APCA Indonesia Hadirkan Menu Tradisional Sarat Memori Berbalut Modernitas

Oleh : Nina Karlita | Kamis, 29 Agustus 2019 - 13:20 WIB

Chef profesional yang juga merupakan instruktur di APCA Indonesia.(Ist)
Chef profesional yang juga merupakan instruktur di APCA Indonesia.(Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI), Academy of Pastry and Culinary Arts (APCA) Indonesia sebagai salah satu sekolah pastry dan kuliner internasional di Indonesia memperkenalkan kembali kuliner tradisional nusantara yang dibalut dengan sentuhan modern.

Melalui para Chef profesional yang juga merupakan instruktur di APCA Indonesia, mereka bercerita mengenai kuliner tradisional yang memiliki nilai kenangan tersendiri. Bukan hanya itu, kuliner-kuliner tradisional tersebut dikemas kembali menjadi lebih modern dengan teknik memasak yang tinggi.

Bertajuk ‘APCA Indonesia Media Special Cooking Class’ menu-menu spesial dihadirkan, diantaranya Bhinneka Bahari Dabu Dabu, Archipelago Chocolate, Ketan Item Gelato dan Petit Gateau Modern Klapertart.

Bertempat di APCA Indonesia, Alam Sutera, Chef Andy Ramadhan, Chef Christian Dewabrata, Chef Caesar Andry Priatno dan Chef Glenn Nethanael Peter memperkenalkan kuliner khas nusantara bernuansa modern.

Kekayaan bahari Indonesia diceritakan oleh Chef Andy Ramadhan melalui olahan hasil laut yang memberikan sensasi baru tersendiri dalam Bhinneka Bahari Dabu Dabu. Bahan-bahan seperti ikan kakap merah, udang dan gurita diolah dan disajikan dengan sambal khas Manado yakni dabu-dabu.

Penggunaan gurita sebagai pengganti cumi-cumi selain unik, juga memiliki kandungan protein yang tinggi, sedangkan sambal dabu-dabu yang rasanya pedas dan segar, menjadi pilihan tepat untuk hidangan olahan hasil laut.

Dabu-dabu dimodifikasi lebih modern dengan teknik memasak yang dikembangkan, karena setiap bahan dasarnya diolah masing-masing terlebih dahulu. Seperti tomat di-comfit (slow cooking dengan oil) dan kemangi diekstrak dengan oil kemudian minyaknya dijadikan mayones. Sedangkan cabe rawit dan paprika diasap terlebih dahulu sebelum diolah menjadi sauce.

Chef Christian Dewabrata menyajikan Archipelago Chocolate yaitu 4 varian cokelat yang dipadukan dengan rasa kuliner tradisional. Beberapa kuliner dan minuman khas Indonesia seperti Wedang Ronde, Rempeyek, Bajigur dan Nasi Uduk dikemas dalam chocolate pralines.

Kekayaan rempah serta bahan khas masakan nusantara yang mudah kita temukan sehari-hari, dan mengurangi penggunaan perisa buatan menjadi alasan pemilihan bahan hidangan cokelat ini.

Teknik khusus digunakan untuk meng-ekstraksi bahan-bahan seperti santan, sereh, kacang tanah, bawang goreng dan daun jeruk untuk menjadi bahan isian (ganache) dari Archipelago Chocolate.

Untuk cold dessert sendiri, ada ketan hitam yang ditampilkan lebih modern dalam bentuk gelato tanpa menghilangkan rasa khas nusantara yang otentik. Chef Caesar Andry Priatno ingin mengenang kudapan khas yang sering disajikan sang ibunda ketika masih anak-anak yaitu bubur ketan hitam.

Selama ini kita mengenal bubur ketan hitam atau bubur pulut hitam yang merupakan hidangan penutup dengan cita rasa manis, dan bisa disajikan dalam keadaan dingin maupun hangat. Kali ini dalam Ketan Item Gelato, Chef Caesar akan menggunakan ketan hitam sebagai bahan dasar utama gelato bersama kelapa parut dan daun pandan.

