INDUSTRY.co.id - Surabaya - PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) meraih laba Rp1,635 triliun pada Januari-Juni 2019, meningkat 28 persen dibandingkan periode yang sama pada 2018 sebesar Rp1,28 triliun.
"Peningkatan laba perseroan pada paruh pertama tahun ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 4 persen menjadi Rp3,505 triliun dibandingkan per Juni 2018 sebesar Rp3,377 triliun," ungkap Minarto Basuki, Direktur yang juga menjabat sebagai Corporate Secretary PWON, Senin (29/07/2019).
Menurut Minarto, sebesar 51 persen dari pendapatan bersih itu berasal dari pendapatan berkesinambungan (recurring income) dan sisanya dikontribusikan oleh pendapatan yang dihasilkan perseroan dari kegiatan pengembangan properti (development revenue).
"Komposisi itu sesuai dengan strategi perseroan yang konsisten agar pendapatan dapat terus tumbuh berimbang, antara recurring income dan development revenue," tukas Minarto.
Pada semester pertama 2019, recurring income perseroan tercatat sebesar Rp1,775 triliun, naik 6,9 persen dibanding periode yang sama 2018 sebesar Rp1,660 triliun. Itu karena ditopang oleh pertumbuhan pendapatan organik dari berbagai pusat perbelanjaan ritel dan hotel-hotel milik perseroan yang sudah beroperasi saat ini.
Adapun development revenue perseroan per Juni 2019 sedikit terangkat 0,8 persen menjadi Rp1,730 triliun dibanding periode yang sama 2018 sebesar Rp1,717 trilliun. Kenaikan tipis itu berkat adanya pengakuan pendapatan dari apartemen Benson dan La Viz Pakuwon Mall Phase 4.
Menurut pendapatan per segmen, kontribusi terbesar berasal dari penjualan kondominium sebesar 41,3 persen. Kemudian diikuti oleh kegiatan retail leasing 39,1 persen , Hotel and Serviced Apartments 7,6 persen, rumah tapak 7 persen, office leasing 3,9 persen dan penjualan ruang kantor 1,1 persen.
Sementara itu, realisasi belanja modal perseroan sepanjang semester pertama tahun ini tercatat sebesar Rp755 miliar. Itu untuk membiayai proyek-proyek konstruksi Kota Kasablanka Phase 2, Tunjungan Plaza 6, Pakuwon Mall phase 3&4, dan East Coast Mansion serta pembelian tanah. (Abraham Sihombing)