INDUSTRY.co.id, Mataram-Kementerian Koperasi dan UKM memberikan pelatihan kepada 650 orang kewirausahaan dalam rangka mengembangkan koperasi dan UKM di kawasan pariwisata Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

"Pemerintah hadir dalam hal pelatihan dan pembiayaan. Dilatih tanpa pembiayaan akan sia-sia, begitu juga pembiayaan tanpa pelatihan takkan menghasilkan apa-apa. Selanjutnya, pemasaran dari produk yang dihasilkan juga harus dipikirkan", kata Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga pada acara Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM KUKM di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (13/3).

Lanjutnya pelatihan tersebut  meliputi pemasyarakatan kewirausahaan, pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat nelayan dan perempuan, pelatihan perkoperasian bagi SDM koperasi, pelatihan kompetensi manajemen dan pariwisata bagi pemandu wisata, pelatihan pengelola tempat praktek ketrampilan usaha (TPKU), dan pelatihan vocational pada daerah tertinggal.

Di acara yang juga dihadiri Gubernur NTB  Zainul Majdi, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, dan Wakil Ketua DPD RI Farouq Muhammad, Puspayoga menjelaskan bahwa bila pariwisata di satu wilayah berkembang, maka otomatis kinerja UKM akan meningkat dan akan menghasilkan koperasi yang bagus.

"Kita harus memberikan pelatihan manajemen wisata yang baik, seperti membangun kuliner dan ekonomi kreatif, agar wisatawan yang datang bisa nyaman dan betah", tandas Menkop.

kata Menkop, salah satu tugas kementerian yang dipimpinnya adalah meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia.

"Saat ini, rasio kewirausahaan berdasarkan data BPS meningkat dari 1,65% menjadi 3,31%. Melampui dari target nasional sebesar 2%. Tentu saja hal itu harus terus dijadikan sebagai semangat untuk menambah jumlah wirausaha di Indonesia", imbuh Puspayoga.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur NTB Zainul Majdi menyambut baik adanya pelatihan yang diinisiasi Kemenkop dan UKM tersebut. Pasalnya, masyarakatnya ingin menjadi pelaku usaha yang baik dan sukses. Sehingga, butuh pelatihan dan pemahaman bagaimana menjadi wirausaha yang baik dan tangguh.

"Saya juga berharap, pelatihan ini juga bisa meningkatkan kualitas koperasi dan UKM yang ada di NTB", kata Gubernur NTB.