Kemenperin Tumbuhkan Wirausaha Baru Bagi Penerima PKH di Magelang

Oleh : Ridwan | Jumat, 12 Juli 2019 - 07:50 WIB

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih
Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

INDUSTRY.co.id - Magelang - Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Ditjen IKMA) terus berupaya mendorong tumbuhnya wirausaha baru industri kecil dan menengah (WUB IKM) di Indonesia.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan, dengan menggelar bimbingan teknis (bimtek) wirausaha IKM makanan dan IKM kerajinan bambu di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

"Bimtek terSebut, diselenggarakan untuk keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Ini sebagai tindak lanjut MoU kerja sama antara Kemenperin dan Kementerian Sosial," kata Direktur Jenderal IKMA Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta (11/7).

Dirjen IKMA berharap, melalui kegiatan bimtek itu, para penerima manfaat program PKH di Magelang dapat menjadi wirausaha baru yang sukses dengan menerapkan nilai-nilai kemandirian, memiliki etos kerja tinggi, serta kreatif dan inovatif. 

"Jadi, mereka lulus dari program PKH tersebut dan bisa menjadi produktif," ujarnya.

Gati menyampaikan, PKH merupakan program perlindungan sosial yang diinisiasi oleh Kemensos dengan tujuan membantu keluarga miskin dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Guna meningkatkan kemampuan mereka dalam berwirausaha, Kemenperin telah menggelar bimtek untuk menjadi pelaku IKM makanan dan IKM kerajinan bambu.

Kegiatan yang dilaksanakan sejak tanggal 8-12 Juli 2019 di Magelang tersebut diikuti 60 perserta, terdiri dari 30 penerima manfaat PKH yang mendapatkan fasilitas bimtek cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB) dan kemasan. Sedangkan, 30 penerima PKH lainya yang berasal dari Kecamatan Borobudur mengikuti pelatihan teknis produksi kerajinan bambu.

Gati optimistis, para calon WUB IKM tersebut akan berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara khusus di Magelang, hingga tingkat ekonomi nasional. 

"Kabupaten Magelang memiliki beraneka ragam produk makanan ringan. Yang perlu ditingkatkan lagi adalah pengemasannya sehingga membuat harga jualnya dapat lebih tinggi dan bisa memperluas akses pemasarannya. Selain itu, potensi kerajinan bambu perlu dimanfaatkan secara maksimal," paparnya.
 
Selain bimtek peningkatan kemampuan SDM, para peserta juga mendapat fasilitasi mesin dan peralatan penunjang perbaikan mutu produk pangan seperti perekat kemasan (sealer), peniris minyak, serta mesin dan peralatan untuk peningkatan kapasitas produksi kerajinan bambu.

"Setelah mengikuti kegiatan ini, dengan mendapatkan materi-materi pelatihan yang beraneka ragam, kami meyakiin para peserta PKH bisa tergugah keinginan dan idenya untuk berwirausaha, dan akan muncul wirausaha-wirausaha yang tangguh," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Magelang, Endot Sudiyanto menyampaikan, harapan tumbuhnya wirausaha baru yang tangguh itu untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada di kabupaten Magelang.

"Kami ingin masyarakat Magelang menjadi pemain baru dalam bisnis lokal maupun global," tuturnya.

Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPKB PPPA) Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti menuturkan, program PKH rata-rata bisa mengentaskan 10 sampai 20 keluarga dari kemiskinan setiap bulannya.

"Tahun 2018, terdapat 54.288 keluarga penerima manfaat PKH. Angka tersebut terus turun setiap bulannya. Saat ini, antara 10 hingga 20 keluarga dapat dientas dari kemiskinan," tandasnya. 

Adapun komponen keluarga penerima manfaat PKH, antara lain balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, lansia serta anak sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Selasa, 23 Juli 2019 - 14:22 WIB

Bahana TCW : Pasar Saham Berpotensi Menguat di Semester Dua

Pasar saham Indonesia kembali berpeluang menguat di semester dua tahun ini setelah usai dari hiruk pikuk politik dan para pelaku pasar mendapat kepastian Presiden terpilih Joko Widodo kembali…

CEO PATA Indonesia Chapter, Poernomo Siswoprasetijo bersama Bupati Kabupaten Dairi Eddy Keleng Ate Berutu saat menandatangani perjanjian kerja sama (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 23 Juli 2019 - 13:50 WIB

Wujudkan Visi Buku Think Big Start Small Move Fast, PATA Indonesia Teken MoU Majukan Pariwisata Kabupaten Dairi

PATA Indonesia Chapter bekerjasama dengan President University menggelar acara Bedah Buku dan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PATA Indonesia Chapter dan Pemerintah Kabupaten Dairi, Sumatera…

UniPin akan gelar eSport

Selasa, 23 Juli 2019 - 13:42 WIB

UniPin Gelar Kompetisi eSport Kelas Internasional

Jakarta - UniPin menggelar kompetisi eSport kelas internasional untuk mendukung pegiat eSport yang berkomitmen tinggi dengan mendedikasikan kehidupannya menjadi atlet eSport profesional.

Rudy Ramli di BPK

Selasa, 23 Juli 2019 - 12:10 WIB

BPK Diminta Audit Investigasi Penjualan Saham Bank Permata

Jakarta - Rudy Ramli,   mendatangi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melaporkan adanya kerugiaan negara pada Kasus Bank Permata yang menelan uang negara melalui rekap bond senilai Rp 11,9…

Perayaan Tahun Baru di Monas ( Istimewa)

Selasa, 23 Juli 2019 - 12:00 WIB

Pameran Hologram Monas, Menampilkan Wajah Jakarta Dari Masa Ke Masa Melalui Instalasi Hologram

Monumen Nasional (Monas) merupakan salah satu destinasi utama Jakarta yang menampilkan sosok Jakarta sebagai kota modern pusat seni budaya. Sebagai ikon khas ibukota, Monas merupakan tempat…