenang dan tidak panik.

Karena itu, kami memohon dukungan dan doa dari semua warga Indonesia. 

Dukunglah kami, "dengan tidak membuat berita yang tidak sesuai dengan kenyataan".

Dukunglah kami dengan menggunakan kata-kata yang sesuai dengan keadaan kami, bukan dengan kata-kata yang bombastis demi meraih rating. Kami bukan objek rating. 

Kami masih manusia. Kami masih warganegara Indonesia. 

Kami semua masih saudara, sahabat, anak, dari Anda semua. Salam hangat dari Wuhan.  ((Press Release PPI Tiongkok Cabang Wuhan, Nugraha Krisdiyanta. Jan 26, 2020).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Toni EB Subari, Direktur Utama Mandiri Syariah saat diskusi virtual

Jumat, 25 September 2020 - 16:31 WIB

Mandiri Syariah Jadikan Literasi dan Digitalisasi Kunci Perkembangan Perbankan Syariah Nasional

PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi perbankan syariah. Hal tersebut sebagai salah satu upaya mendukung perkembangan ekonomi syariah di Indonesia,…

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra atau akrab disapa Coach Teco

Jumat, 25 September 2020 - 16:00 WIB

Coach Teco dan Tim Serdadu Tridatu Bertolak ke Homebase Yogyakarta

Skuad Bali United terus melakukan berbagai persiapan dalam lanjutan Liga1-2020Tugas tambahan pun harus dijalani tim asal pulau dewata ini lantaran homebase yang harus berpindah ke pulau Jawa.…

Presiden Jokowi Resmikan Tol Pekanbaru-Dumai Secara Virtual

Jumat, 25 September 2020 - 15:13 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Tol Pekanbaru-Dumai Secara Virtual

Presiden Jokowi menyampaikanbahwatak hanya menjadi tol pertama bagi masyarakat di Provinsi Riau, namun keberadaan tol ini juga akan mendatangkan banyak manfaat khususnya bagi masyarakat di sekitar…

Malaysia Heath Care (Foto Ist)

Jumat, 25 September 2020 - 15:00 WIB

Malaysia Perkuat Sebagai Destinasi Wisata Kesehatan

Malaysia kembali meraih gelar bergengsi ‘Health and Medical Tourism: Destination of the Year’ dalam ajang International Medical Travel Journal (IMTJ) Medical Travel Awards 2020 yang berlangsung…

BCA & Desa Wisata Institute Gelar Workshop bagi 12 Desa Wisata Binaan

Jumat, 25 September 2020 - 14:03 WIB

BCA & Desa Wisata Institute Gelar Workshop bagi 12 Desa Wisata Binaan

BCA melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bakti BCA menggelar Workshop Digital Marketing 2020: Creative Storytelling bagi para pengurus 12 Desa Wisata Binaan BCA yang tersebar…