Peserta DSC|X yang Lolos Regional Selection di Surabaya dan Yogyakarta

Oleh : Herry Barus | Kamis, 19 September 2019 - 08:30 WIB

Peserta DSC|X yang Lolos Regional Selection di Surabaya dan Yogyakarta
Peserta DSC|X yang Lolos Regional Selection di Surabaya dan Yogyakarta

INDUSTRY.co.id - Surabaya-Perhelatan akbar kompetisi kewirausahaan DSC|X ke-10 tahun 2019 yang digagas oleh Wismilak Foundation telah menyelenggarakan Regional Selection di Surabaya pada 14 September 2019 dan Yogyakarta pada 17 September 2019. Hasilnya, Dewan Juri Diplomat Success Challenge (DSC|X) telah memilih masing-masing 10 peserta yang lolos seleksi tersebut.

Sebanyak 10 peserta yang lolos Regional Selection di Surabaya adalah Tama Lobster, REXIC, PARERA, Kirinyuh Center, Digital Lontar Nusantara, Weedo.id, IniTempe, Kuy.id, Apel Celup, dan Letsplay.id.

Sedangkan 10 peserta yang lolos Regional Selection di Yogyakarta adalah Sweet Sundae, LaRisso, SPD Speedometer, Kerang Sang Raja, Astrobike, Hollicious, Bear Wang Apparel, Tekat Indonesia, Beehive Agriculture, dan Asdosku.

Menurut Andina Paramitha selaku juri DSC|X untuk Regional Selection Surabaya, semua proposal peserta tergolong bagus. “Mereka sangat antusias dengan menjelaskan ide-idenya secara detail mulai dari menjelaskan suatu problem beserta solusinya hanya dengan waktu 5 menit,” kata Andina yang juga CEO Ngalup.co (Coworking Space).

Bagi dia, proposal Tama Lobster dan REXIC sangat menarik. Tama Lobster ingin mengembangkan satu lahan besar untuk lebih banyak membudidayakan lobster karena tingginya permintaan, salah satunya dari Tiongkok. Mereka juga bermitra dengan beberapa pembudidaya lobster lainnya.

Sementara, REXIC mengumpulkan sampah-sampah organik dari hotel, rumah makan, dan lain-lain untuk diolah dan ditata secara vertikal, sehingga menghasilkan ulet. “Ulet-ulet tersebut dibudidayakan sebagai pangan ikan lele,” ujarnya.

Secara terpisah, Agra Locita selaku juri DSC|X untuk Regional Selection Yogyakarta, mengatakan, acaranya seru dan menarik karena peserta antusias menunggu sampai pengumuman 10 peserta terbaik. Menurut Agra yang sehari-hari bekerja sebagai manajer Dagadu Djokdja, salah satu peserta yang menarik dari 10 peserta terbaik adalah SPD Speedometer. Sebab, belum banyak yang membuat dan mereka sudah punya teknologinya. “Punya prospek untuk bisa di-follow up oleh Astra,” tutur dia.

Selain itu, ada peserta yang menciptakan drone untuk pertanian. Mereka berasal dari Solo, namun lama kuliah di luar negeri. Mereka anak LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang mendapatkan beasiswa dan kembali ke Indonesia membawa teknologi. “Ada lagi ide, yaitu Asdosku, mereka membuat platform untuk mahasiswa yang ingin mendapatkan side job untuk membantu dosennya,” ujarnya.

Agung Nugroho yang juga juri DSC|X untuk Regional Selection Yogyakarta, menambahkan, DSC tahun ini sangat menarik karena peserta yang berpartisipasi memiliki ide-ide yang luar biasa. Salah satunya Astrobike, mereka dapat membuat sepeda listrik berbasis smartphone dan dapat mengubah sepeda konvensional menjadi sepeda listrik melalui astrobike kits yang kedepannya tidak hanya dapat digunakan untuk sepeda saja.

Selain itu, menurut dia, Asdosku juga menarik. Asdosku merupakan aplikasi untuk para dosen mencari asisten, baik dari dalam maupun luar kampus.

