Highlights
- LPG bersubsidi 3 kg tetap Rp19.000/tabung di pangkalan resmi, tidak naik hingga akhir 2026
- Bright Gas 5,5 kg naik menjadi Rp107.000 dan 12 kg Rp230.000/tabung sejak 16 September 2026
- Henry Hub turun 2,58% ke US$2,95/MMBtu, TTF Eropa stabil di US$860/1.000 m3
- JKM Asia US$24,68/MMBtu, kompetisi LNG Eropa-Asia makin ketat menjelang musim dingin
- Saudi Aramco CP Oktober naik: propana US$680/MT, butana US$730/MT
Daftar Isi: Harga LPG Indonesia | Bright Gas | Per Wilayah | Henry Hub | TTF Eropa | JKM Asia | Aramco CP | Faktor Harga | FAQ
Harga LPG Subsidi Hari Ini 2 Oktober 2026
Kementerian ESDM memastikan harga LPG bersubsidi tabung 3 kg tidak mengalami kenaikan pada Oktober 2026. Hal ini diungkapkan langsung oleh Dirjen Migas Laode Sulaeman. Pemerintah juga menjamin harga BBM bersubsidi (Pertalite dan Solar) tetap stabil hingga akhir tahun.
| Jenis LPG | Harga di Pangkalan | Harga di Pengecer | Keterangan |
|---|---|---|---|
| LPG 3 kg (Subsidi) | Rp19.000 | Rp22.000 | Tetap (HET) |
Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina tetap Rp19.000 per tabung. Di tingkat pengecer, harga mencapai Rp22.000 per tabung sudah termasuk ongkos kirim. Pemerintah mengimbau masyarakat membeli di pangkalan resmi untuk mendapatkan harga sesuai HET.
Harga LPG Non-Subsidi (Bright Gas)
PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga Bright Gas sejak 16 September 2026. Berikut harga agen yang berlaku untuk wilayah Pulau Jawa:
| Produk | Harga Sebelumnya | Harga Sekarang | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Bright Gas 5,5 kg | Rp102.000 | Rp107.000 | +Rp5.000 |
| Bright Gas 12 kg | Rp218.000 | Rp230.000 | +Rp12.000 |
Harga di atas merupakan Harga Jual Agen Bright Gas untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, dan NTB. Harga di tingkat pangkalan biasanya lebih mahal Rp15.000-20.000 per tabung.
Harga Bright Gas per Wilayah Indonesia
Harga Bright Gas bervariasi di setiap wilayah karena faktor ongkos distribusi. Berikut rincian harga agen per 1 Oktober 2026:
| Wilayah | Bright Gas 5,5 kg | Bright Gas 12 kg |
|---|---|---|
| Jawa, Bali, NTB | Rp107.000 | Rp230.000 |
| Sumatera, Kalimantan | Rp111.000 | Rp232.000 |
| Sulawesi, Maluku | Rp100.000 | Rp209.000 |
| Papua | Rp124.000 | Rp267.000 |
| Kepulauan Riau | Rp134.000 | Rp287.000 |
Kepulauan Riau menjadi wilayah termahal untuk Bright Gas karena biaya distribusi yang tinggi. Sebaliknya, Sulawesi dan Maluku justru lebih murah dari Jawa karena faktor subsidi distribusi regional.
Harga Gas Alam Dunia: Henry Hub
Henry Hub, benchmark gas alam untuk pasar Amerika Utara, berada di level US$2,95 per MMBtu pada perdagangan 2 Oktober 2026. Harga ini turun 2,58% atau US$0,08 dari posisi sebelumnya.
| Indikator | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| Henry Hub (Hari Ini) | US$2,95/MMBtu | -2,58% |
| 52-Week Range | US$2,54 - US$30,72 | Volatilitas tinggi |
| Perubahan Bulanan | +4,54% | Tren naik |
Penurunan harga Henry Hub dipengaruhi oleh stok gas alam yang memadai di fasilitas penyimpanan dan cuaca moderat di sebagian besar wilayah AS. Laporan penyimpanan EIA mingguan menjadi katalis harga jangka pendek utama.