Gelato atau ‘ice cream’ khas Italia terbuat dari campuran susu rendah lemak, memiliki tekstur yang lebih halus dari ice cream, padat, dan creamy. Dalam pembuatan gelato perlu menambahkan soft mix dan soft ice, yang merupakan bahan konsentrat dan pelembut yang aman dikonsumsi.

Chef Glenn Nethanael Peter mengangkat Klappertaart sebagai classic dessert khas Manado yang telah disajikan di keluarganya lebih dari dua generasi.

Resep Klappertaart yang sudah turun-temurun ini dimodifikasi dengan teknik memasak dan tampilan penyajian yang lebih modern dalam Petit Gateau Modern Klappertaart.

Petite Gateau sendiri diambil dari bahasa Perancis yang bermakna kue kecil atau individual cake. Jika biasanya dipanggang, kali ini Klappertaart disajikan lebih modern dengan cara didinginkan saja.

Kelapa tetap menjadi bahan utama, namun ditambah cokelat sebagai bahan isian. Selain itu, cokelat juga dijadikan poin presentasi yang unik untuk Klappertaart ini. Cokelat akan dibentuk seperti batok kelapa yang akan melingkupi Klappertaart di sisi luar sehingga menonjolkan nuansa dari kelapa sebagai bahan utama Klappertaart.

Hadir sejak Januari 2019, Academy of Pastry and Culinary Arts (APCA) Indonesia memiliki misi untuk menghasilkan Chef yang memiliki skill bertaraf internasional serta dapat bersaing di pentas global serta mencetak tenaga profesional yang siap terjun di industri kuliner.

Baru-baru ini, APCA Indonesia berhasil menjuarai kompetisi Indonesia Pastry Cup 2019 dan akan mewakili Indonesia di Asian Pastry Cup 2020 di Singapura yang merupakan rangkaian kompetisi World Pastry Cup 2021 di Lyon, Prancis.

Director & Executive Chef APCA Indonesia, Louis Tanuhadi berharap melalui kegiatan ini, media dapat membantu menyampaikan kepada masyarakat agar mengenal kembali ragam kuliner tradisional.

"Saat ini tidak banyak Chef yang secara khusus memiliki spesialisasi di kuliner Indonesia. Sebagai sekolah kuliner berlevel internasional, APCA Indonesia ingin membawa kuliner tradisional agar dapat diterima masyarakat dunia," ujar Louis.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direksi Bhinneka Life

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 20:16 WIB

Bhinneka Life Luncurkan Program Save Pro

Jakarta – Perusahaan asuransi jiwa nasional PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) kembali mewujudkan komitmennya untuk terus berinovasi mengembangkan produk dan layanan melalui peluncuran…

Topping off Tamansari Bintaro Mansion

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 17:32 WIB

Tamansari Bintaro Mansion Siap Serah Terima Tahun 2020

Tangerang - Tamansari Bintaro Mansion, Apartment besutan PT WIKA Realty yang bekerjasama dengan PT Gaharu 88 Property dan berlokasi di Jl. Jombang Raya Kav. 88, Tangerang Selatan ini telah memasuki…

Area Parkiran/ilustrasi

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:42 WIB

Potensi Pendapatan Parkir DKI Jakarta Mencapai Rp 2 Triliun

Jakarta-Pertumbuhan kendaraan baru di ibu kota yang kian tak terkendali data Statistik Transportasi DKI Jakarta 2018, mobil penumpang mencatat pertumbuhan tertinggi 6,48% per tahun pada periode…

Ilustrasi Ekspor (Ist)

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:02 WIB

Ekspor dan Pupulasi Industri Terus Naik

Nilai ekspor sektor industri mengalami peningkatan setiap tahunnya selama 2015-2018. Pada tahun 2015, tercatat nilai eskpor sektor industri sebesar USD108,6 Miliar, melonjak menjadi USD130 Miliar…

Banyak Perusahaan Enterprise Menjadi Cerdas dengan Bertambahnya Investasi IoT

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:00 WIB

Banyak Perusahaan Enterprise Menjadi Cerdas dengan Bertambahnya Investasi IoT

Zebra Technologies Corporation (NASDAQ: ZBRA), inovator yang mendukung perusahaan skala enterprise melalui solusi dan mitra terbaik agar berbagai perusahaan dapat mewujudkan kinerja yang unggul,…