INDUSTRY.co.id - Banyuwangi - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membidik Bank Wakaf Mikro (BWM) sebanyak 100 lembaga. Hingga kini baru mencapai 51 lembaga. Modal kerja diberikan sebanyak Rp4,250 Miliar.

Advertisement

"Kalau dana sosialnya terkumpul, kita targetkan 100 Bank Wakaf Mikro hingga akhir 2019," kata Direktur Lembaga Keuangan Mikro OJK, Suparlan, di Banyuwangi, Sabtu (27/7/2019).

Menurut dia, saat ini masih memproses tiga BWM. Untuk proses pendirian akan didampingi dan begitu pula untuk operasional juga didampingi hingga 6 bulan lamanya.

Advertisement

Begitu pula, BWM bertanggung jawab betul dalam pemberdayaan nasabahnya. Sebab nasabah yang akan mendapatkan pembiayaan dibentuk kelompok yang tiap kelompok diminta komitmen untuk bisa membayar. Makanya, dimintakan pula adanya halakoh untuk mengingatkan tiap angggota akan kewajiban membayar.

Mengenai Non Performa Loan (NPL), katanya sempat ada namun sudah diselesaikan oleh nasabah, itu hanya karena masuk liburan sekolah. Wajar saja itu terjadi karena BWM terdapat di Pesantren.

Advertisement

"Kita juga lagi diskusikan agar asuransi bisa masuk, untuk mengkover bagi anggota yang meninggal," katanya.

Advertisement