INDUSTRY.co.id, Jakarta - Singapore Tourism Board (STB) akan menyelenggarakan networking event MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) dengan menyediakan platform untuk diskusi dan menjalin relasi di antara para pelaku industri MICE pada 17 Maret 2017 di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.
Menurut Laporan dari International Congres and Convention Association (ICCA), industri MICE di Asia Pasifik mengalami pertumbuhan yang pesat dengan mencatat angka 20 persen dari total meeting di seluruh dunia.
"Kami sangat senang dapar bekerjasama dengan para mitra MICE kami. Singapura menawarkan fasilitas terkini dengan teknologi yang canggih untuk kegiatan bisnis," ujar Raymond Lim, Area Director STB Indonesia, Jakarta, Jumat (17/3/2017)
Ia juga mengatakan, untuk ke Singapura sudah gampang, sudah terjangkau. Setiap bulan dalam setahun, kita menawarkan berbagai kegiatan event, konser, atraksi, event olahraga yang dikemas wisata juga ada.
STB mendukung lebih dari 410 kegiatan bisnis yang berlangsung di Singapur meningkat 15 persen dibanding tahun 2015 dan menghasilkan $611 juta devisa, meningkat 28 persen dari tahun 2015. Singapura juga dilengkapi dengan ekosistem yang dinamis untuk segala kegiatan MICE.
"Banyak perusahaan asal Indonesia yang tertarik untuk melakukan kegiatan meeting dan insentif di Singapura, termasuk untuk berlayar di atas kapal pesiar," kata Lim.
Menurut Lim, Indonesia akan menduduki posisi pertama dengan jumlah kunjungannya ditahun ini.
"Contohnya, konser Coldplay, tiketnya hampir 20 persen dibeli masyarakat Indonesia," sambung Lim.
Untuk kuliner halal, tidak susah menemukan restoran yang halal, dan cruise kita sudah ada yang tersetifikasi, tetapi dapurnya saja, menunya sudah ada yang halal juga.
Singapura menjadi destinasi ideal sebagai Asia's Top Convention City Terbaik di Asia menurut laporan dari ICCA (Congres and Convention Association). Singapura juga menduduki peringkat atas dalam jumlah meeting pe-kota dan dikategorikan sebagai pasar MICE terbesar se-Asia Tenggara.