Airy Community Tingkatkan Kualitas 4 Ribu SDM Perhotelan

Oleh : Nina Karlita | Rabu, 03 Juli 2019 - 17:22 WIB

iry Community Tingkatkan Kualitas 4 Ribu SDM Perhotelan
iry Community Tingkatkan Kualitas 4 Ribu SDM Perhotelan

INDUSTRY.co.id - Jakarta, 3 Juli 2019 – Memahami krusialnya kualitas ketenagakerjaan pariwisata Tanah Air, terutama di ranah akomodasi perhotelan, Airy sebagai perusahaan startup bidang Accomodation Network Orchestrator (ANO) terkemuka di Indonesia, hari ini memperkenalkan kembali program Airy Community. Platform pelatihan ini menjadi gagasan Airy untuk menstandardisasi mutu layanan properti hotel/penginapan di bawah naungannya. Sepanjang 2019, Airy akan menjalankan rangkaian pelatihan, terutama aspek housekeeping dan front office, dengan target hingga 4.000 karyawan mitra properti. 

Data World Travel and Tourism Council (2019) mencatat Indonesia sebagai salah satu dari 10 negara dengan pertumbuhan kinerja pariwisata tertinggi di dunia. Bagi Indonesia, industri pariwisata memang menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar. Perkembangan tren budget travel menjadi salah satu pendongkrak - yang besar dipengaruhi faktor akomodasi seperti hotel/penginapan. 

Besarnya potensi ranah perhotelan di Indonesia terlihat dari nilai pemesanan kamar hotel secara daring yang mencapai USD 2,2 juta (Statista 2019). Sementara, riset Travel and Tourism Competitiveness Report (2017) menyatakan bahwa performa sumber daya manusia (SDM) Indonesia dalam indeks daya saing pariwisata menempati posisi 64 di dunia, bahkan peringkat 4 terakhir di ASEAN. Kualitas tenaga kerja jelas menjadi kunci. International Labour Organization (ILO) menegaskan bahwa pariwisata merupakan sektor padat karya yang melibatkan tenaga kerja terlatih dan berpengalaman. 

Berkembang sejak 2015, Airy telah menjadi penyedia solusi budget travel terkemuka yang diperkuat lebih dari seribu properti di lebih dari 90 kota di seluruh Indonesia. “Airy senantiasa berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam memajukan pariwisata Indonesia melalui ekonomi digital. Karenanya, guna memajukan industri hotel anggaran rendah, sebagai salah satu segmen utama dalam bidang pariwisata, Airy tak berhenti berinovasi. Bukan berkutat pada pemutakhiran teknologi saja, namun juga terlibat langsung memformulasikan dan membangun platform yang mampu memberdayakan SDM perhotelan di Tanah Air. Lahirnya Airy Community, kami harap menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing pariwisata Indonesia,” ujar Danny Handoko, CEO Airy. 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Danone-AQUA raih Penghargaan Industri Hijau

Senin, 16 Desember 2019 - 16:41 WIB

15 Pabrik Danone-AQUA Raih Penghargaan Hijau 2019 dari Kemenperin

Danone-AQUA mendapatkan Penghargaan Industri Hijau 2019 melalui 15 pabriknya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia atas upaya Danone-AQUA yang secara aktif dan bijak menggunakan…

Fadel Muhammad berbincang dengan Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad Maulana.

Senin, 16 Desember 2019 - 16:24 WIB

Crowdfunding Bisa Danai UKM di Pasar Modal

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perusahaan untuk go publik. Kelebihannya, perusahaan yang sudah jadi emiten sebutan yang sudah listing di pasar modal, akan diawasi banyak orang.

Kolaborasi EXSPORT x Shane Tortilla Bag

Senin, 16 Desember 2019 - 15:43 WIB

Exsport Ajak Remaja Perempuan Untuk Jadi Diri Sendiri Lewat Kolaborasi Exsport X Shane Tortilla

EXSPORT x Shane Tortilla Bag menggambarkan ekspresi remaja wanita saat ini dengan desain yang colorful dalam tas jenis sling bag dan totebag.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 14:30 WIB

Asaki Desak Pemerintah Terapkan Safeguard dan Pembatasan Kouta Impor Keramik Asal India dan Vietnam

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengatakan, saat ini impor produk keramik dari India dan Vietnam angkanya sudah sangat mengkhawatirkan.

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar.