INDUSTRY.co.id - Jakarta - IHSG mengkonfirmasi break out moving average 5 hari dengan potensi menguji lower bollinger bands yang berada dikisaran support 6100 apabila IHSG tidak mampu whipsaw kembali diatas moving average 5 hari. Indikator stochastic dan RSI terkonsolidasi dengan momentum yang kembali tiba pada level oversold.

Advertisement

"Sehingga secara teknikal kami perkirakan IHSG akan bergerak kembali berfluktuasi negatif rentan menguji support dengan support resistance 6100-6176," kata analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (2/9/2019).

Saham-saham secara teknikal yang masih dapat dicermati yakni; AALI, SIMP, INKP, SMGR, TPIA, BRPT, INTP, HMSP, BBTN, PGAS, ADRO, LPCK, LPKR, SCMA, AKRA.

Advertisement

IHSG (-0.50%) ditutup turun 30.85 poin kelevel 6138.25 dengan sentimen geopolitik dalam negeri akan kekhawatiran aktifitas bisnis ditengah ramainya demonstran yang menghadang diresmikannya RUU. Indeks sektor infrastruktur (-0.99%) dan pertambangan (-0.68%) memimpin pelemahan. Saham INCO (-3.70%) dan ANTM (-2.05%) turun signifikan mengiringi harga nikel yang mengalami trend bearish terkoreksi cukup dalam awal pekan kermarin. Investor asing melakukan aksi jual bersih sebesar 607.11 miliar rupiah mengiringi ketidak kondusifnya di Indonesia dan pergerakan rupiah sendiri melemah 0.15% kelevel Rp14216 per USD.

Advertisement