INDUSTRY.co.id, Jakarta - Salah satu ikon pariwisata Indonesia menghiasi halaman utama Google Searching Engine hari ini. Senin (6/3), ada komodo yang ditampilkan di ikon Google Doodle. Satu-satunya “dinosaurus” yang masih bertahan hidup di muka bumi itu pun makin nge-hits lantaran diperbincangkan netizen dari berbagai belahan dunia.

Salah satu ikon pariwisata Indonesia yaitu hewan khas asal Nusa Tenggara, Komodo menghiasi halaman utama Google Searching Engine pada hari ini, Senin (6/3/2017). Komodo merupakan satu-satunya "dinosaurus" yang masih bertahan hidup di muka bumi. Kehadiran Komodo di halaman utama Googel, semakin hits diperbincangan oleh netizen dari berbagai belahan dunia.

Menurut Dadang Rizki Ratman, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi & Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata, mengatakan, "Iya. Komodo ada di Google Doodle hari ini. Itu adalah binatang purba yang hanya bisa ditemui di sekitar Labuan Bajo, salah satu destinasi prioritas Indonesia," ujarnya, dalam siaran pers yang diterima oleh Industry.co.id, Jakarta, Senin (6/3/2017).

"Karena hari ini adalah ulang tahun Taman Nasional Komodo, usianya sekarang genap 37 tahun. Bagi saya, ini adalah kado yang luar biasa yang dipersembahkan perusahaan raksasa sekelas Google untuk Taman Nasional Komodo," lanjut Dadang.

Hari ini, Google memang ikut serta merayakan ulang tahun Taman Nasional Komodo. Doodle unik berupa gambar komodo dipampang di bawah tulisan Google. Saat diklik, sebuah animasi akan mengantarkan ke permulaan kuis. Dari mulai seberapa banyak yang Anda tahu tentang Komodo, kuis singkat dengan tipe jawaban “true or false” seputar Komodo, semua ikut dihadirkan untuk memancing interaksi netizen.

Setelah itu, pengguna diajak untuk menelusuri informasi lebih jauh mengenai Komodo. Dari mulai berapa cepat Komodo dapat berlari dan berapa berat Komodo, semua ikut ditanyakan. Skor pengguna akan ditampilkan usai pertanyaan terakhir.

Pada bagian akhir, Google mengajak pengguna untuk menelusuri semua informasi terkait Komodo. Seluruh netizen akan dibawa ke laman hasil Google search berisi jawaban dari pertanyaan terkait.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata, Arief Yahya pun ikutan surprise saat menyaksikan ikon komodo Labuan Bajo muncul di Google Doodle hari ini. Di antara banyaknya pilihan ribuan destinasi wisata alam dan bahari di dunia, ternyata Google justru mengangkat komodo.

"Terima kasih Google. Komodo dan Labuan Bajo makin mendunia!" ujar Menpar Arief Yahya,

Tentu, pamor dan popularitas komodo langsung menanjak tajam lantaran diendors oleh perusahaan internet nomor satu dunia. Google merupakan pemimpin dunia dalam pencarian, iklan kontekstual, dan penawaran online lainnya. Daya jangkaunya hampir seluruh negara di dunia, terkecuali Cina, yang menggunakan Baidu sebagai mesin telusurnya.

“Ini menjadi promosi yang luar biasa efektif," lanjut, Arief

Di sisi lain, lanjut Arief Yahya, Google juga ikut terdongkrak oleh popularitas Komodo Labuan Bajo yang hampir setiap hari juga tampil di media. "Jadi kita sama-sama beruntung, karena itu menjadi kolaborasi yang menarik," papar Arief Yahya.

Kebetulan, komodo adalah satu-satunya "dinosaurus" yang masih hidup di muka bumi. Dan Labuan Bajo, wilayah hidup komodo, juga pernah ditetapkan sebagai tempat wisata bahari dan sebagai snorkel site kedua terbaik di dunia. Nomor satunya Raja Ampat Papua dan nomor tiganya Kepulauan Galapagos di Amerika Selatan.