Kemenperin Pastikan Pengembangan Kawasan Industri Tekstil Akan Fokus di Pulau Jawa

Oleh : Ridwan | Jumat, 13 Desember 2019 - 13:30 WIB

Industri Tekstil
Industri Tekstil

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah telah merencanakan setidaknya lima wilayah di Pulau Jawa yang di dalamnya terdapat industri tekstil dan produk tekstil (TPT).

Direktur Perwilayahan Industri Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito menuturkan, penetapan pengembangan industri TPT akan fokus di Jawa. Mengingat sektor ini merupakan industri padat karya.

 

"Sementara, di luar Jawa diharapkan industri yang berbasis hilirisasi sumber daya alam seperti pertanian, perkebunan, minyak dan gas dan mineral batubara," tutur Warsito di Jakarta (13/12).

 

Berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035 yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 14 tahun 2015, wilayah Jawa yang akan dijadikan pusat industri adalah Kendal-Semarang-Demak, Jawa Tengah; Tuban-Lamongan-Gresik-Surabaya-Sidoarjo-Mojokerto-Bangkalan, Jawa Timur; Cilegon-Serang-Tangerang, Banten; Cirebon-Indramayu-Majalengka, Jawa Barat; Bogor-Bekasi-Purwakarta-Subang-Karawang, Jawa Barat.


"Industri TPT telah dimasukkan dalam rencana pengembangan oleh pemerintah daerah tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) itu," ujar Warsito.

Saat ini, pemerintah juga tengah merancang perencanaan percepatan pembangunan kawasan industri tekstil di Brebes, JawaTengah.

Selain itu, Warsito mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga sedang mengusulkan wilayah pusat pertumbuhan industri (WPPI), yaitu segitiga emas Rebana di sekitar daerah Subang, Indramayu, Majalengka dan Cirebon. Pemerintah daerah, kata dia, telah menyiapkan dokumen perencanaannya.

 

"Meski begitu, diharapkan daerah lain dapat dikembangkan pusat-pusat pertumbuhan industri tekstil dan produk tekstil sebagaimana di Jawa Barat," kata dia.

 

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Anne Patricia Sutanto berharap pemerintah dan pelaku industri bersama-sama mengkaji secara mendalam setiap daerah yang diusulkan untuk dijadikan kawasan industri.

"Sehingga bukan hanya kerangka atau kawasan yang ada, tetapi kawasan yang diminati industri TPT dan ekonomis sesuai dengan ekosistem kami. Kami sendiri siap kembangkan di sana," ujar Anne.


Anne mengatakan pelaku industri juga tengah mengusulkan pengembangan apparel park untuk industri TPT yang sedang dikajindalam ebam bulan ke depan.

Ia berharap nantinya konsep apparel park tidak seragam antara satu lokasi dengan lokasi lainnya, artinya setiap wilayah harus ada penyesuaian berdasarkan ekosistem industri.

Misalnya saja, ada beberapa daerah yang lebih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seperti Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Dalam enam bulan ke depan, Anne mengatakan akan menginventarisasikan sejumlah kawasan industri yang diusulkan, baik dari sisi sumber daya manusia, ketersediaan air, pengelolaan limbah, energi, hingga akses ke pelabuhan atau bandar udara.

"Walau konteksnya TPT, mungkin per daerah tidak one size fits all juga karena tergantung demografi atau kekuatan ekonomi di daerah itu," ujar Anne.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pabrik Kaca Lembaran

Selasa, 07 Juli 2020 - 16:15 WIB

RI Kembali Menang Telak dari Filipina, Industri Kaca Lembaran Siap Kuasai Pasar Negeri Revolusi Hijau

Komisi Tarif Filipina memutuskan menghentikan penyelidikan safeguard atas produk clear and tinted float glass tanpa pengenaan bea masuk kepada semua negara, termasuk Indonesia. Kemenangan Indonesia…

Kerja Sama Antara PPPA Daarul Qur'an dan Blibli ini Dilaksanakan Secara Daring

Selasa, 07 Juli 2020 - 16:10 WIB

Laznas PPPA Daarul Qur'an Luncurkan Kerja Sama Ziswaf dan Qurban dengan Blibli

Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) PPPA Daarul Qur'an meluncurkan kerja sama dengan Blibli dalam melakukan transaksi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf). Tak hanya untuk transaksi ziswaf,…

Ilustrasi Tour de Singkarak (Foto Ist)

Selasa, 07 Juli 2020 - 16:00 WIB

Riau Berharap Tour de Siak Digelar November 2020

Dinas Pariwisata Provinsi Riau memperkirakan kerugian industri pariwisata di 12 kabupaten dan kota di Riau akibat pandemi virus corona (Covid-19) mencapai sekitar Rp12 miliar. Karena itu Dinas…

ilustrasi HSBC

Selasa, 07 Juli 2020 - 15:40 WIB

HSBC Dukung Pemulihan Ekonomi, Komut Matthew: Asean Selalu Lebih Kuat Saat Bersatu Ketimbang Berjalan Sendiri

HSBC mendukung perjanjian bersama negara-negara anggota ASEAN untuk meningkatkan kerja sama reformasi dan integrasi dalam rangka membendung dampak kesehatan dan ekonomi yang ditimbulkan oleh…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 07 Juli 2020 - 15:15 WIB

Kabar Gembira Bu Sri Mulyani! BI Sepakat Berbagi Beban Biaya COVID-19, Ini Rinciannya...

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan dampak Covid-19 di bidang ekonomi membuat pemerintah mengubah postur APBN melalui Perpres 72/2020 yang memuat kenaikan belanja, defisit,…