“Karena DSC sudah terselenggara selama 10 tahun, jadi mereka yang mengikuti cerita DSC sebelumnya mulai berani membuat ide yang menurut orang lain tidak masuk akal, namun mereka membuat jadi masuk akal,” kata Agung yang juga CEO Ultra Indonesia.

Sementara itu, untuk selanjutnya, DSC|X akan menggelar Regional Selection di Semarang pada 21 September 2019, di Jakarta pada 26 September 2019, dan di Bandung pada 1 Oktober 2019.

Setelah itu, 100 proposal terbaik akan kembali diuji di babak National Selection di Jakarta dan Surabaya pada awal hingga pertengahan Oktober 2019. Sebanyak 20 finalis yang dihasilkan dari babak tersebut berhak maju dan mempersiapkan dirinya di ajang Incubation Session.

Incubation Session adalah fase pembekalan pengetahuan dan pendalaman kepada peserta yang lolos National Selection. Sesuai rencana, Incubation Session akan berlangsung di Jakarta pada akhir Oktober 2019, sebelum tampil di Final Day yang akan digelar di De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah, pada 16-17 November 2019.

Ajang DSC|X ini berhasil meraih antusiasme tinggi dari para wirausahawan muda nasional sejak dibuka pendaftarannya secara online pada 15 Mei lalu. Hingga batas waktu penyerahan proposal pada 17 Agustus 2019,

Dewan Komite DSC|X menerima sebanyak 12.500 proposal bisnis rintisan.

Dominasi kaum milenial dalam kompetisi kewirausahaan itu begitu kuat, karena sekitar 80% peserta berasal dari rentang umur 20-35 tahun. Sementara itu, daerah asal peserta masih didominasi oleh Pulau Jawa dan Sumatera, dimana porsinya mencapai 90%.

Dari seluruh proposal yang masuk tersebut kemudian dikelompokkan ke dalam 7 kategori bisnis, yaitu Agrobisnis, Food & Beverage, Kriya &Fashion, Startup Digital, Teknologi Terapan, Services, dan kategori lain-lain.

Ajang DSC|X yang penyelenggaraannya berkolaborasi dengan Coworking Indonesia sebagai strategic partner ini memberikan edukasi, bimbingan dan pendampingan, serta kesempatan untuk berjejaring dan berkolaborasi dengan sesama peserta.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi

Rabu, 03 Juni 2020 - 20:20 WIB

Perubahan Postur APBN 2020, Jokowi: Harus Dijaga, Transparan, Hati-hati Moral Hazard

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Perubahan Postur APBN Tahun 2020 pada Rabu (3/6/2020) melalui rapat terbatas secara virtual di Jakarta.…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:52 WIB

Sah! Pemerintah Gelontorkan Rp677,2 Triliun Dana Covid-19, Ini Rinciannya...

Seusai rapat terbatas dengan Presiden melalui video conference, di Jakarta, pada rabu (3/6/2020), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa total anggaran untuk penanganan…

Taralite

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:42 WIB

Fintech P2P Lending Taralite Raih Izin Usaha Dari Otoritas Jasa Keuangan

Dengan adanya izin dari OJK tersebut, perusahaan yang merupakan bagian dari Grup OVO yang sebelumnya berstatus “Terdaftar” di OJK, kini meningkat menjadi perusahaan P2P Lending berlisensi…

Chief Credit Officer & Co-Founder, Christopher Gultom

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:20 WIB

Sambut New Normal, Akseleran Siapkan Strategi Mitigasi Risiko Kredit

Menyambut New Normal, Akseleran menyiapkan sejumlah strategi untuk memitigasi risiko kredit bermasalah (non performing loan/NPL) guna mendukung kebangkitan perekonomian nasional.

Bank Bukopin serahkan bantuan ke terdampak covid-19 (Doc: Bank Bukopin)

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:10 WIB

Bank Bukopin dan Agen Laku Pandai Salurkan CSR ke Terdampak COVID-19 di Solo

Di tengah kondisi pandemi virus Corona (COVID-19), Bank Bukopin berkomitmen tetap hadir di tengah masyarakat untuk saling mendukung dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran COVID-19. Selain…