Permintaan Meningkat, Nestle Indonesia Tambah Investasi Capai Rp1,4 T

Oleh : Ridwan | Rabu, 31 Juli 2019 - 16:45 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Presiden Direktur PT Nestle Indonesia Dharnesh Gordhon saat peletakan batu pertama perluasan pabrik Nestle di Karawang
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Presiden Direktur PT Nestle Indonesia Dharnesh Gordhon saat peletakan batu pertama perluasan pabrik Nestle di Karawang

INDUSTRY.co.id - Karawang - Industri makanan dan minuman di Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena didukung sumber daya alam yang melimpah dan permintaan domestik yang besar. Oleh karenanya, sejumlah produsen masih percaya diri untuk meningkatkan investasi dan berekspansi guna memenuhi permintaan pasar, baik di domestik maupun ekspor.

"Hal tersebut menunjukkan pula bahwa optimisme dan kepercayaan dari para investor terhadap peluang di Indonesia masih sangat besar. Apalagi didukung dengan iklim usaha yang kondusif," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara Peletakan Batu Pertama Perluasan Pabrik PT Nestlé Indonesia di Karawang, Jawa Barat, Rabu (31/7).

Ekspansi yang dilakukan oleh PT Nestlé Indonesia itu mencakup tiga pabriknya yang berlokasi di Karawang, Pasuruan, dan Bandar Lampung. Total nilai investasi yang digelontokan mencapai USD100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun.

Di pabrik Karawang, PT Nestlé Indonesia memproduksi minuman cair (Milo), kemudian di pabrik Pasuruan untuk produk susu cair (Bear Brand), dan di pabrik Bandar Lampung memproduksi bumbu masak (Maggi). Peningkatan investasi ini menambah total kapasitas produksi PT Nestlé Indonesia, dari 620.000 ton per tahun menjadi 775.000 ton per tahun atau naik 25%.

"Kami mengapresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan PT Nestlé Indonesia dalam mendukung perkembangan industri makanan dan minuman di Tanah Air, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," papar Airlangga.

Kementerian Perindustrian mencatat, pada triwulan I tahun 2019, pertumbuhan industri makanan dan minuman mencapai 6,77% atau di atas pertumbuhan ekonomi yang menyentuh di angka 5,07%. Selain itu, industri makanan dan minuman berkontribusi sebesar 35,58% terhadap PDB industri nonmigas. 

Selanjutnya, industri makanan dan minuman memberikan sumbangsih signfikan terhadap peningkatan nilai investasi sebesar USD383 juta (PMA) dan Rp8,9 triliun (PMDN) pada paruh pertama tahun ini. Total penyerapan tenaga kerja industri makanan dan minuman mencapai 1,2 juta orang.

Menperin menyampaikan, pihaknya terus mendorong peningkatan konsumsi susu per kapita masyarakat Indonesia, yang masih sekitar 16,9 kg per kapita per tahun. "Potensi pertumbuhan industri pengolahan susu di Indonesia masih sangat tinggi," ungkapnya.

Oleh karena itu, menurutnya, perluasan dan peningkatan produksi PT Nestlé Indonesia merupakan langkah yang tepat dalam memenuhi kebutuhan produk olahan susu maupun bumbu masak instan bagi masyarakat Indonesia.

"Apalagi, kami mengetahui dalam pemenuhan bahan baku, PT Nestlé Indonesia telah melakukan kemitraan selama lebih dari 40 tahun dengan kurang lebih sebanyak 50.000 peternak sapi perah, petani kopi, kakao, dan beras dengan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas bahan baku. Pemerintah mengapresiasi business model ini dan akan menggunakan model Nestle untuk pengembangan peternak di Indonesia," tuturnya

Menperin berharap agar upaya kemitraan tersebut, terutama untuk kemitraan dengan peternak sapi perah dapat terus ditingkatkan sehingga impor bahan baku untuk industri pengolahan susu dapat semakin menurun.

Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia Dharnesh Gordhon mengatakan, pihaknya melihat kesempatan bisnis di Indonesia semakin kondusif dengan diiringi pertumbuhan permintaan konsumen terhadap produk-produk makanan dan minuman yang bergizi dan berkualitas tinggi. 

"Memberikan produk bernilai tambah merupakan salah satu wujud upaya kami untuk meningkatkan kualitas hidup dan terus berkontribusi untuk masa depan yang lebih sehat bagi masyarakat Indonesia," sebutnya.

Dharnesh menambahkan, perluasan pabrik merupakan bentuk nyata dari komitmen Nestle Indonesia untuk menciptakan manfaat bersama, tidak hanya melalui produk yang berkualitas tinggi dan bernutrisi, tetapi sekaligus memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat secara luas melalui semua kegiatan yang telah dilakukan oleh perusahaan.

"Melalui investasi ini, kami berharap dapat meningkatkan produktivitas petani dan peternak sebagai pemasok bahan baku kami, dan juga kualitas produksi, yang selaras dengan tujuan kami untuk meningkatkan kualitas hidup dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih sehat," paparnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Paddle Board Yoga di Tanjung Lesung

Minggu, 15 Desember 2019 - 12:02 WIB

BWJ Hadirkan Road to Bodur Fest 2020, Suguhkan Aktivitas Olahraga Outdoor Hingga Makanan Sehat

PT Banten West Java (BWJ) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung terus melakukan berbagai upaya untuk menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara, salah satunya…

Managing Director PT BWJ, Rully Lasahido (Hariyanto/Hariyanto)

Minggu, 15 Desember 2019 - 10:01 WIB

Experience Tanjung Lesung, Gebrak Sektor Pariwisata Banten

PT Banten West Java (BWJ) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung kembali membuat gebrakan di akhir tahun ini dengan meluncurkan produk layanan digital bernama Experience…

Anab Afifi, Penulis Buku dan CEO Boston Price Asia

Minggu, 15 Desember 2019 - 08:46 WIB

Bung Nadiem, Ketahuilah Tanpa Penghafal Dunia Kiamat!

Bung Nadiem, Anda perlu menengok kembali sejarah peradaban leluhur Anda. Anda telah mewarisi DNA leluhur Anda para penghafal hebat itu. Karena itulah, Anda bisa jadi sehebat sekarang ini.

Ketua MPR Bsmbang Soesatyo

Minggu, 15 Desember 2019 - 06:00 WIB

Generasi Milenial Merupakan Generator serta Kreator Kemajuan Bangsa

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (bamsoet) menegaskan generasi milenial merupakan generator sekaligus kreator kemajuan bangsa. Karenanya harus menjadi subjek dan tujuan pembangunan dalam kerangka…

TNI-Polri Solid Berbenah Dalam Menyambut Natal Bersama Masyarakat di Senggo

Minggu, 15 Desember 2019 - 05:00 WIB

TNI-Polri Solid Berbenah Dalam Menyambut Natal Bersama Masyarakat di Senggo

Satgas Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad bersama Koramil, Polsek dan masyarakat kampung Senggo, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Papua, melaksanakan penyiapan sarana ibadah dalam rangka menyambut…