TTF Eropa dan JKM Asia
Title Transfer Facility (TTF) di Belanda tercatat di US$860 per 1.000 meter kubik, relatif stabil menjelang musim dingin. Sementara Japan Korea Marker (JKM) di Asia berada di US$24,68 per MMBtu.
| Benchmark Gas Alam | Harga | Kawasan |
|---|---|---|
| Henry Hub | US$2,95/MMBtu | Amerika Utara |
| TTF | US$860/1k m3 | Eropa (Belanda) |
| JKM | US$24,68/MMBtu | Asia (Jepang-Korea) |
Spread JKM-TTF yang menyempit menandakan Eropa dan Asia bersaing agresif untuk kargo LNG yang sama. Gangguan produksi di fasilitas Ras Laffan Qatar memperparah kondisi ini karena mengurangi pasokan global.
Harga LPG Internasional: Saudi Aramco CP
Saudi Aramco menetapkan Contract Price (CP) untuk Oktober 2026 lebih tinggi dari bulan sebelumnya, mencerminkan permintaan kuat dari sektor petrokimia Asia.
| Produk | CP Oktober 2026 | Perubahan |
|---|---|---|
| Propana (C3) | US$680/MT | Naik |
| Butana (C4) | US$730/MT | Naik |
Harga CP Aramco menjadi patokan bagi kontrak LPG di seluruh Asia-Pasifik. Kenaikan propana dan butana akan berdampak pada harga LPG non-subsidi di Indonesia, termasuk Bright Gas.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Gas dan LPG Dunia
- Geopolitik Timur Tengah — ketegangan di Selat Hormuz meningkatkan biaya asuransi dan menyebabkan pengalihan rute kargo LNG
- Musim Dingin Belahan Bumi Utara — prediksi suhu musim dingin menjadi faktor utama permintaan gas alam untuk pemanasan
- Produksi LNG Qatar — gangguan produksi di Ras Laffan mengurangi pasokan global dan mendukung harga
- Transisi Energi — permintaan gas alam sebagai bahan bakar transisi dari batu bara terus meningkat
- Permintaan Petrokimia Asia — produsen PDH di China terus meningkatkan pembelian propana sebagai bahan baku
FAQ Seputar Harga LPG dan Gas
Apakah harga LPG 3 kg akan naik tahun ini?
Tidak. Pemerintah sudah mengonfirmasi harga LPG bersubsidi 3 kg tidak naik hingga akhir 2026. Anggaran subsidi sudah dialokasikan dalam APBN.
Mengapa harga Bright Gas naik?
Bright Gas tidak disubsidi pemerintah sehingga harganya mengikuti pasar internasional. Kenaikan CP Aramco dan permintaan petrokimia Asia mendorong harga LPG non-subsidi naik.
Apa bedanya Henry Hub, TTF, dan JKM?
Henry Hub adalah benchmark gas alam Amerika Utara, TTF untuk Eropa, dan JKM untuk Asia. Harga berbeda karena perbedaan pasokan, permintaan, dan biaya pengiriman LNG antar kawasan.
Bagaimana harga gas dunia mempengaruhi harga LPG di Indonesia?
Indonesia mengimpor sebagian besar LPG dari Timur Tengah. Saat harga CP Aramco naik, harga LPG non-subsidi (Bright Gas) ikut naik. LPG subsidi tidak terpengaruh karena harganya ditetapkan pemerintah.
Apakah musim dingin 2026 akan membuat harga gas naik tajam?
Tergantung cuaca. Jika musim dingin lebih dingin dari normal, harga gas bisa naik 30-50%. Namun stok gas Eropa saat ini dilaporkan cukup untuk menghadapi skenario normal.
Key Takeaways
- LPG 3 kg subsidi tetap Rp19.000 di pangkalan, dijamin tidak naik hingga akhir 2026
- Bright Gas naik Rp5.000-12.000/tabung mengikuti harga internasional
- Henry Hub US$2,95 turun, TTF Eropa US$860 stabil, JKM Asia US$24,68
- Aramco CP Oktober naik: propana US$680/MT, butana US$730/MT
- Beli LPG subsidi di pangkalan resmi untuk harga terbaik dan jaminan takaran