APBN Tak Dipersiapkan Hadapi Resesi Ekonomi Dunia

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 12 Oktober 2019 - 09:00 WIB

Ekonom Bhima
Ekonom Bhima

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Resesi ekonomi dunia akan mengancam perekonomian Indonesia, khususnya di level UMKM. Pasalnya, hingga kini belum ada kebijakan pemerintah yang bisa memproteksi masyarakat miskin. Justru, fakta yang terjadi subsidi sektor energi sebesar Rp 12 Triliun  dicabut.     

"Banyak UMKM bergantung pada subsidi BBM dan LPG. Terutama LPG 3kg. Kalau dilihat dari kondisi ekonomi global yang akan resesi ekonomi, maka pemerintah akan mengorbankan UMKM kita," ujar Bhima dalam diskusi Forum Tebet (Forte), Jumat (11/10/2019).

Bhima memberi gambaran, pada krisis 1998, UMKM masih pakai kayu bakar sebagai alternatif untuk tetap menjalankan usahanya secara sustainable. kemudian, semua UMKM beralih memakai LPG, khususnya yang 3Kg. Kemudian setelah beralih ke LPG 3Kg, maka ketergantungan pada subsidi juga besar.

Nah, Bhima menilai jika subsidi ini juga dicabut, maka kondisi ekonomi di bawah akan bahaya. Terlebih lagi, sambung Bhima, tarif dasar listrik bagi pengguna 900 VA dan iuran BPJS juga mengalami kenaikan.

"Pemerintah kelihatannya tak punya empati pada UMKM. APBN tak dipersiapkan untuk hadapi resesi ekonomi dunia," jelasnya.

Bagi Bhima, pernyataan bahwa daya beli masyarakat masih kuat juga tidak tepat. "Kuat bagaimana? Semua naik, iuran BPJS, tarif tol adjustment. Listrik 900 Kwh mau dipangkas juga. Jadi kebijakan ekonomi pemerintah tak punya nurani dan empati," tegasnya.

Lebih jauh Bhima menilai, APBN yang disusun juga mau menyelamatkan dirinya sendiri. APBN bukannya menjadi stimulus ekonomi, tapi justru menajdi konstraksi pada 2020 mendatang

Ia juga tak sepakat dengan pernyataan bahwa masyarakat tak usah khawatir resesi ekonomi dunia, karena kalau di PHK bisa menjadi pedagang online, jadi ojol, dan sebagainya.

"Padahal ingat, ecommerce itu modalnya sebagian besar disuntik dari modal asing. Dan modal asing itu sangat mempertimbangkan gejolak ekonomi global," ujarnya.

Kalau resesi ekonomi, jelas Bhima, maka pemodal itu bakal pergi dan menyelamatkan diri ke rumah masing-masing.

"Mereka bisa pergi kalau resesi. Ibaratnya, kalau rumahnya kebakaran apakah tak menyelamatkan rumahnya dulu. Begitu juga soal ancaman resesi ini," tukas Bhima.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Data Indonesia, Herry Gunawan menyoroti perekonomian Indonesia yang masih rapuh, dan daya beli masyarakat sangat lemah.

"Kinerja penerimaan negara pada 2019 mengkhawatirkan, karena realisasinya lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Herry.

Herry membeberkan, sepanjang Januari hingga Agustus, penerimaan negara dan hibah baru mencapai 55 persen. Turun dibanding pementara periode yang sama tahun lalu yang sudah mencapai 61 persen.

"Dalam kondisi tersebut, defisit anggaran hingga akhir 2019 kemungkinan mencapai Rp305 triliun," jelasnya.

Akibat kondisi ini, lanjut Herry, pemerintah berpeluang untuk semakin rajin mencari utang yang lebih besar untuk menutup defisit anggaran.

"Utang selalu jadi solusi. Padahal saat ini, risikonya semakin tinggi," ungkapnya.

Herry mengibaratkan, ekonomi Indonesia saat ini seperti tubuh manusia yang kondisinya sedang meriang. Seluruh persendian terasa nyeri.

"Namun obat generik yang diberikan masih sama, ilusi," tegas Herry.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gedung Kementerian Pertanian

Kamis, 21 November 2019 - 11:08 WIB

Kementan Luncurkan SIMPONI Ternak

Yogyakarta -Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus berupaya meningkatkan akses informasi harga komoditi peternakan di tingkat produsen.…

Gege Elisa

Kamis, 21 November 2019 - 11:00 WIB

Gege Elisa Kembali Indigo di Film Nightmare Shide

Sejak kecil Gege bisa melihat mahluk gaib, kalau boleh dibilang Gege Elisa termasuk anak Indigo. Namun ternyata memiliki kelebihan bisa melihat mahluk halus membuat gadis berdarah Manado ini…

Toys Kingdom Hadirkan Mainan Koleksi BT21 Secara Eksklusif

Kamis, 21 November 2019 - 09:56 WIB

Toys Kingdom Hadirkan Mainan Koleksi BT21 Secara Eksklusif

Pusat mainan dan hobi, Toys Kingdom menghadirkan mainan Collectible Figurine BT21 dengan karakter unik yang diciptakan oleh boyband asal korea. Mainan koleksi ini hanya bisa didapatkan secara…

Irjen Kementerin PUPR Widiarto

Kamis, 21 November 2019 - 09:07 WIB

Kementerian PUPR Perkuat Kerjasama dengan Kejaksaan RI

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa peran lembaga pengawasan sangat penting dalam memberikan pendampingan secara intensif agar pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan Kementerian…

AirAsia Menerima Pesawat A321neo Pertamanya

Kamis, 21 November 2019 - 09:00 WIB

AirAsia Menerima Pesawat A321neo Pertamanya

AirAsia telah menerima pesawat A321neo pertamanya dalam upacara serah terima di Hamburg, Jerman. Pesawat yang diterima merupakan pesawat pertama dari 353 pesawat A321neo yang dipesan oleh AirAsia.