- eFootball, yang sebelumnya dikenal sebagai Pro Evolution Soccer (PES), beralih ke model free-to-play dan mesin Unreal Engine 4 pada tahun 2021, dengan fokus pada pengalaman daring.
- Game ini telah mencapai lebih dari 950 juta unduhan di seluruh dunia pada Januari 2026, mendekati angka 1 miliar unduhan, terutama didorong oleh versi seluler.
- Pembaruan eFootball 2026 menghadirkan peningkatan signifikan pada grafis, kontrol, dan fitur kustomisasi stadion, serta mode "My League" dan "Co-op" yang terus berkembang.
Perjalanan eFootball, yang sebelumnya dikenal sebagai Pro Evolution Soccer (PES), telah mengalami transformasi besar sejak awal kemunculannya. Dari game berbayar tahunan, kini eFootball bertransformasi menjadi platform simulasi sepak bola "free-to-play" yang terus diperbarui secara berkala, dengan fokus kuat pada pengalaman daring dan kompatibilitas lintas platform. Perubahan ini dimulai pada tahun 2021, saat Konami merilis eFootball 2022, menandai era baru bagi waralaba yang telah lama dikenal.
Transformasi dari PES ke eFootball
Perjalanan eFootball dimulai jauh sebelum namanya yang sekarang, tepatnya pada tahun 1994 dengan nama International Superstar Soccer (ISS). Setelah itu, seri ini berkembang menjadi Pro Evolution Soccer (PES) atau Winning Eleven di Jepang, yang dikenal sebagai salah satu waralaba game sepak bola paling dicintai selama hampir tiga dekade. Pada tahun 2021, Konami membuat keputusan besar untuk mengubah nama PES menjadi eFootball, mengadopsi model "free-to-play" dan beralih ke Unreal Engine 4.
Perubahan ini bertujuan untuk menawarkan pengalaman bermain yang lebih inklusif dan dapat diakses oleh lebih banyak pemain di berbagai platform, termasuk konsol, PC, dan seluler. Meskipun peluncuran awal eFootball 2022 pada 30 September 2021 mendapat kritik pedas karena grafis yang "mengerikan", kurangnya konten, dan kontrol yang rewel, Konami dengan cepat merilis pembaruan besar 1.0 pada 14 April 2022 untuk mengatasi masalah tersebut. Sejak saat itu, Konami berkomitmen untuk menyediakan pembaruan konten musiman secara berkala, menggantikan model rilis game tahunan.
Keputusan untuk beralih ke model "free-to-play" terbukti berhasil dalam menjangkau audiens yang lebih luas. Hingga Januari 2026, eFootball telah melampaui 950 juta unduhan di seluruh dunia, mendekati angka fantastis 1 miliar unduhan. Versi seluler memainkan peran krusial dalam pencapaian ini, dengan peningkatan pendapatan sebesar $163 juta atau 126% pada tahun 2023. Ini menunjukkan bahwa strategi "free-to-play" dengan fokus pada mikrotransaksi dan konten tambahan opsional menjadi mesin pendapatan utama bagi Konami.
Fitur dan Peningkatan Gameplay Terkini
Setiap tahun, eFootball terus menghadirkan pembaruan signifikan untuk meningkatkan pengalaman bermain. Misalnya, eFootball 2026 Mobile yang dirilis pada 14 Agustus 2025, membawa 8 fitur baru yang menarik. Peningkatan grafis yang signifikan di versi seluler ini memungkinkan pengguna merasakan pengalaman visual setara konsol.
Pembaruan versi 5.0.0 pada 15 Agustus 2025 juga menghadirkan lebih dari 80 peningkatan gameplay, termasuk gerakan pemain yang lebih realistis, kontrol pertahanan yang ditingkatkan, serta animasi baru untuk dribel dan "trapping". Kalian juga bisa menemukan fitur "Kick Cancel Command" untuk membatalkan "passing" dan kontrol tendangan bebas yang lebih baik, khususnya untuk perangkat seluler.
Selain itu, eFootball terus memperkenalkan mode permainan baru untuk menjaga kesegaran dan daya tarik game. Mode "My League" yang diperkenalkan pada Desember 2023, memungkinkan kalian menggunakan "Dream Team" untuk bersaing dalam kejuaraan melawan AI. Mode "Co-op" juga telah diperbarui, memungkinkan kalian bermain solo atau 3 vs 3, serta "mini-games" baru yang dapat diakses setiap hari. Fitur kustomisasi stadion juga menjadi daya tarik baru yang memungkinkan kalian mendesain stadion impian.
Dampak dan Masa Depan eFootball
Transformasi eFootball menjadi platform "free-to-play" telah mengubah lanskap game sepak bola digital secara drastis. Dengan lebih dari 950 juta unduhan global pada Januari 2026, game ini telah berhasil menarik audiens yang sangat besar. Model bisnis ini, yang mengandalkan mikrotransaksi untuk pendapatan, telah terbukti sangat menguntungkan bagi Konami, dengan pendapatan seluler tumbuh $163 juta pada tahun 2023.
eFootball juga menjadi bagian integral dari kompetisi esports internasional, termasuk International Esports Federation's World Championship, Northern and Eastern Europe League (NEEC), dan FIFAe World Cup. Konami secara aktif mengumumkan "Challenger Series" menuju FIFAe World Cup 2026, menunjukkan komitmen mereka terhadap ekosistem esports. Ini memberikan panggung global bagi para pemain eFootball untuk bersaing dan menunjukkan keahlian mereka.
Meskipun ada pergeseran fokus dari mode "offline" klasik seperti Master League ke mode "online" seperti Dream Team, eFootball terus berupaya menyeimbangkan pengalaman bermain. Pembaruan seperti "Link-Up Play" dan kustomisasi stadion yang hadir di eFootball 2025 dan eFootball 2026 menunjukkan bahwa Konami terus berinovasi. Dengan rilis eFootball Kick-Off! untuk Nintendo Switch 2 pada Juni 2026, game ini akan semakin memperluas jangkauan platformnya.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Perbedaan utama adalah eFootball mengadopsi model "free-to-play" dan fokus pada pengalaman daring dengan pembaruan musiman, sementara PES adalah game berbayar dengan rilis tahunan dan mode "offline" yang kaya.
eFootball 2022, sebagai versi pertama setelah rebranding dari PES, dirilis pada 30 September 2021 untuk konsol dan PC, serta 2 Juni 2022 untuk Android dan iOS.
Hingga Januari 2026, eFootball telah melampaui 950 juta unduhan di seluruh dunia, mendekati angka 1 miliar.
Ya, Konami mengumumkan eFootball Kick-Off! untuk Nintendo Switch 2, yang dijadwalkan rilis pada 3 Juni 2026.
- Transformasi Berani: Konami mengubah PES menjadi eFootball dengan model "free-to-play" dan "engine" baru, menarik jutaan pemain baru.
- Fokus pada Daring: Pergeseran ke pengalaman "online", "Dream Team", dan "esports" menjadi inti dari strategi eFootball saat ini.
- Inovasi Berkelanjutan: Konami terus menghadirkan pembaruan grafis, kontrol, dan fitur baru seperti kustomisasi stadion untuk menjaga relevansi game.