Jaga Kualitas Benih Pangan, Kementan Kaji Sistem Distribusi Yang Efisien

Oleh : Wiyanto | Rabu, 18 September 2019 - 15:35 WIB

Simulasi pengiriman benih jagung dan padi
Simulasi pengiriman benih jagung dan padi

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian pertanian (Kementan) sedang mengkaji pengaruh proses distribusi terhadap mutu benih bantuan pemerintah. Hal ini dikarenakan bantuan benih terkadang dilaporkan mutunya kurang baik saat tiba di lokasi petani.

“Kami sedang melakukan kajian terkait mutu yang kurang baik tersebut, seberapa besar pengaruhnya dan apa yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut," demikian ujar Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBPPMBTPH), Warjito di Cimanggis, Depok, Rabu (18/9/2019).

Ia menjelaskan langkah yang dilakukan yakni menyusun pola simulasi pengiriman yang dilakukan di beberapa tempat. Untuk titik awal di tempat di mana benih diproduksi seperti Balai Besar Penelitian Padi (Sukamandi) Jawa Barat untuk padi, di Kediri untuk jagung, dan di Grobogan dan soppeng untuk komoditi Kedelai.

"Sedangkan daerah tujuannya ditetapkan Lampung, Pelembang, Medan untuk padi dan jagung. Sedangkan kedelai ke provinsi Jawa Tengah dan Sulawesi Barat," jelasnya.

Menurutnya, kajian yang dilakukan tidak hanya di lingkup laboratorium, namun juga langsung di lapangan untuk menentukan pengaruh transportasi dan kemasan pada benih yang diberikan kepada petani. Dengan demikian, simulasinya dibuat dengan jarak tempuh berbeda-beda.

"Misalnya benih padi dari jabar ke sumut dengan jarak tempuh 1.773 km, kemudian kalau jagung dari Kediri ke Lampung dengan jarak 973 km. Nanti dibandingkan kalau ke Medan lewat laut dengan jarak 2.923 km,” ujar Warjito.

"Begitupun kedelai dari Grobogan ke Cilacap dengan jarak tempuh 268 km. Nah selanjutnya benih ini setelah sampai diuji oleh Laboratorium Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi di daerah yang telah terakreditasi,” imbuhnya.

Lebih jauh Warjito menjelaskan dalam proses tersebut jarak tempuh saat pendistribusian menjadi objek pengamatan dikarenakan jauhnya jarak tempuh yang harus dilalui benih hingga ratusan bahkan ribuan kilometer, mulai dari produsen sampai ke titik bagi atau para petani. Bentuk dan bahan kemasan juga menjadi bahan kajian untuk bahan perbaikan pengemasan benih bantuan pemerintah di masa mendatang.

“Kemasan yang baik harus disertai keterangan tanggal kadaluarsa dan dipacking dengan bahan yang bersifat porous yang tidak kedap air, minyak, uap air maupun pertukaran gas-gas," terangnya.

Selain tim internal Balai Besar PPMBTPH pengamatan juga dilakukan oleh Pengawas Benih Tanaman (PBT) daerah yang akan dituju. Salah satu lokasi titik adalah Provinsi Lampung, proses kegiatan adalah melakukan pengambilan contoh benih untuk diuji mutunya di laboratorium Laboratorium Penguji Mutu Benih Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi Lampung.

"Sampel benih tersebut kemudian diuji mutunya sebelum dan sesudah melalui proses transportasi yang dilakukan oleh BPSB dan Balai Besar PPMBTPH secara bersama," tutur Warjito.

"Hasil kajian ini nantinya dapat menjadi pedoman produsen benih untuk memperhatikan teknis yang seperti apa dalam transportasi agar mutu benih yang diterima petani tetap terjaga kualitasnya," tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Topping Off Tower B Apartemen Emerald Bintaro

Kamis, 17 Oktober 2019 - 16:30 WIB

Resmi Gelar Topping Off Tower B, Apartemen Emerald Bintaro Yakinkan Millenials Pasti Bisa Beli Hunia Ideal

Perkembangan zaman, teknologi, dan gaya hidup ternyata mempengaruhi kemampuan generasi millennials untuk memiliki hunian. Banyak pakar memperkirakan bahwa millennials akan mengalami kesulitan…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Kamis, 17 Oktober 2019 - 15:36 WIB

BNI Syariah Gandeng Setneg dan Barokah Syariah Properti terkait Pembiayaan Perumahan

Jakarta - BNI Syariah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Setneg) dan PT Barokah Syariah Properti terkait pembiayaan pemilikan rumah…

Lukisan Liu Hsin Ying Taiwan

Kamis, 17 Oktober 2019 - 15:00 WIB

Empat Pelukis Wanita Taiwan Pamerkan Lukisan di WTC 2 Jakarta

Ethereal Minds memberi penghormatan pada karya-karya 4 (empat) seniman kontemporer Taiwan; Yang Yi Shiang, Liu Hsin Ying, Huang Chia Ning dan Wang Liang Yin. Istilah kecantikan Ethereal secara…

United Tractors

Kamis, 17 Oktober 2019 - 14:26 WIB

United Tractors Gelar Kompetisi SOBAT

PT United Tractors Tbk (UT) menciptakan generasi muda yang siap bekerja, mandiri dan berkarakter melalui program Sekolah Binaan United Tractors (SOBAT). SOBAT merupakan program yang dilakukan…

ManageEngine

Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:37 WIB

ManageEngine Ambil Pendekatan Holistik Keamanan Akses Istimewa untuk TI Enterprise

PAM360 Menyediakan Pengelolaan Akan Hak Akses Istimewa, Korelasi Data Akses Istimewa dengan Platform-platform Pengelolaan TI Lainnya