INDUSTRY.co.id - Jakarta - Maraknya pembangunan properti di Indonesia berjalan seiringan dengan janji dan promosi oleh pihak pengembang. Sebagai pihak yang memegang posisi penting dalam pembangunan dan transaksi.
Tak jarang terjadi kasus di mana pihak pengembang tidak menepati janjinya kepada konsumen, dimulai dari serah terima kunci, ketepatan pembangunan, dan juga rampungnya proyek.
Dalam skala nasional, data Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) tahun 2018, YLKI menyebutkan bahwa masalah ketidakjelasan proses pembangunan perumahan paling sering diadukan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.
Hal ini juga diamini oleh data Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), di mana dari 20 jumlah total aduan, 10 di antaranya aduan mengenai properti vertikal yakni apartemen.
Melihat kondisi ini, Djuniardi Christanto Direktur PT Jaya Real Property Tbk (JRP) menuturkan bahwa sudah menjadi komitmen bagi JRP sebagai salah satu pengembang pelopor dan terbesar di Indonesia untuk menepati janji dalam proses pembangunan setiap proyek.
JRP sudah melakukan serah terima kunci untuk Tower A apartemen Emerald Bintaro yang terdiri dari 598 unit Sabtu (24/8).
JRP juga telah menunjuk Sumber Jaya Kelola Indonesia sebagai perusahaan pengelola properti untuk mengelola apartemen ini secara profesional.
"Hari ini adalah serah terima kunci Tower A, dan kami sedang dalam proses pembangunan Tower B, yang selanjutnya akan disusul oleh 5 tower lainnya," kata Djuniardi di acara serah terima Tower A Emerald.
"Kami sudah memikirkan dan memproyeksikan dengan matang setiap milestone dari mulai launching, ground-breaking hingga serah terima unit. Selama ini, kami selalu tepat waktu baik dalam proyek low-cost apartment Emerald, maupun proyek lainnya," jelas Djuniardi.
Sejatinya, harga properti akan terus meningkat dari tahun ke tahun karena jumlah permintaan yang juga semakin meningkat.
Kepala Pusat Bagian Transformasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko juga mengatakan bahwa terjadi peningkatan harga property sebesar 0,76% pada kuartal III 2019.
Emerald kemudian hadir sebagai solusi dari perumahan vertikal yang terjangkau, di mana proyek ini merupakan proyek low cost apartment pertama persembahan JRP untuk masyarakat Indonesia, terutama generasi millennial di tengah kondisi kerap tak terjangkaunya harga properti.
Meskipun Emerald masuk dalam kategori low cost apartment, JRP memiliki standar spesifikasi konstruksi yang tetap memadai dan berkualitas.
Haryono Suwarjo Direktur PT Promaco Cipta Bersama mengatakan bahwa pihaknya sudah menjadi pengawas dan konsultan manajemen konstruksi di Indonesia selama 12 tahun, untuk sekitar 57 pengembangan proyek.
"JRP memiliki standar konstruksi yang memang tinggi. Kami sebagai pengawas dan konsultan manajemen konstruksi menilai bahwa dengan nilai jual yang tergolong murah, JRP tetap menuntut kualitas pekerjaan/workmanship yang tinggi dari semua rekanan pembangunannya, di mana ini sangat menghargai kepentingan konsumen," terangnya.