Gandeng Jepang, Pembangkit Listrik Tenaga Ocean Thermal Energy Conversion (PLT OTEC) Kapasitas 5 MW Segera Dikembangkan

Oleh : Kormen Barus | Senin, 14 Oktober 2019 - 12:48 WIB

Ilustrasi energi panas bumi (ist)
Ilustrasi energi panas bumi (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kementerian ESDM melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL), Badan Litbang ESDM bersama Saga University, Jepang akan mengembangkan pilot project Pembangkit Listrik Tenaga Ocean Thermal Energy Conversion (PLT OTEC) dengan kapasitas 5 MW di perairan Bali Utara.

"Pembahasan telah kami lakukan bersama Deputi Direktur Ocean of Energy, Saga University, Jepang, Yasuyuki Ikegami di Jakarta 27 Juni kemarin. Saga University menyampaikan usulan pemilihan lokasi ini berdasarkan hasil penelitian P3GL di perairan Bali Utara," ujar Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana di Jakarta beberapa waktu lalu.

Usai pertemuan tersebut, ungkap Dadan, tim Saga University dan Badan Litbang ESDM telah berkoordinasi dengan PT. PLN (Persero) untuk menyampaikan rencana kerja sama pengembangan pilot plant dan meminta dukungan untuk pelaksanaan kerja sama tersebut.

OTEC sendiri merupakan bagian dari energi baru terbarukan yang bersumber dari perbedaan temperatur air laut yang mudah ditemukan pada perairan laut tropis. Teknologi OTEC selain menghasilkan pembangkit listrik, juga menghasilkan beberapa produk yaitu lithium, hidrogen, air mineral, pengembangan aquacultur, portable water.

Potensi OTEC di perairan Indonesia diprediksi bisa menghasilkan daya sekitar 240.000 MW. Setelah dipetakan bahwa di Indonesia bagian timur memiliki nilai perbedaan temperatur yang lebih besar antara lain perairan Bali Utara dengan perbedaan lebih besar dari 20 derajat dibanding Indonesia bagian barat.

Perairan Bali Utara termasuk dalam wilayah Kabupaten Singaraja Provinsi Bali, daerah ini telah lama dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi industri pariwisata cukup baik, sedangkan sektor kelautan relatif lebih kecil. Perlu diketahui, untuk Pulau Bali saat ini pertumbuhan konsumsi listriknya membutuhkan tambahan pasokan energi listrik sebesar 3.000 MW.

Hasil penelitian OTEC P3GL di Bali Utara menunjukkan perbedaan temperatur lebih dari 20 derajat pada kedalaman laut 500 s.d. 1.000 meter dengan permukaan (10 meter). Pada kondisi ini pembangkit listrik dapat menghasilkan listrik dari konversi panas laut yang menghasilkan uap bertekanan tinggi untuk memutar turbin.

Para peneliti P3GL melakukan simulasi data hasil penelitian ini, dengan menggunakan data suhu permukaan laut pada kedalaman 10 meter sebesar 29.02 ?C, dan suhu pada kedalaman 700 meter rata-rata sebesar 5.75 ?C.

Profil temperatur merupakan nilai dari sebaran temperatur secara vertikal pada setiap lintasan pada masing-masing stasion pengukuran. Distribusi vertikal temperatur mengambarkan terjadinya penurunan suhu bersamaan dengan bertambahnya kedalaman pengukuran. Temperatur rata-rata sekitar 29,66 derajat Celcius di permukaan laut yang merupakan bagian dari lapisan mixed layer sampai kedalaman 100 meter.

Lapisan massa air terhadap temperatur terdiri dari tiga lapisan yaitu lapisan permukaan tercampur (mixed layer), lapisan termoklin (thermocline layer) dan lapisan dalam (deep water). Pada lapisan mixed layer suhu relatif sama. Kedalaman lapisan mixed layer berbeda-beda pada tiap-tiap stasiun pengukuran. Kisaran temperatur pada lapisan mixed layer berkisar antara 28,96-29,66 derajat Celcius.

Di bawah lapisan mixed layer terdapat lapisan termoklin dimana pada lapisan ini temperatur mengalami penurunan secara drastis bersamaan dengan bertambahnya kedalaman pengukuran. Ketebalan lapisan termoklin pada masing-masing stasiun pengukuran relatif sama yaitu sekitar 250 meter dari kedalaman 150 meter hingga pada kedalaman sekitar 400 meter, dengan kisaran temperatur rata-rata 5 derajat pada kedalaman 800 meter.

Di bawah kedalaman 450 m terjadi penurunan suhu yang relatif lambat, lapisan ini ditandai dengan bentuk profil temperatur hampir tegak yang disebut sebagai lapisan homogen. Temperatur lapisan homogen berkisar antara 4,80-8,17 derajat Celcius.

Dalam pertemuan dengan Tim P3GL, Ikegami menyampaikan Tim OTEC Saga University akan mendorong Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang (Ministry Economic, Trade and Industry - METI), agar dapat merealisasikan pembangunan pilot project OTEC 3-5 MW di Indonesia dengan pembiayaan dari Pemerintah Jepang.

TOTEC Saga University telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, sebagai upaya percepatan agar Pemerintah Jepang dapat menjadikan Indonesia sebagai lokasi untuk pembangun proyek percontohan OTEC.

Ikegami menambahkan upaya percepatan terbaik adalah Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM mengajukan permohonan ke Pemerintah Jepang melalui METI Jepang, untuk membangun pilot project OTEC di Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Program CSR PT PP (Persero) TBK (Photo by BUMN)

Senin, 28 September 2020 - 14:30 WIB

Era Pandemi Covid-19, PTPP Salurkan Ribuan Masker Medis

PT PP Persero Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia Perseroan telah menyalurkan bantuan dalam rangka penanganan Covid-19 di Polda.

PT Bio Farma (Persero) (Foto ist)

Senin, 28 September 2020 - 14:22 WIB

Kabar Gembira! Menlu Retno Pastikan Uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac Lancar dan Tak Ada Efek Samping

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menegaskan bahwa tidak ditemukan efek samping dari uji klinis vaksin Covid-19 produksi Sinovac dan Bio Farma beberapa waktu lalu. "Laporan yang…

Tangkapan layar salah satu alun sosial media Facebook yang menyebut Ijazah Jokowi palsu

Senin, 28 September 2020 - 14:02 WIB

Ijazah Jokowi dari UGM Disebut palsu? Begini Faktanya...

Benarkah ijazah Jokowi palsu? Cek faktanya Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali di isukan memiliki ijazah palsu. Hal tersebut diunggah oleh salah satu pemilik akun media sosial Facebook…

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P

Senin, 28 September 2020 - 14:00 WIB

Panglima: TNI Siap Terus Membantu Satgas Penanganan Covid-19

Marsekal Hadi menambahkan, semua peralatan yang dimiliki Angkatan Udara maupun Angkatan Laut siap untuk dipergunakan untuk mendistribusikan logistik kesehatan ke seluruh pelosok tanah air. Semua…

Kepulangan 60 WNI dari Suriah (Photo by Kemlu)

Senin, 28 September 2020 - 13:30 WIB

KBRI Beirut dan Suriah Bantu Pemulangan 60 WNI ke Tanah Air

KBRI Beirut dan KBRI Suriah memastikan perjalanan jarak jauh dari Damaskus ke Beirut hingga ke tanah air dapat dilalui dengan lancar oleh para WNI.