Startup Logistic Platform, Anjelo Bidik Target 200 Ribu Transaksi di Tahun 2020

Oleh : Ridwan | Rabu, 11 Desember 2019 - 15:35 WIB

Co-Founder Anjelo Oky Kurniawan saat soft launching logistic platform Anjelo (Foto: Dok.Industry.co.id)
Co-Founder Anjelo Oky Kurniawan saat soft launching logistic platform Anjelo (Foto: Dok.Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pergeseran gaya hidup masyarakat dalam berbelanja membuat bisnis daring semakin naik daun. Menjamurnya berbagai toko online diikuti dengan meningkatnya penyedia jasa logistik dengan persaingan kompetitif.

Sayangnya begitu banyak pilihan memakan banyak waktu bagi para pelaku bisnis dalam menetukan jasa logistik yang ingin digunakan. Tidak sedikit dari mereka kurang tepat dan menyebabkan pembengkakan pada biaya operasional.

Berangkat dari fenomena tersebut, Anjelo perusahaan rintisan (startup) hadir sebagai logistic platform berbasis aplikasi dan website guna memudahkan para pelaku bisnis dalam memilih jasa pengiriman.

"Kami melihat saat ini para pelaku bisnis maupun masyarakat memilih banyak sekali pilihan jasa pengiriman, tetapi mereka tidak tahu apakah pilihan tersebut sudah tepat atau belum," kata Co-Founder Anjelo Oky Kurniawan di Jakarta (11/12).

Dijelaskan Oky, Anjelo menawarkan berbagai fitur, diantaranya perbandingan harga, durasi pengiriman, serta booking pick up. 

Keunggulan dari logistic aggregator ini adalah kemampuannya dalam menyediakan pilihan penyedia jasa logistik untuk berbagai kebutuhan logistics dari mulai lost mile delivery, freight meliputi udara maupun laut, layanan kepabeanan, hingga pergudangan.

Menurutnya, dengan adanya Anjelo, mereka bisa membandingkan harga maupun durasi waktu dari beberapa jasa pengiriman dengan sekaligus dan hanya dalam satu platform. 

Bukan hanya itu, tambah Oky, perusahaan startup besutannya ini juga memberikan berbagai macam pilihan layanan logistik sehingga dapat menjangkau segmen business to business (B2B) maupun customer to customer (C2C). 

Anjelo dengan fitur yang dimilikinya tidak hanya memberikan efisiensi waktu tetapi juga dapat menekan biaya operasional melalui pilihan jasa logistik yang tepat.

"Kami sudah melakukan ujicoba, dengan Anjelo bisa mempercepat pengiriman minimal 1 hari. Sedangkan dari sisi harga, Anjelo bisa lebih kompetitif jika memilih lebih dari 2-3 multimoda," terang Oky.

Lebih lanjut, Oky menjelaskan, cara kerja Anjelo yaitu menjalin kerjasama dengan perusahaan penyedia jasa logistik yang nantinya akan menjadi partner Anjelo. 

Oky berharap kehadiran Anjelo dapat menjadi solusi logistik baik di awal (fisrt mile), tengah (middle mile), dan akhir (last mile) dengan metode yang simple dan terpercaya.

"Kami tatap tahun 2020 dengan penuh optimis, diharapkan mampu mencapai target yang kami tetapkan sebesar 200 ribu transaksi. Kita coba diangkat itu dulu, sambil melihat marketnya," tutup Oky.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jakarta Child Aid Asia Bantu Anak Kurang Beruntung

Senin, 20 Januari 2020 - 12:00 WIB

Jakarta Child Aid Asia Bantu Anak Kurang Beruntung

Dalam rangka meningkatkan bakat anak-anak di Asia, Yayasan Sehati Indonesia menggelar Jakarta Child Aid Asia III dihelat di Auditorium Gedung Pusat Perfilman H Usmar Ismail Kuningan Jakarta…

Kebun Jagung (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Januari 2020 - 11:09 WIB

Stok Jagung Aman Hingga Panen Raya Maret 2020

Berbagai langkah koordinasi telah dilakukan oleh Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) dalam rangka mengamankan ketersediaan jagung khususnya…

Ben Marvin Tan Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Asia Pasifik

Senin, 20 Januari 2020 - 10:30 WIB

Apakah Anda Siap untuk Tren Teknologi Enterprise Terbesar Tahun 2020?

Seiring kita memasuki dekade yang baru, para CIO dan manajer teknologi terus mencari tren teknologi teratas berikutnya yang akan mendorong daya saing, efektivitas, kepuasan pelanggan, dan profitabilitas…

Petani sedang menyiapkan agens hayati

Senin, 20 Januari 2020 - 10:30 WIB

Kementan Antisipasi Dini Serangan Hama PBP Dengan Agens Hayati

Hama Oenggerek Batang Padi (PBP) salah satu hama utama yang sering menyerang tanaman padi, yang dapat menyebabkan kerusakan dari tingkat ringan, sedang, berat hingga puso. Hama PBP menyerang…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Senin, 20 Januari 2020 - 10:20 WIB

Ini Lima Strategi Kementerian PUPR Dalam Pengelolaan Cerdas Sumber Daya Air

Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi, pengelolaan SDA dapat memanfaatkan penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sehingga menghasilkan kualitas pengelolaan yang lebih…