Kementan Manfaatkan Bonus Demografi Melalui Modernisasi Pertanian

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 13 Juli 2019 - 14:16 WIB

Alsintan Tekan Biaya Olah Tanah Cabai Hingga 90 Persen (Foto Dok Industry.co.id)
Alsintan Tekan Biaya Olah Tanah Cabai Hingga 90 Persen (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) terus menyiapkan sarana dan prasarana menghadapi bonus demografi yang diperkirakan mencapai 64 persen. Pasalnya, bonus ini akan menghadirkan besarnya komposisi usia produktif ketimbang usia non produktif.

"Karena itu, kami terus membuat kebijakan dan program terobosan seperti mentransformasi pertanian tradisional menjadi modern serta meningkatkan kualitas SDM," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kementan, Ketut Kariyasa, Jumat (12/7).

Kariyasa mengatakan, melalui modernisasi sektor pertanian menjadi menarik karena serba teknologi dan digital. Terobosan ini juga diharapkan membuka mata anak muda untuk terjun langsung ke sektor pertanian.

"Apalagi sejak tahun 2014, Kementan telah mendistribusikan bantuan alat mesin pertanian dalam jumlah besar, yakni lebih dari 400 ribu unit," katanya.

Kariyasa mengatakan, seluruh bantuan terbukti telah memberi manfaat besar, terlebih untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Namun disisi lain, bantuan dan bonus itu dapat memberi ancaman jika tidak dikelola dengan baik.

"Terutama dari aspek penyediaan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan SDM," katanya.

Melalui modernisasi, kata Kariyasa, generasi muda akan merasa bangga karena sektor pertanian mampu memberikan pendapatan yang tidak kalah besar dengan upah seorang pegawai lain. Pertanian juga tidak melulu bergelut dengan lumpur dan terpaan sinar matahari.

"Cara bekerja pertanian tidak lagi mengandalkan otot yang sangat meletihkan. Tapi, di era ini, pertanian sudah menggunakan alsintan," katanya.

Di samping itu, pemanfaatan alsintan berdampak besar pada nilai ekonomi petani hingga 80 persen, kemudian menghemat biaya produksi hingga 31 persen dan meningkatkan produktivitas hingga 33 persen.

Pada saat yang sama, Kementan juga terus berupaya meningkatkan kualitas dan keterampilan SDM, khususnya para petani milenial dengan membangun 10 Polbangtan sebagai wahana pencetakan pengusaha muda.

"Untuk mewujudkan Polbangtan yang berkelas dunia, kualitas materi dan metode pengajarannya pun terus diperbaiki dan disesuaikan dengan tuntutan dan perkembangan jaman," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Fajar Prasetyo, S.E., M.M

Rabu, 22 Januari 2020 - 05:00 WIB

Pangkogabwilhan II Kukuhkan 45 Pamen TNI di Jajaran Kogabwilhan II

Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Fajar Prasetyo, S.E., M.M. mengukuhkan 45 Perwira Menengah (Pamen) TNI di lingkungan Kogabwilhan II, terdiri dari 44 Kolonel untuk menjabat 7 Wakil Asisten, 3…

Executive Vice President Telkom Regional II Area Jakarta, Banten, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jababotabek) Teuku Muda Nanta (tengah) didampingi General Manager Wilayah Telkom Jakarta Timur Zahrial Hamid Nasution (kiri) dan Operation Senior Manager Consumer Marketing Telkom Regional II Area Jakarta, Banten, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jababotabek) Mustakim Wahyudi

Rabu, 22 Januari 2020 - 00:58 WIB

IndiHome Apresiasi Pelanggan dengan Total Hadiah Hingga Rp5 M

IndiHome sebagai layanan triple play milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus berupaya memberikan layanan terbaik dan apresiasi bagi pelanggan. Pada Selasa (21/1), IndiHome mengumumkan…

Pengurus Pusat PWI dan Panitia Pusat HPN 2020, melakukan pertemuan dengan Muhajir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada Kabinet Indonesia Maju di kantornya jalan Merdeka Utara, Selasa (21/1/2020).

Rabu, 22 Januari 2020 - 00:50 WIB

Pengurus Pusat PWI dan Panitia Pusat HPN 2020, Melakukan Pertemuan Dengan Menko PMK Muhajir Effendy

engurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Panitia Pusat Hari Pers Nasional (HPN) 2020, melakukan pertemuan dengan Muhajir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan…

Kelompok save Jakarta

Rabu, 22 Januari 2020 - 00:40 WIB

Kelompok save Jakarta Menilai Anies Gagal Atasi Banjir Jakarta

Jakarta-Kelompok save Jakarta dari berbagai elemen seperti Satu Aspirasi Indonesia, Komunitas Anak Bangsa, Kawal Indonesia, LANDEP, I-ELIT-Parlemen Nusantara, Dantara, BPRI, SIMA, Sporting Indonesia,…

Penandatanganan MoU Pembangunan LRT dari Bandara I Gusti Ngurah Rai ke Terminal Satelit Jineng. Dari kiri ke Kanan: Son Byeong Doo, Executive Director KRNA; Lim Han Gyu, Executive Director KIND; dan Haedar A. Karim, Plt. Direktur Utama PT Nindya Karya. (Foto Abraham Sihombing)

Selasa, 21 Januari 2020 - 23:28 WIB

BKPM Kawal Investor Urai Keruwetan Lalu Lintas di Bandara Ngurah Rai

Setelah mengeksekusi proyek Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA), kini Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengawal investasi untuk Proyek Light Rail Transit (LRT) Bandara.