Ekspor Sawit ke India Kembali Normal

Oleh : Kormen Barus | Sabtu, 23 November 2019 - 06:56 WIB

kelapa sawit
kelapa sawit

INDUSTRY.co.id, Jakarta- Ekspor minyak sawit Indonesia ke India meningkat tajam 51% pada September 2019 dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 481 ribu ton. Kembalinya pasar India ini menyusul perubahan kebijakan tarif bea masuk produk sawit dari Indonesia yang menjadi sama dengan tarif untuk produk minyak sawit dari Malaysia ke negara Asia Selatan tersebut.

Dari data yang diolah GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia), produksi minyak sawit Indonesia per September 2019 (year to date) mencapai 36 juta ton atau naik 13% dibandingkan produksi pada periode yang sama tahun 2018. Dari total produksi tersebut, yang terserap di pasar ekspor mencapai 26 juta ton.

“Volume ekspor tersebut naik 13% dibandingkan ekspor Agustus 2019 dan naik 4% dibandingkan ekspor pada periode yang sama tahun 2018,” ujar Mukti Sardjono,Direktur Eksekutif GAPKI, dalam siaran persnya yang diterima redaksi Industry.co.id, Sabtu (23/11/2019). 

Pada aspek produksi, produksi September 2019 turun sekitar 2% dibandingkan bulan sebelumnya. Sejumlah provinsi yang mencatat penurunan produksi antara lain Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, dan Jambi. Namun penurunan produksi ini tertutupi dengan kenaikan produksi di provinsi-provinsi lain. Sampai dengan bulan September tahun ini, hujan masih belum turun sehingga telah terjadi water deficit yang mempengaruhi pembentukan bunga betina.  Selain itu, kemarau panjang sepanjang tahun 2019  juga menyebabkan pemupukan masih belum dapat dilakukan.  Kedua hal tersebut akan mempengaruhi pencapaian produksi tahun depan.

Sementara itu, konsumsi domestik minyak sawit sampai dengan bulan September mencapai 13,1 juta ton atau sekitar 38% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penyerapan minyak sawit terbesar di pasar domestik adalah untuk biodiesel yang meningkat dua kali lipat.  

Untuk pasar ekspor bulan September dibandingkan Agustus 2019, kenaikan  terjadi pada semua semua produk kecuali biodiesel dan minyak laurat.   Penurunan ekspor biodiesel yang besar terjadi pada pasar tujuan Tiongkok, negara Asia Tenggara dan Asia Timur lainnya. Meskipun demikian, volume ekspor terbesar sampai dengan September 2019 (year to date) masih ke Tiongkok sebesar 4,8 juta ton. Diikuti oleh Uni Eropa sebesar 4 juta ton, negara-negara Asia Tenggara dan Asia Timur selain Tiongkok sebesar 3,8 juta ton, Afrika sebesar 3,7 juta ton, dan India 3,3 juta ton. 

Untuk volume ekspor September 2019 saja, ekspor terbesar adalah ke Afrika sebanyak 687 ribu ton atau senilai USD 402 juta. Diikuti oleh Tiongkok 560 ribu ton (USD 286 juta), India 481 ribu ton (USD 238 juta), dan Uni Eropa 315 ribu ton (USD 155,6 juta). 

Dengan produksi, ekspor, dan konsumsi seperti tersebut di atas, stok minyak sawit pada bulan September 2019 turun 2% dibandingkan stok bulan sebelumnya menjadi 3,73 juta ton.

Dari segi harga, minyak sawit telah menunjukkan kenaikan yang konsisten sejak Juli 2019 dan mencapai USD 680 cif Rotterdam.  Selain karena memasuki musim dingin, di mana harga lemak dan minyak pada umumnya naik, juga disebabkan oleh turunnya stok karena produksi yang kurang baik serta kekhawatiran berkurangnya ekspor minyak sawit  Indonesia karena digunakan untuk energi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

ShopBack ShopFest 2019

Senin, 09 Desember 2019 - 10:00 WIB

ShopBack ShopFest 2019 Catat Nilai Transaksi Terbesar Selama Tiga Tahun Penyelenggaraan

ShopBack ShopFest 2019, festival belanja online akhir tahun dari ShopBack mencatat peningkatan nilai transaksi hingga lebih dari enam kali lipat dibanding tahun lalu. Ini merupakan nilai transaksi…

CEO & Founder Bhinneka.Com, Hendrik Tio

Senin, 09 Desember 2019 - 09:56 WIB

Bhinneka.Com Terima Penghargaan dari Direktorat Jenderal Pajak

Jakarta – Di pengujung tahun ini, PT Bhinneka Mentaridimensi (Bhinneka.Com), B2B2B Business Super-Ecosystem, kembali memperoleh apresiasi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai Pembayar…

GE Healthcare

Senin, 09 Desember 2019 - 09:30 WIB

Agen Informatika Pencitraan GE Healthcare Bersertifikat Halal

Dua agen kontras GE Healthcare telah disertifikasi halal, memperbanyak pilihan radiologis untuk pasien mereka di Indonesia. Omnipaque dan Visipaque, yang membentuk lebih dari sepertiga pasar…

Qantas Air (Foto Dok Qantas)

Senin, 09 Desember 2019 - 09:00 WIB

Travelport dan Qantas Melanjutkan Peluncuran NDC di Asia-Pasifik

Sebagai kelanjutan dari dukungan kepada New Distribution Capability yang digunakan oleh Qantas, termasuk Qantas Distribution Platform (QDP), Travelport, perusahaan teknologi terkemuka yang melayani…

Pedagang daging ayam di sebuah pasar tradisional

Senin, 09 Desember 2019 - 08:35 WIB

Timor Leste Tujuan Ekspor Pakan dan Daging Olahan

Surabaya - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus melipatgandakan ekspor produk pertanian termasuk peternakan hingga meningkat tiga kali lipat. Langkah nyata yang ditempuh…