INDUSTRY.co.id - Jakarta- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 22 poin, atau 0,4%, ke posisi 5.431,59 pada Selasa (14/03/2017) dibandingkan pada penutupan Senin (13/03/2017).
Kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini didukung oleh kenaikan harga 167 saham, terutama saham-saham sektor infrastruktur dan sektor perdagangan. Disamping itu, terdapat 295 saham yang harganya turun, 116 saham harganya stagnan dan 139 saham tidak ditransaksikan sama sekali.
Total transaksi jual-bei saham di BEI pada hari ini tercatat sebesar Rp13,471 triliun dengan total volume transaksi sebanyak 24,790 juta unit saham. Sementara itu investor asing melakukan aksi beli saham bersih (net buying) sebesar Rp459 juta dengan volume transaksi sebanyak 246 juta unit saham.
Kenaikan IHSG juga didukung oleh kenaikan indeks sektoral sepanjang perdagangan hari ini. Sebanyak 7 dari 10 indeks sektoral di BEI mengalami kenaikan. Kenaikan terbesar dialami oleh indeks sektor infrastruktur sebesar 15,37 poin, atau 1,43%, ke posisi 1.088 dan diikuti oleh indeks sektor perdagangan yang meningkat 7,83 poin, atau 0,89%, ke posisi 885.
Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan masuk ke dalam top gainers adalah saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang harganya naik Rp140, atau 6,6%, menjadi Rp2.260 per unit, saham PT Tambang Batu Bara Bukit Asam Tbk (PTBA) yang harganya terangkat Rp400, atau 3,8%, menjadi Rp10.800 per unit dan saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) yang harganya meningkat Rp120, atau 2,7%, menjadi Rp4.630 per unit.
Disamping itu, saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan cukup dalam dan masuk dalam top losers adalah saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) yang harganya tergerus Rp10, atau 2,9%, menjadi Rp334 per unit, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang harganya susut Rp20, atau 2,8%, menjadi Rp705 per unit dan saham PT MNC Nusantara Tbk (MNCN) yang turun Rp45, atau 2,6%, menjadi Rp1.705 per unit.***