INDUSTRY.co.id - Bogor - Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) melakukan launching buku Kinerja Penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) 2019 dan media visit ke pelayanan Zona Air Minum Prima (ZAMP) di Kawasan Sentul, Bogor, Kamis (28/11/2019).
Guna mendukung Pemerintah dalam mewujudkan pencapaian akses air minum layak sebesar 100% dan akses air minum aman 15% di tahun 2024, Pemerintah telah melakukan sinergitas peningkatan kinerja BUMD Air Minum dibeberapa daerah di seluruh tanah air. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat peningkatan kinerja BUMD Air Minum sebagai operator penyelenggaraaan SPAM di daerah.
Melalui sinergitas antar stakeholder tersebut, diharapkan Kinerja BUMD Air Minum dapat meningkat secara cepat sehingga dapat mendukung pemerintah daerah menyediakan air minum yang memenuhi syarat kualitas, kuantitas dan kontinuitas bagi masyarakat
"Pemenuhan akses air minum merupakan tugas layanan dasar yang harus dipenuhi Pemerintah Daerah (Pemda) kepada masyarakat. Sayangnya belum semua Pemda menjalankan tugas tersebut secara maksimal," kata Ketua BPPSPAM, Bambang Sudiatmo dalam sambutanya pada acara Launching Buku Penyelenggara SPAM dan Media Visit Layanan ZAMP.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) capaian akses air minum layak pada tahun 2018 baru mencapai 87,75% dengan capaian kepemilikan akses perpipaan 20,14% terhadap total penduduk. Adapun estimasi capaian untuk air minum aman nasional atas proxy hasil survey kualitas air baru mencapai 6,8%.
"Oleh karena itu, diperlukan kerja keras dari semua pihak yang terkait untuk segera memenuhi gap pencapaian akses air minum layak sebesar 12,25% dan akses air minum aman sebesar 8,2%," kata Bambang.
Bambang menambahkan, dalam rangka mendorong percepatan pemenuhan akses air minum layak, dalam Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Nasional (RPJMN) periode 2020-2024, Pemerintah telah menetapkan target akses air minum layak sebesar 100% dan akses air minum aman 15% di tahun 2024 dengan Major Project pembangunan 10 Juta SR, dalam jangka waktu 5 tahun kedepan.
Beberapa faktor yang harus dipenuhi untuk mencapai target tersebut antara lain, 100 % PDAM memiliki kinerja yang sehat, tingkat kebocoran (NRW) PDAM 25%, 514 Kab/Kota memiliki SK Kepala Daerah tentang tarif dan perda penyertaan modal, 100 PDAM memiliki dokumen Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM), 37 PDAM menerapkan dengan layanan Zona Air Minum Prima (ZAMP), 12 PDAM menerapkan Smart Water Management dan Pembangunan 10 juta sambungan rumah (SR) dalam jangka waktu 5 tahun kedepan.