JDMU Selection Memukau Penonton

Oleh : Herry Barus | Senin, 18 November 2019 - 11:30 WIB

JDMU Selection Memukau Penonton
JDMU Selection Memukau Penonton

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Keberadaan Jakarta Dance Meet Up (JDMU) diharapkan bisa dijadikan sarana komunikasi antar penari dan koreografer untuk terus menghasilkan karya tari yang mumpuni demi kemajuan tari Indonesia. 

JDMU Selection merupakan kelanjutan dari JDMU Reguler. JDMU Reguler adalah  pertemuan antar komunitas tari di Jakarta tersebut diharapkan menghasilkan karya-karya baru lewat pertunjukan yang diselenggarakan. Gagasan penciptaan dan karya yang pertunjukkan itu akan diuji lewat berbagai pengamatan dan diskusi karya. Dengan begitu, JDMU Selection adalah sepilihan karya-karya yang mempunyai potensi untuk dilanjutkan ke model produksi yang lebih kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Tahap ini merupakan akumulasi dari pengalaman yang didapatkan setiap komunitas di JDMU Reguler.    

Karena kelompok tari di tahap ini merupakan pilihan dari komunitas yang bergabung di tahap sebelumnya, maka untuk memperdalam apa sudah mereka dapatkan, program ini memberikan fasilitas ChoreoLab kepada setiap komunitas di JDMU Selection. Fasilitas ini memungkinkan komunitas-komunitas seni tersebut untuk mendapatkan pandangan-pandangan baru dalam menciptakan karya dari narasumber yang beragam, tak hanya dari dunia tari tetapi juga dari disiplin seni lainnya. Keberbagaian cara melihat yang terdapat dalam berbagai disiplin seni itulah yang diharapkan memunculkan gagasan penciptaan baru di ChoreoLab.  

Dalam ChoreoLab, peserta JDMU mendapat masukan berupa kelas  dari sejumlah pihak dari berbagai keahlian, seperti Iskandar K Loedin(Artistik) Otto Siddharta (Musik) dan Anusirwan (tari). Selain itu, seluruh aktivitas, evaluasi serta perkembangan JDMU juga dibukukan yang ditulis oleh pengamat tari Fariq Alfaruqi. Dengan demikian manfaat JDMU bukan saja dirasakan langsung peserta JDMU, tapi juga terdokumentasi dan tertulis dalam bentuk buku yang dapat dipelajari masyarakat luas. Untuk menjaga keberlangsungan  JDMU ini memiliki board executive yang bertugas merumuskan dan menyelenggaran yang terdiri dari Hartati, Rusdy Rukmarata, Yola Yulfianti dan Josh Marcy.

Yola Yulfianti selaku komite tari Dewan Kesenian Jakarta menegaskan, “JDMU Selection ini pada prinsipnya tidak hanya memperkuat jejaring antar komunitas yang sudah terbentuk, tetapi juga menitik-beratkan pada penguatan kerja-kerja di belakang layar, proses kreatif, dan sebagainya.” Oleh karena itu, aspek-aspek yang berkaitan dengan pendalaman materi, penguatan konsep, pengujian gagasan, dan sebagainya, mendapat tempat yang lebih banyak dan lebih kompeten.     

Untuk itu, peserta juga mengikuti sejumlah kegiatan yang diharapkan mampu merangsang gagasan karya serta wawasan serta jejaring untuk menjadi yang lebih baik. Acara-acara tersebut meliputi :

1.         September : FGD tentang gagasan dan konsep karya 

Hanya dihadiri oleh koreografer dan membawa gagasan karya baru

2.         Oktober : FGD tentang struktur karya, skenografi, musik untuk tari, persentasi proses karya

Setiap koreografer presentasi progres karya (dengan penari) dan diskusi 

3.         November: presentasi progres karya (dengan penari) dan diskusi.

 

Nama koreografer dan komunitas yang terpilih :

1.         Abu Hasan Lobubun (Daun Gatal)

2.         Alisa Soelaeman (Alisa Soelaeman Danceworks)

3.         Annisa Nurkhadijah  (KIG Dance Community UPI Bandung)

4.         Bathara Saverigadi Dewandro (Swargaloka Art)

5.         Ken Nala Amrytha ( EKI ON CALL)

6.         Nudiandra Sarasvati (MUDAMOVE)

7.         Marich Prakoso Kekasih (Kreativitat Dance Indonesia)

8.         Trianna Ambarwati ( Lentera Fannani)

Pentas JDMU Selecion akan diadakan pada tanggal 15 dan 16 November 2019 di Gedung Kesenian Jakarta.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sabtu, 07 Desember 2019 - 07:00 WIB

UNEP : 76% Karhutla 2019 di Lahan Terlantar

Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Environment Programme (UNEP) mengeluarkan data terbaru yang menyatakan luasan hutan dan lahan terbakar pada tujuh provinsi di…

BKPM Kembali Gelar Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah dengan KPBU Pengembangan Kawasan Jogja Agro Techno Park

Sabtu, 07 Desember 2019 - 07:00 WIB

BKPM Kembali Gelar Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah dengan KPBU Pengembangan Kawasan Jogja Agro Techno Park

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas serta Kantor Bersama Kerjasama…

Laksamana Muda TNI (Purn) Untung Suropati

Sabtu, 07 Desember 2019 - 06:00 WIB

Untung Surapati akan Merehab Rumah Bung Karno di Surabaya

Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, Surabaya memiliki peran penting. Selain sebagai kota perdagangan dan kota maritim, Surbaya juga menjadi kota pahlawan yang menyimpan berbagai sejarah…

Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P

Sabtu, 07 Desember 2019 - 05:00 WIB

Panglima TNI : Gunakan Filosofi Ala Bisa Karena Biasa

Gunakan filosofi “ala bisa karena biasa” yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan, dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan serta evaluasi dari setiap tahapan…

Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han),

Sabtu, 07 Desember 2019 - 05:00 WIB

Pangdivif 2 Kostrad Kunjungi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad di Merauke

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han), didampingi Asops Kasdivif 2 Kostrad Kolonel Inf Septa Viandi Dwi dan Danbrigif Mekanis Raider…