INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kementerian Perindustrian memfasilitasi pemasaran berbagai produk unggulan dari industri kecil dan menengah (IKM) Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan menggelar pameran kerajinan Jogja istimewa.

IKM D.I. Yogyakarta yang berpartisipasi antara lain batik, kerajinan, makanan olahan, mainan, serta fashion dan aksesorisnya, dan diikuti sebanyak 50 perajin IKM binaan Dekranasda D.I. Yogyakarta.

"Pemberdayaan dan pengembangan potensi IKM merupakan salah satu program prioritas Kemenperin, " ungkap Dirjen IKM Gati Wibawaningsih seusai meresmikan pembukaan Pameran Kerajinan Jogja Istimewa di Plasa Pameran Industri, Kemenperin, Jakarta (7/3/2017).

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan gairah pelaku IKM nasional agar semakin produktif dan berdaya saing sekaligus memperluas akses pasar.

Untuk itu, Gati berharap, pelaku IKM Jogja agar terus melestarikan produk berbasis kearifan lokal karena dapat menjadi indentitas dan perekat bangsa.

Disaat yang sama, Asisten Keistimewaan Sekda D.I. Yogyakarta, Didik Purwadi mengatakan, sektor kerajinan merupakan bidang usaha yang sebagian besar dilakukan oleh masyarakat D.I. Yogyakarta untuk golongan usaha mikro, kecil dan menengah.

"Sektor ini mampu menjadi jaringan pengaman perekonomian keluarga yang diawali dengan mengandalkan tenaga kerja keluarga sebagai usaha rumah tangga dan berkembang menjadi industri," tuturnya

Seperti diketahui pada Oktober 2015, D.I. Yogyakarta telah dinobatkan oleh Lembaga Kerajinan Dunia (World Craft Council) sebagai 'Yogyakarta World Batik City'. Oleh karena itu, pameran ini diharapkan menjadi kesempatan untuk mensosialisasikan Jogja Kota Batik Dunia kepada masyarakat luas.

"Bahwa di Jogja tidak hanya sebagai tempat untuk membeli batik, tetapi juga menjadi lokasi belajar dan memahami lebih dalam tentang batik, baik itu teknik membatik, sejarah batik, pelestarian batik, seni membatik bahkan sampai filosofi batik dari proses, motifnya hingga prospek batik sebagai salah satu komoditas ekonomi di masa yang akan dating," terangnya.

Pameran yang diselenggarakan selama empat hari mulai tanggal 7-10 Maret 2017 ini juga menampilkan produk unggulan lain, di antaranya kerajinan kayu dari Bantul, kerajinan kulit dari Sleman dan kerajinan perak dari Kotagede.

"Sedangkan, untuk kuliner, IKM Jogja memiliki banyak makanan khas seperti gudeg, bakpia, serta jadah tempe," tutup Didik.