Mardigu Berharap Calon Pengelola NKRI, Mengelolanya Berdasarkan SWOT NKRI.

Oleh : Herry Barus | Kamis, 15 Agustus 2019 - 08:30 WIB

Mardigu Wowiek Prasantyo (Foto Dok Industry.co.id)
Mardigu Wowiek Prasantyo (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Ada kepercayaan, bila seseorang memahami suatu masalah, maka ia pun mencoba ingin memberikan solusi. Kegelisahan akan pengelolaan negara Tidak berdasarkan SWOT (Strenght, Weaknesses, Opportunity, Threats) NKRI membuat Mardigu Wowiek Prasantyo ingin berbagi tentang pengelolaan negara berdasarkan SWOT NKRI.

Agar gagasan besarnya tersebut sampai kepada calon pemimpin bangsa dan pengelola negara. Mardigu sengaja mengundang awak media untuk berdiskusi seputar pemikirannya yang brillian. Dalam bincang santai tersebut Mardigu memberikan pencerahan tentang sebuah Pemikiran Out of Box Mengubah Belief System Bangsa Indonesia Menjadi Macan Asia, di Jakarta (13/8/2019).    

Belief System, seperti yang diuraikannya dalam bukunya 'Sadar Kaya' adalah sebuah sistem pada manusia yang namanya Sistem Keyakinan. Yakni yang ditanam di subconscious atau 'alam bawah sadar' seseorang. Maka jika sudah ditanam di posisi ini untuk mengubahnya perlu teknik khusus. Perlu diketahui, Otak adalah conscious yang menguasai informasi pengetahuan, dan hanya menguasai 12 persen dari sebuah tindakan. Sedangkan subconscious-nya menguasai 88 persen sisanya. Jadi subconcious-lah yang berkuasa.   

Oleh karenanya di dalam solusi pengelolaan negara berdasarkan SWOT NKRI butuh pemikiran out of the box untuk mengubah belief system bangsa Indonesia ini menjadi 'Macan Asia'. Dan melalui 100 episode Cara Cerdas Bernegara dalam tayangan youtube-nya, Mordigu Wowiek Prasantyo mengupas banyak hal agar bangsa ini 'punya kepercayaan diri' bahwa Indonesia sesungguhnya sebuah negara yang berdaulat, mandiri, dan mampu menjadi negara besar seperti Cina dan Amerika Serikat sekali pun.

Mardigu WP memaparkan banyak hal seperti bagaimana Indonesia bisa berdaulat dengan kekayaan mineralnya? atau bagaimana para pemimpin di  negara ini bersama lembaga lembaga tinggi negara lainnya serta jajaran pemerintahannya hingga partai partai politik yang ada (yang akan menentukan nasib atau masa depan 250 juta jiwa rakyatnya, red) mampu mengelola negara berdasarkan SWOT NKRI-nya dan bukan justeru malah sebaliknya? atau bahkan Indonesia dapat melebihi Cina dan Amerika Serikat sekalipun sebagai 'Macannya Asia'  jika kita berani merevolusi diri kita sendiri sebagai bangsa dan rakyat Indonesia yang berdaulat sepenuhnya terhadap 7 Gatra yang kita miliki?

Simak saja paparannya pada tema tema antara lain 200 Ton Emas Indonesia Lari Ke Luar Negeri, Ini Dampak Negatifnya Perang Dagang Amerika Atas Cina, Jokowi Got Talent 2019, Buatlah Kebijakan Ekonomi Pro Rakyat, Orang Indonesia Punya 5 Persen Saham Google, Mantap Kalo Saja Berani Lakukan Ini Pasti Cina Amerika Tunduk, Impor Kok Beginian Sih, State Terorism dan Emas Papua Barter Komunisme, Gila Ternyata Sederhana Caranya Menjadi Negara Lebih Besar Dari Amerika, Apa Sih Megatrends 2030, hingga Ternyata Solusi Ekonomi Indonesia Terletak Di Generasi Milenial, dan seterusnya.

Semua itu adalah keresahan, kegelisahan, dan ketakutannya agar Indonesia bisa tegak berdiri sejajar dengan bangsa bangsa lainnya, apalagi Indonesia punya potensi besar untuk menjadi negara yang juga Digdaya seperti mereka. Ini bagian dari Refleksi 74 Tahun Indonesia Merdeka, SDM Unggul Indonesia Maju. Bahkan Mardigu WP secara tegas mengingatkan bahwa, "Perlu gila untuk membangun negara kita. Butuh nyali besar untuk berdaulat. Itu baru Revolusi" tandas Mardigu 

Dan sebagai catatan akhir Mardigu WP bahwa kini banyak negara telah menerapkan Souverign Wealth Fund sebagai Modern Economics Theory, disamping selanjutnya digantikannya juga New Keynesian Economics dengan Michele Hudson Economics. Selain kini telah dimulainya Printing Money Berbasis Project (Longterm Project, red) sebagai alternatif pembiayaan yang bisa dilakukan oleh negara berdaulat.

Jadi untuk mengelola negara ini, sistemnya yang di bangun bukan manusianya. "Dengan diskusi kali ini, muda-mudahan teman-teman media bisa menyampaikan kepada pembacanya. Sehingga gagasan saya bisa dibaca para calon pengelola negara yang akan dilantik Oktober 2019 mendatang "pungkas Mardigu WP.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Nabila Ayudiah

Senin, 16 Desember 2019 - 07:38 WIB

Emas Diminati Kembali, Kaum Milenial Bisa Beli Nyicil

Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, kini sudah banyak cara yang mendukung anak muda jika ingin menabung emas. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi melalui aplikasi.…

 Nabila Ayudiah

Senin, 16 Desember 2019 - 07:34 WIB

Dunia Virtual & Taktik Pemasaran di Masa Depan

Virtual Reality yang dapat memberikan efek nyata secara virtual kepada kita dengan menghadirkan berbagai macam objek, baik lingkungan maupun benda.

 Ketua PWI Pusat Atal S Depari

Senin, 16 Desember 2019 - 05:00 WIB

Ribuan Orang Ikuti Fun Walk IKWI

Ribuan orang mengikuti kegiatan Fun Walk Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) 2019 yang mengambil tema "Keluarga Sehat, Ekonomi Kuat", Minggu, (15/12/2019).

Prajurit Marinir Surabaya Berhasil Rebut Juara 1 Belitung International Triathlon 2019

Senin, 16 Desember 2019 - 04:00 WIB

Prajurit Marinir Berhasil Rebut Juara 1 Belitung International Triathlon 2019

Setelah berjuang mati-matian dengan melewati berbagai rintangan yang berat, Juara 1 lomba Belitung International Triathlon 2019 kategori standard distance akhirnya berhasil direbut oleh Kopda…

imoo Watch Phone

Minggu, 15 Desember 2019 - 21:38 WIB

imoo Watch Phone Kado Natal Impian Anak Kini Turun Harga

Baru-baru ini imoo Watch Phone meluncurkan produk terbarunya yaitu imoo Watch Phone Z6 dengan mode flip Front & Rear Dual Camera. Perusahaan yang sudah berdiri sejak 1995 ini dalam lima tahun…