Raih ASRRAT 2019, APP Sinar Mas Tunjukkan Konsistensi Penerapan Standar Pelaporan Keberlanjutan Global

Oleh : Krishna Anindyo | Rabu, 27 November 2019 - 13:29 WIB

Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2019
Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2019

INDUSTRY.co.id - Bali, Untuk ketujuh kalinya Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas meraih penghargaan pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2019 yang sebelumnya lebih dikenal dengan Sustainability Reporting Awards. 

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Michele Lemmens, regional head ASEAN Hub at Global Reporting Initiative (GRI), didampingi oleh Ali Darwin, CSRA Chairman, board of director National Center for Sustainability Reporting (NCSR) kepada Manajer Sustainability & Stakeholder Engagement APP Sinar Mas Sera Noviany.

Tahun ini, APP Sinar Mas meraih penghargaan untuk kategori perak, serta berkompetisi dengan 50 perusahaan dan organisasi lainnya di Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Bangladesh untuk mendapat penilaian terbaik dalam pengaplikasian standar GRI dalam laporan keberlanjutannya.

“Terpilihnya APP Sinar Mas untuk ketujuh kalinya ini menjadi bukti komitmen kami dalam menerapkan standar pelaporan yang terdepan dan transparan atas praktik bisnis berkelanjutan yang kami lakukan selama ini,” kata Chief Sustainability Officer APP Sinar Mas Elim Sritaba.

Dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2018, APP Sinar Mas melaporkan kemajuan yang berhasil diraih terkait target-target yang ada dalam Peta Jalan Keberlanjutan APP Sinar Mas : Visi 2020 (APP Sustainability Roadmap: Vision 2020 / SRV2020). 

Kemajuan yang dilaporkan meliputi peningkatan dalam manajemen operasional pabrik, dan juga keberhasilan program di bidang perlindungan hutan sebagaimana yang tertuang dalam Kebijakan Konservasi Hutan (Forest Conservation Policy).

“Di sisi operasional pabrik kami, APP Sinar Mas telah berhasil menurunkan jumlah sampah (solid waste) yang dibuang ke landfill lebih dari 41%, dan mengurangi 24% intensitas air dalam proses produksi dibanding pada awal penerapan SRV2020. Kami juga berhasil menurunkan luas area yang terkena dampak kebakaran hutan menjadi 0,07% dari total area konsesi pemasok kayu, menurunkan tingkat perubahan tutupan hutan (deforestasi) yang disebabkan oleh pihak ketiga di area kawasan lindung pemasok APP Sinar Mas menjadi 0,14%, serta telah menerapkan program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) pada 284 desa di sekitar konsesi perusahaan,” tutur Elim.

Pada tahun sebelumnya, APP Sinar Mas meraih penghargaan perunggu pada ajang yang sama. Standar GRI bertujuan untuk membantu pelaku bisnis, pemerintah, dan organisasi lain memahami dan mengkomunikasikan dampak bisnis bagi keberlanjutan ekonomi, lingkungan, dan sosial. 

Sejak tahun 2007, APP Sinar Mas telah menyusun Laporan Keberlanjutan berdasarkan standar GRI yang menjadi acuan standar laporan keberlanjutan tingkat global.

Melalui penghargaan tersebut, NCSR selaku penyelenggara mengapresiasi komitmen APP Sinar Mas sebagai salah satu perusahaan yang terdepan dan konsisten dalam menerapkan standar Global Reporting Initiative (GRI) untuk pelaporan keberlanjutannya. 

“Kami berharap pencapaian ini dapat mendorong peningkatan bukan hanya tentang bisnis semata, melainkan turut berkontribusi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, serta menjaga lingkungan, melalui produk, inovasi, dan komitmen keberlanjutan kami. Karena kami percaya melalui dukungan dari berbagai pihak, kontribusi yang kami lakukan hari ini adalah untuk kebaikan di masa yang akan datang” tutup Elim.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Selasa, 22 Juni 2021 - 09:13 WIB

PerLKPP Baru Diterbitkan, Menteri Basuki : Pengadaan Barang dan Jasa Harus Kompetitif, Transparan, dan Akuntabel

Menteri PUPR Basuki mengatakan bahwa pada prinsipnya pengadaan barang dan jasa ini harus kompetitif, transparan, dan akuntabel karena Indonesia mempunyai ribuan penyedia jasa baik besar maupun…

Gelombang digitalisasi mendorong banyak pelaku UMKM untuk memperluas pasarnya

Selasa, 22 Juni 2021 - 09:00 WIB

Pemanfaatan Digital Skills dengan Benar Selamatkan Bisnis di Masa Pandemi

Masa pandemi Covid-19 yang telah berlangsung setahun lebih yang berdampak pada bisnis dan perekonomian, serta dalam pemanfaatan digital ternyata mampu untuk membuat pelaku usaha dan UMKM bisa…

Sawah yang menguning siap panen

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:46 WIB

Apresiasi Pakar Pangan UB Untuk Indonesia Sebagai Anggota Dewan FAO

Pakar ketahanan pangan dari Universitas Brawijaya (UB) Malang, Dr Sujarwo menyampaikan selamat sekaligus apresiasi setinggi-tingginya atas terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Dewan FAO yang…

Ilustrasi Berinternet (Ist)

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:15 WIB

Pengguna Internet Makin Meningkat, Ini Cara untuk Melindungi Data Pribadi

Menurut data yang dihimpun Social-Hootsuite pada Januari 2021 menunjukan pengguna internet di Indonesia tumbuh 15,5 persen atau sebesar 27 juta orang selama pandemi. Sementara pengguna media…

Desa Wisata Denai Lama, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Dok: Kemenparekraf)

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:00 WIB

Sandiaga Berharap Desa Wisata jadi Lokomotif Perkembangan Ekonomi di Indonesia

Dalam Webinar Desa Wisata – Desa Kreatif Sumatera Selatan, yang diikuti oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan…